Ernawati
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Gemilang

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

EFEKTIFITAS TERAPI AKUPRESUR PC6 DALAM MENGATASI EMESIS GAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI UPT PUSKESMAS TEMBILAHAN HULU TAHUN 2025 Linda; Ernawati; Siti Aisyah; Dela Safira Putri
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/kb424y14

Abstract

Pendahuluan: Kehamilam merupakan kondisi fisiologis, selama kehamilan terjadi ketidaknyaman yang merupakan akibat dari proses adaptasi fisiologis system tubuh ibu terhadap kehamilannya. Selama kehamilan, ibu akan mengalami berbagai perubahan yang membuat badannya terasa tidak nyaman. Salah satu keluhan yang cukup sering dialami ibu hamil adalah morning sickness atau emesis gravidarum, kondisi ini 60%-80% terjadi pada primigravida. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas terapi akupresur dalam mengatasi emesis gravidarum pada Ibu hamil trimester I di UPT Puskesmas Tembilahan Hulu, dilakukan penekanan pada titik pericardium 6 (PC6) yang terletak 2 cun dari pergelangan tangan lengan bawah bagian dalam diantara dua tendon, penekanan dilakukan selama 7 menit dan diulang selama 5 hari berturut-turut. Efek stimulasi ini adalah pelepasan beta endorphin sehingga menghambat pusat muntah di otak. Metode: Rancangan penelitian menggunakan Pre-Test dan post-test Group Design, pengambilan sampel dengan metode Non Probability Sampling. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Februari s.d Juli 2025. Populasi penelitian ini seluruh Ibu Hamil yang datang melakukan kunjungan ANC di UPT Puskesmas Tembilahan Hulu. Sampel penelitian ini adalah Ibu Hamil TM I yang melakukan kunjungan ANC di UPT Puskesmas Tembilahan Hulu berjumlah 31 orang. Hasil: Analisis statistic menggunakan Uji Paired T-Test  diperoleh Hasil p value 0,000 < α 0,05, Kesimpulan : artinya terapi akupresur PC6 teruji efektif dalam mengatasi emesis gravidarum pada Ibu Hamil TM I di UPT Puskesmas Tembilahan Hulu.
PENGARUH AKUPRESUR TITIK ST 15, SI 1 DAN ST 16 TERHADAP KELANCARAN PRODUKSI ASI PADA IBU NIFAS DI UPT PUSKESMAS GAJAH MADA TAHUN 2025 Ernawati; Linda Raniwati; Yona Hartini; Ema Yudin
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 11 No. 2 (2025): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/er9rae02

Abstract

Pendahuluan: Produksi ASI yang belum optimal pada masa nifas masih menjadi masalah dalam pelayanan kebidanan dan memengaruhi rendahnya cakupan ASI eksklusif. Masa nifas merupakan periode penting dalam keberhasilan laktasi karena terjadi adaptasi fisiologis dan psikologis ibu. Faktor fisik dan psikologis ibu dapat menghambat kerja hormon prolaktin dan oksitosin. Akupresur pada titik ST15, SI1, dan ST16 merupakan salah satu intervensi nonfarmakologis yang berpotensi meningkatkan produksi ASI dan mudah diterapkan dalam praktik kebidanan. Tujuan: Mengetahui pengaruh terapi akupresur pada titik ST15, SI1, dan ST16 terhadap produksi ASI pada ibu nifas. Metode: Penelitian quasi eksperimen dengan desain post test only control group. Sampel terdiri dari 33 ibu nifas yang dibagi menjadi kelompok intervensi (16 responden) dan kontrol (17 responden). Kelompok intervensi diberikan terapi akupresur, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan. Produksi ASI diukur berdasarkan volume ASI dan dianalisis menggunakan uji Mann Whitney U. Hasil: Rata-rata produksi ASI pada kelompok intervensi lebih tinggi (19,58 ml) dibandingkan kelompok kontrol (8,31 ml) dengan nilai p = 0,001. Kesimpulan: Terapi akupresur pada titik ST15, SI1, dan ST16 berpengaruh signifikan terhadap peningkatan produksi ASI pada ibu nifas dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi pendukung dalam asuhan kebidanan masa nifas.
HUBUNGAN LITERASI KESEHATAN DIGITAL, DUKUNGAN SUAMI, DAN DUKUNGAN TENAGA KESEHATAN DENGAN KEIKUTSERTAAN PEMERIKSAAN IVA PADA WANITA USIA SUBUR DI PMB DIAN RAHAYU TAHUN 2026 Ernawati; Linda Raniwati; Dewi Erlina Asrita Sari; Nurul Indah Sari
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2026): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/4whzdj32

