Petrus Mulyadi
STKIP Melawi, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kesulitan Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas V Sekolah Dasar Negeri 17 Mekar Pelita Petrus Mulyadi; Mastiah; Aprima Tirsa
Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol. 4 No. 1 (2026): Maret
Publisher : putrapublisher.org

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jurpendis.v4i1.1485

Abstract

Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa saja faktor internal dan eksternal yang dapat mempengaruhi kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas V  Sekolah Dasar Negeri 17 Mekar Pelita dan untuk mengetahui upaya guru dalam mengatasi kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila di Kelas V  Sekolah Dasar Negeri 17 Mekar Pelita. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif, bahwa penelitian kualitatif adalah penelitian yang menggunakan latar alamiah, dengan maksud menafsirkan fenomena yang terjadi dan dilakukan dengan jalan melibatkan berbagai metode yang ada.  serta dalam proses pengumpulan data peneliti menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Sedangkan untuk analisisnya, peneliti menggunakan teknik analisis deskriptif kualitatif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa : (1) Faktor yang menyebabkan kesulitan belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan pancasila berasal dari faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal yang berasal dari siswa meliputi sikap belajar siswa yang kurang pada mata pelajaran pendidikan pancasila dan kurangnya motivasi belajar siswa. Sedangkan Faktor eksternal yang berasal dari luar siswa antara lain kurangnya variasi mengajar guru, penggunaan media pembelajaran yang belum maksimal. (2) Upaya guru dalam mengatasi kesulitam belajar siswa pada mata pelajaran pendidikan pancasila meliputi anatara lain memberikan motivasi belajar pada siswa, penggunaan media pembelajara yang bervariasi untuk menciptaka metode dan model pembelajaran supaya siswa lebih mudah memahami materi yang diajarkan dan mengurangi kejenuhan siswa, Guru memberikan rewad agar siswa meningkat semangat dalam belajar, dan guru melakukan evaluasi di akhir pembelajaran.