Mastiah
STKIP Melawi, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Strategi Pengajaran Bahasa Indonesia Pada Kemampuan Membaca Siswa Kelas IV SD Negeri 14 Kelakik Listiah; Mastiah; Muhammad Akip
Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 3 No. 4 (2025): Desember
Publisher : putrapublisher.org

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jurpendis.v3i4.1412

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat dan pemahaman membaca siswa kelas IV SD Negeri 14 Kelakik, yang ditunjukkan oleh keterbatasan kosakata, kesulitan memahami kata dan kalimat panjang, serta rendahnya kemampuan memahami teks kompleks. Secara praktis, kondisi ini berdampak pada ketercapaian pembelajaran lintas mata pelajaran sehingga diperlukan strategi pengajaran membaca yang adaptif. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan strategi pengajaran membaca yang diterapkan guru, mengidentifikasi hambatan yang dihadapi siswa, serta menganalisis respons siswa terhadap proses pembelajaran. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Sumber data primer berasal dari guru Bahasa Indonesia kelas IV sebagai key informan dan 20 siswa sebagai informan pendukung melalui observasi dan wawancara mendalam. Sumber data sekunder meliputi RPP, hasil tugas siswa, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan uji keabsahan melalui triangulasi sumber dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan strategi membaca nyaring, membaca berpandu, membaca bersama, dan membaca mandiri, yang dipadukan dengan media sederhana seperti buku cerita dan gambar ilustratif. Interaksi intensif melalui bimbingan individual, pengulangan bacaan (repeated reading), dan pemberian motivasi efektif meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. Kendala utama meliputi keterbatasan kosakata dan kesulitan memahami teks panjang. Strategi yang variatif dan adaptif terbukti membantu mengatasi hambatan tersebut, meskipun masih diperlukan pengembangan media dan dukungan sarana pembelajaran.
Analisis Persepsi Guru Terhadap Penerapan Kurikulum Merdeka Belajar di Sekolah Dasar Negeri 01 Pinoh Utara Ponisah; Mastiah; Muhammad Akip
Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : putrapublisher.org

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jurpendis.v4i1.1423

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penerapan Kurikulum Merdeka Belajar sebagai kebijakan pemerintah untuk meningkatkan kualitas pembelajaran yang berpusat pada peserta didik. Dalam pelaksanaannya di SD Negeri 01 Pinoh Utara, guru masih menghadapi berbagai tantangan, seperti perbedaan pemahaman terhadap konsep kurikulum, kesulitan dalam penyusunan modul ajar mandiri, pelaksanaan asesmen holistik, serta keterbatasan sarana dan prasarana pendukung. Kondisi tersebut menunjukkan urgensi penelitian ini, karena persepsi guru sebagai pelaksana utama kurikulum sangat menentukan keberhasilan implementasi kebijakan di tingkat sekolah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi guru terhadap penerapan Kurikulum Merdeka Belajar di SD Negeri 01 Pinoh Utara serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan guru, observasi proses pembelajaran, dan dokumentasi perangkat ajar, sedangkan data sekunder diperoleh dari regulasi pendidikan dan kajian literatur yang relevan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan mengidentifikasi tema-tema utama yang muncul dari pengalaman guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru memiliki pemahaman yang cukup baik terhadap prinsip dasar Kurikulum Merdeka Belajar dan mulai menerapkan pembelajaran yang berpusat pada siswa. Namun, masih ditemukan kendala dalam penyusunan perangkat ajar dan keterbatasan fasilitas. Penelitian ini menyimpulkan bahwa diperlukan pelatihan berkelanjutan dan pendampingan teknis untuk mengoptimalkan implementasi Kurikulum Merdeka Belajar
Analisis Kesulitan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas V Sekolah Dasar Negeri 17 Mekar Pelita Petrus Mulyadi; Mastiah; Aprima Tirsa
Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : putrapublisher.org

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jurpendis.v4i1.1485

Abstract

Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas V  Sekolah Dasar Negeri 17 Mekar Pelita dan untuk mengetahui upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas V  Sekolah Dasar Negeri 17 Mekar Pelita. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, bahwa penelitian kualitatif adalah penelitian yang menggunakan latar alamiah, dengan maksud menafsirkan fenomena yang terjadi dan dilakukan dengan jalan melibatkan berbagai metode yang ada.  serta dalam proses pengumpulan data peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisisnya, peneliti menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa : (1) Faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan pancasila berasal dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang berasal dari siswa meliputi sikap belajar siswa yang kurang pada mata pelajaran pendidikan pancasila dan kurangnya motivasi belajar siswa. Sedangkan Faktor eksternal yang berasal dari luar siswa antara lain kurangnya variasi mengajar guru, penggunaan media pembelajaran yang belum maksimal. (2) Upaya guru dalam mengatasi kesulitam belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan pancasila meliputi anatara lain memberikan motivasi belajar pada siswa, penggunaan media pembelajara yang bervariasi untuk menciptaka metode dan model pembelajaran supaya siswa lebih mudah memahami materi yang diajarkan dan mengurangi kejenuhan siswa, Guru memberikan rewad agar siswa meningkat semangat dalam belajar, dan guru melakukan evaluasi di akhir pembelajaran.