Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Rumah RUMAH TUMBUH, SOLUSI PENGEMBANGAN RUMAH TINGGAL DI DESA KEBOCORAN KECAMATAN KEDUNGBANTENG BANYUMAS: - Dwi Jati Lestariningsih Ning; Wahyu Yudono Yohanes; Ary Sismiani
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.482

Abstract

Kebutuhan hunian (rumah tinggal) semakin meningkat dari waktu ke waktu, sementara lahan tidak bertambah. Rumah tinggal merupakan kebutuhan utama setelah sandang dan pangan. Untuk memiliki rumah kadang masyarakat terkendala oleh biaya dan luas lahan. Desa Kebocoran Kecamatan Kedung banteng Kabupaten Banyumas merupakan desa dengan penduduk yang cukup padat. Sementara belum semua warga mampu memenuhi kebutuhan rumah tinggal yang sesuai dengan kebutuhan ruang minimum. Konsep rumah tumbuh dapat menjadi solusi akan kebutuhan ruang pada rumah tinggal seiring dengan bertambahnya penghuni dan aktivitas penghuninya. Dengan metode penyuluhan dan pendampingan pada masyarakat diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang tahapan pembangunan rumah tinggal untuk mengurangi risiko kegagalan struktur dan pembengkakan biaya. Konsep rumah tumbuh lebih fleksibel, tergantung kebutuhan ruang serta dana yang tersedia. Perencanaan rumah tumbuh dari awal juga akan mengurangi risiko kegagalan konstruksi, menghemat biaya serta waktu.
RUMAH TUMBUH, SOLUSI PENGEMBANGAN RUMAH TINGGAL DI DESA KEBOCORAN KECAMATAN KEDUNGBANTENG BANYUMAS Dwi Jati Lestariningsih Ning; Yoh. Wahyu Dwi Yudono; Ary Sismiani
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i1.495

Abstract

Kebutuhan hunian (rumah tinggal) semakin meningkat dari waktu ke waktu, sementara lahan tidak bertambah. Rumah tinggal merupakan kebutuhan utama setelah sandang dan pangan. Untuk memiliki rumah kadang masyarakat terkendala oleh biaya dan luas lahan. Desa Kebocoran Kecamatan Kedung banteng Kabupaten Banyumas merupakan desa dengan penduduk yang cukup padat. Sementara belum semua warga mampu memenuhi kebutuhan rumah tinggal yang sesuai dengan kebutuhan ruang minimum. Konsep rumah tumbuh dapat menjadi solusi akan kebutuhan ruang pada rumah tinggal seiring dengan bertambahnya penghuni dan aktivitas penghuninya. Dengan metode penyuluhan dan pendampingan pada masyarakat diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang tahapan pembangunan rumah tinggal untuk mengurangi risiko kegagalan struktur dan pembengkakan biaya. Konsep rumah tumbuh lebih fleksibel, tergantung kebutuhan ruang serta dana yang tersedia. Perencanaan rumah tumbuh dari awal juga akan mengurangi risiko kegagalan konstruksi, menghemat biaya serta waktu.