Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Edukasi Berbasis Keluarga terhadap Pencegahan Baby Blues Syndrome di Puskesmas Umanen Atambua Ahmad Mumtaz Tauba; Yusfina Modesta Rua; Elfrida Dana
Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 3 (2026): Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspirasi El Burhani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/kolaborasi.v6i3.934

Abstract

Introduction: Baby Blues Syndrome is a common psychological condition experienced by postpartum mothers, characterized by mood swings, anxiety, and emotional instability. Without proper intervention, it may progress into postpartum depression. Family support is a crucial protective factor, and family-based education has been identified as an effective preventive strategy. Objective: This community service aimed to evaluate the effectiveness of family-based education in preventing Baby Blues Syndrome among postpartum mothers at Puskesmas Umanen, Atambua. Method: This activity was conducted in March 2026 using a quasi-experimental pretest–posttest design involving 40 postpartum mothers and their family members. The intervention consisted of structured family-based education, including psychoeducation, emotional support strategies, and coping mechanisms. Baby Blues symptoms were measured using the Edinburgh Postnatal Depression Scale (EPDS). Data were analyzed using the Wilcoxon test. Result: The results showed a significant decrease in Baby Blues symptoms after the intervention, with the mean EPDS score decreasing from 11.2 to 6.5 (p < 0.001). Approximately 85% of mothers demonstrated improved emotional stability, and family members showed increased knowledge and involvement in maternal care. Conclusion: Family-based education is effective in preventing Baby Blues Syndrome and improving maternal emotional well-being. This approach is recommended to be integrated into routine maternal healthcare services at primary healthcare centers.
ASUHAN KEPERAWATAN PADA IBU NIFAS POST SECTIO CAESAREA DENGAN MASALAH NYERI AKUT Idha Soares; Elfrida Dana; Yusfina Rua
Jurnal Sahabat Keperawatan Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Sahabat Keperawatan, Agustus 2026
Publisher : Program Studi Keperawatan, Universitas Timor Jln. Mgr. Sugyopranoto-Haliwen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32938/jsk.v8i2.11181

Abstract

Latar Belakang: Tindakan Sectio Caesarea (SC) merupakan prosedur persalinan yang dilakukan melalui sayatan pada dinding perut dan rahim untuk mengeluarkan janin. Proses pembedahan ini menyebabkan terputusnya kontinuitas jaringan sehingga menimbulkan nyeri akut. Berdasarkan pengamatan awal di Ruang Anggrek RSUD Mgr. Gabriel Manek SVD Atambua, banyak ibu nifas pasca SC mengalami nyeri yang mengganggu pergerakan, menyusui, dan pemulihan. Masih terbatasnya penerapan asuhan keperawatan terpadu membuat penanganan nyeri belum optimal. Tujuan: Menerapkan dan mengevaluasi efektivitas asuhan keperawatan pada ibu nifas pasca operasi SC dengan masalah nyeri akut. Metode:   Penelitian ini menggunakan desain studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan pada dua pasien ibu nifas pasca Sectio Caesarea yang memenuhi kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, pengukuran skala nyeri Numerik Rating Scale (NRS), serta telaah dokumentasi rekam medis.. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan membandingkan perubahan skala nyeri dan respons pasien terhadap intervensi.Hasil: Setelah diberikan intervensi gabungan terapi farmakologis dan non-farmakologis, skala nyeri menurun dari 6–7 menjadi 2–3. Saran: Asuhan keperawatan sistematis efektif menurunkan nyeri dan meningkatkan kenyamanan pasien.