Ridha Wahyuni
Program Studi Psikologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Mulawarman

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGARUH LITERASI DIGITAL TERHADAP KEPERCAYAAN DIRI DALAM BERWIRAUSAHA PADA UMKM DI KOTA SAMARINDA Indra Yl. Setiawan; Dian Dwi Nur Rahmah; Nadya Novia Rahman; Ridha Wahyuni
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i4.12485

Abstract

The rapid development of the digital ecosystem encourages micro, small, and medium enterprises (MSMEs) to continue to adapt and improve their digital capabilities in order to compete optimally. In this context, the digital literacy skills of MSME actors not only affect technical competence, but also have an impact on psychological aspects, especially confidence in running a business. This study aims to determine the influence of digital literacy on confidence in entrepreneurship in MSMEs in Samarinda City. This study uses a quantitative approach with a sample of 100 MSME actors in Samarinda City selected using purposive sampling techniques. Data were collected using the digital literacy scale and the confidence in entrepreneurship scale, then analyzed using simple linear regression analysis and multivariate regression with the help of the SPSS program. The results showed a significant influence between digital literacy on confidence in entrepreneurship with values of F = 91,260, R² = 0.482 (48.2%), and p = 0.000. This shows that MSME actors in Samarinda City who have high digital literacy skills are able to build stronger self-confidence in running and developing their businesses in the digital era. These findings imply that MSME development programs need to combine digital capacity building with psychological strengthening, especially self-confidence, so that the adoption of digital technology can run more optimally and sustainably. ABSTRAK Perkembangan ekosistem digital yang semakin pesat mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk terus beradaptasi dan meningkatkan kemampuan digitalnya agar dapat bersaing secara optimal. Dalam konteks ini, kemampuan literasi digital pelaku UMKM tidak hanya memengaruhi kompetensi teknis, tetapi juga berdampak pada aspek psikologis, khususnya kepercayaan diri dalam menjalankan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh literasi digital terhadap kepercayaan diri dalam berwirausaha pada UMKM di Kota Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jumlah sampel sebanyak 100 pelaku UMKM di Kota Samarinda yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala literasi digital dan skala kepercayaan diri dalam berwirausaha, kemudian dianalisis menggunakan analisis regresi linear sederhana dan regresi multivariat dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara literasi digital terhadap kepercayaan diri dalam berwirausaha dengan nilai ,  (48,2%), dan . Hal tersebut menunjukkan bahwa pelaku UMKM di Kota Samarinda yang memiliki kemampuan literasi digital yang tinggi mampu membangun keyakinan diri yang lebih kuat dalam menjalankan dan mengembangkan usahanya di era digital. Temuan ini mengimplikasikan bahwa program pengembangan UMKM perlu memadukan peningkatan kapasitas digital dengan penguatan psikologis, khususnya kepercayaan diri, agar adopsi teknologi digital dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.    
PERILAKU PROSOSIAL DITINJAU DARI EMPATI PADA SISWA SMK X SAMARINDA Mochamad Arya Ramadhani Kusuma; Miranti Rasyid; Aulia Suhesty; Ridha Wahyuni
PAEDAGOGY : Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/paedagogy.v6i1.9165

Abstract

Prosocial behavior is a form of voluntary action aimed at helping others without expecting anything in return, and is an important aspect of adolescent social development. One psychological factor that is thought to play a role in encouraging prosocial behavior is empathy. This study aims to determine the effect of empathy on prosocial behavior among students at SMK X Samarinda. This study used a quantitative approach with a correlational method. The study population consisted of 490 students in grade XI at SMK X Samarinda, with a sample of 220 students determined using the Slovin formula. Data collection was conducted using empathy and prosocial behavior scales that had been tested for validity and reliability. Data analysis was performed using SPSS version 27 through assumption testing and simple linear regression analysis. The results showed that empathy had a positive and significant effect on students' prosocial behavior, with a calculated F value of 171.131 and a significance value of p = 0.000 (p < 0.05). The coefficient of determination (R²) value of 0.440 indicates that empathy contributes 44% to prosocial behavior, while the remaining 56% is influenced by factors outside the scope of this study. Thus, the research hypothesis is accepted. The conclusion of this study is that the higher the level of empathy students have, the higher their tendency to exhibit prosocial behavior. This study is expected to contribute theoretically and practically to the development of prosocial behavior in vocational high school students. ABSTRAKPerilaku prososial merupakan bentuk tindakan sukarela yang bertujuan untuk membantu orang lain tanpa mengharapkan imbalan, dan menjadi aspek penting dalam perkembangan sosial remaja. Salah satu faktor psikologis yang diduga berperan dalam mendorong perilaku prososial adalah empati. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh empati terhadap perilaku prososial pada siswa SMK X Samarinda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI SMK X Samarinda sebanyak 490 siswa, dengan sampel berjumlah 220 siswa yang ditentukan menggunakan rumus Slovin. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala empati dan skala perilaku prososial yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan bantuan program SPSS versi 27 melalui uji asumsi dan analisis regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empati berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku prososial siswa, dengan nilai F hitung sebesar 171,131 dan nilai signifikansi p = 0,000 (p < 0,05). Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,440 menunjukkan bahwa empati memberikan kontribusi sebesar 44% terhadap perilaku prososial, sementara 56% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa semakin tinggi tingkat empati yang dimiliki siswa, semakin tinggi pula kecenderungan mereka untuk menunjukkan perilaku prososial. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan perilaku prososial pada siswa SMK.