Abstract

Latar Belakang: Kanker serviks merupakan salah satu penyebab utama kematian pada perempuan yang dapat dicegah melalui deteksi dini menggunakan Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA). Namun, keikutsertaan wanita usia subur (WUS) dalam pemeriksaan IVA masih rendah. Literasi kesehatan digital, dukungan suami, dan dukungan tenaga kesehatan diduga menjadi faktor yang berhubungan dengan keikutsertaan wanita usia subur dalam pemeriksaan IVA. Tujuan: Mengetahui hubungan literasi kesehatan digital, dukungan suami, dan dukungan tenaga kesehatan dengan keikutsertaan pemeriksaan IVA pada wanita usia subur di PMB Dian Rahayu Tahun 2027. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain analitik observasional menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian dilaksanakan di PMB Dian Rahayu pada bulan Juni 2026. Populasi penelitian adalah seluruh wanita usia subur yang berkunjung ke PMB Dian Rahayu pada bulan Juni 2026 sebanyak 50 orang. Sampel penelitian menggunakan teknik total sampling, sehingga seluruh populasi dijadikan sampel. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki literasi kesehatan digital kurang (56,0%), dukungan suami kurang mendukung (52,0%), dukungan tenaga kesehatan baik (68,0%), dan belum pernah melakukan pemeriksaan IVA (76,0%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara literasi kesehatan digital dengan keikutsertaan pemeriksaan IVA (p=0,001), dukungan suami dengan keikutsertaan pemeriksaan IVA (p=0,002), dan dukungan tenaga kesehatan dengan keikutsertaan pemeriksaan IVA (p=0,029). Kesimpulan: Literasi kesehatan digital, dukungan suami, dan dukungan tenaga kesehatan berhubungan secara signifikan dengan keikutsertaan wanita usia subur dalam pemeriksaan IVA. Peningkatan edukasi kesehatan berbasis media digital, pelibatan suami dalam promosi kesehatan reproduksi, serta penguatan peran tenaga kesehatan melalui edukasi dan konseling diharapkan dapat meningkatkan cakupan pemeriksaan IVA pada wanita usia subur.
DETERMINAN EMESIS GRAVIDARUM PADA IBU HAMIL TRIMESTER I DI PMB DIAN RAHAYU, SST TAHUN 2026 Linda; Ernawati; Mia Ritasari; Dewi Erlina Asrita Sari
PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 12 No. 1 (2026): PrimA: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan
Publisher : LPPM STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/zg96r795

Abstract

Pendahuluan: Kehamilan merupakan proses fisiologis yang disertai berbagai perubahan anatomis, fisiologis, hormonal, metabolik, dan psikologis. Salah satu perubahan yang paling sering dialami pada trimester pertama adalah emesis gravidarum. Secara Global Royal College of Obstetricians and Gynaecologists (RCOG) dalam Green Top Guidline Tahun 2024 melaporkan bahwa  sekitar 50–80% wanita hamil mengalami emesis gravidarum selama awal kehamilan, sedangkan 0,3–3% berkembang menjadi hiperemesis gravidarum. (RCOG, 2024). Angka emesis gravidarum ini terjadi 60-80% pada primigravida dan 40-60% pada multigravida. (Juwita & Sofiah, 2024). Data UPTD Puskesmas Tembilahan Hulu sebanyak 704 Ibu Hamil trimester I melakukan K1, sebanyak 513 ibu hamil mengalami emesis gravidarum. Penelitian kuantitatif oleh Juwita & Sofiyah Tahun 2024  dengan rancangan cross sectional yang dianalisis menggunakan Chi Square terhadap 41 responden, bahwa terdapat pengaruh antara faktor paritas (p-value = 0,028 dan OR = 15.500), usia (p-Value = 0,019 dan OR = 19.200), dan pekerjaan (p-Value =  0.004 dan OR = 4.038) ibu hamil trimester I dengan emesis gravidarum. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan emesis gravidarum pada ibu hamil trimester I. Metode: Jenis penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Sampel dalam penelitian ini sejumlah 42 ibu hamil trimester I dengan emesis gravidarum, dengan teknik accidental sampling. Analisis data menggunakan Chi-Square. Hasil: penelitian ini bahwa terdapat hubungan emesis gravidarum dengan umur (p-value 0,007 OR 0,14), Paritas (p-value 0,013 OR 0,19), pekerjaan (p-value 0,019 OR 0,20) dan dukungan suami (p-value 0,280 OR 0,50). Kesimpulan: Umur, paritas dan pekerjaan berhubungan secara signifikan dengan emesis gravidarum, sedangkan dukungan suami tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan emesis gravidarum. Temuan ini menegaskan pentingnya skrining dan deteksi dini pada ibu hamil trimester I, khususnya pada kelompok dengan karakteristik maternal yang berisiko, sebagai upaya mencegah perkembangan emesis gravidarum menjadi kondisi yang lebih berat.