Program Keluarga Berencana (KB) merupakan strategi nasional dalam pengendalian pertumbuhan penduduk dan peningkatan kualitas kesehatan reproduksi. Meskipun metode kontrasepsi jangka panjang (MKJP) terbukti efektif dan efisien dalam menurunkan angka kelahiran serta meningkatkan keberlangsungan penggunaan kontrasepsi, tingkat kesertaan MKJP di berbagai daerah, termasuk di wilayah kerja BKKBN Wonomulyo Kabupaten Polewali Mandar, masih relatif rendah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengimplementasikan pelayanan KB MKJP guna meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan pemilihan kontrasepsi MKJP oleh pasangan usia subur (PUS). Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan reproduksi, konseling individual, pemeriksaan kesehatan dasar pra-KB, serta pelayanan pemasangan kontrasepsi MKJP meliputi IUD dan implan. Kegiatan dilaksanakan pada bulan September 2025 di wilayah kerja BKKBN Wonomulyo dengan melibatkan 30 PUS sebagai peserta intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai efektivitas dan keamanan MKJP serta peningkatan jumlah PUS yang memilih kontrasepsi MKJP setelah menerima edukasi dan konseling. Distribusi karakteristik PUS menggambarkan sebagian besar berada pada kelompok usia produktif 20–35 tahun, berpendidikan menengah, dan multipara. Luaran kegiatan berupa peningkatan cakupan penggunaan MKJP serta terbentuknya kader KB yang siap berperan dalam pendampingan keberlanjutan penggunaan kontrasepsi. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi terarah, konseling personal, serta pelayanan langsung mampu meningkatkan minat dan kesertaan PUS dalam menggunakan MKJP.
Copyrights © 2025