Proses pembelajaran Informatika di SMA Negeri 1 Tilamuta masih menghadapi kendala berupa rendahnya interaksi dan hasil belajar siswa. Kondisi ini terjadi karena proses pembelajaran yang masih berpusat pada guru dan cenderung bersifat satu arah, sehingga siswa kurang berpartisipasi aktif. Untuk mengatasi masalah tersebut, penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan interaksi dan hasil belajar siswa melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe STAD (Student Teams Achievement Divisions) berbantuan aplikasi Kahoot pada materi Algoritma dan Pemrograman. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Instrumen penelitian terlebih dahulu divalidasi oleh ahli dan dinyatakan sangat layak dengan persentase kelayakan keseluruhan sebesar 94%. Hasil pra siklus menunjukkan rendahnya interaksi pembelajaran, dengan aktivitas guru sebesar 52% dan aktivitas siswa 55%, serta rata-rata nilai pre-test 63 dengan ketuntasan klasikal 43,47%. Pada Siklus I terjadi peningkatan namun belum optimal, dengan aktivitas guru 73% dan aktivitas siswa 58%, serta rata-rata nilai post-test 65 (ketuntasan klasikal 61%). Berdasarkan refleksi, dilakukan perbaikan pada Siklus II yang menghasilkan peningkatan signifikan, ditunjukkan oleh aktivitas guru 94% dan aktivitas siswa 88,5%, serta rata-rata nilai post-test 76 dengan ketuntasan klasikal mencapai 95,65%. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan model STAD berbantuan aplikasi Kahoot efektif dalam meningkatkan interaksi dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Informatika.