Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Optimization of Used Cooking Oil Utilization through Aromatherapy Candle-Making Training: A Case Study in Lestari Jaya Hamlet, East Kutai, East Kalimantan: Optimalisasi Pemanfaatan Minyak Jelantah melalui Pelatihan Pembuatan Lilin Aromaterapi: Studi Kasus di Dusun Lestari Jaya, Kutai Timur, Kalimantan Timur Aulia Almag Fira; Muhammad Rizqy Septyandy; Angelia Cristin; Pedrico Partogi Manullang; Nadia Putri Alfiani; Muftia
ANDIL Mulawarman Journal of Community Engagement Vol. 3 No. 1 (2026): ANDIL Mulawarman J Comm Engag
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M), Universitas Mulawarman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/andil.v3i1.3755

Abstract

Used cooking oil is a domestic waste frequently disposed of improperly, causing persistent pollution to water and soil. An aromatherapy candle-making training program based on recycled used cooking oil was conducted in Lestari Jaya Hamlet, Kutai Timur Regency, aiming to optimize waste utilization, reduce environmental contamination risk, and promote the development of creative, eco-friendly businesses within the community. The event engaged 16 participants from the PKK women's group and local residents through material presentations and hands-on practice. The success of the program was evaluated using a Likertscale questionnaire. Results revealed a mean satisfaction score of 4.4, indicating a high level of satisfaction with the training received. Financial analysis showed total monthly production costs of Rp6,569,038.89 for 1,000 candle units, with a selling price set at Rp8,500.00 per unit and a benefit-cost ratio (R/C) of 1.3, reflecting business feasibility and real profit potential. This initiative effectively enhanced environmental awareness, entrepreneurial skills, and motivated the community to manage domestic waste productively. The main recommendation is to replicate this training model in other areas and to integrate digital marketing strategies to foster sustainable development of micro-businesses based on waste materials.
Pelatihan dan Bimtek Media Digital untuk Siswa SMP Wahidiyah Tanah Merah Samarinda Amalia Kartika Sari; Sandrina Aulia; Nazwa Tri Ananda; Dinnuhoni Trahutomo; Uswatun Khasanah; Angelia Cristin; Aristy Avrianti; Najwa Caesa Putri Ramadhania Suharizman Poerwo; Namira Risjayanti; Alya Rizqi Ramadhani; Amin Padmo Azam Masa; Akhmad Irsyad; Muhammad Zulfariansyah; Muhammad Rivani Ibrahim
Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Teknologi dan Sistem Informasi (PETISI) Vol. 4 No. 1 (2026): Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Teknologi dan Sistem Informasi
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/petisi.v4i1.2261

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh INFORSA di SMP Wahidiyah bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital siswa, khususnya anggota OSIS, dalam menciptakan konten visual yang menarik menggunakan aplikasi Canva. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya kemampuan siswa dalam membuat desain grafis yang dapat mendukung promosi kegiatan sekolah dan membangun citra positif di media sosial. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi penjelasan teori, diskusi, dan praktik langsung selama dua hari. Pada hari pertama, peserta diperkenalkan pada dasar-dasar desain grafis dan fitur-fitur utama dalam Canva, diikuti dengan sesi praktik membuat id card dan instastory. Hari kedua difokuskan pada pembuatan desain yang lebih kompleks seperti banner dan poster. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai penggunaan Canva. Peserta mampu membuat desain yang menarik dan relevan, serta aktif terlibat dalam diskusi dan praktik. Pemberian pre-test dan post-test mengindikasikan perkembangan keterampilan yang jelas. Dampak dari pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kreativitas siswa, tetapi juga memperkuat citra sekolah di media sosial melalui konten promosi yang lebih menarik. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil mencapai tujuannya dengan pendekatan interaktif dan pendampingan mentor yang efektif. Rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut termasuk pengenalan fitur Canva lanjutan dan penyediaan fasilitas pendukung agar lebih banyak siswa dapat berpartisipasi. Program serupa diharapkan dapat diterapkan di sekolah lain dengan penyesuaian sesuai kebutuhan masing-masing.