Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan dan Bimtek Media Digital untuk Siswa SMP Wahidiyah Tanah Merah Samarinda Amalia Kartika Sari; Sandrina Aulia; Nazwa Tri Ananda; Dinnuhoni Trahutomo; Uswatun Khasanah; Angelia Cristin; Aristy Avrianti; Najwa Caesa Putri Ramadhania Suharizman Poerwo; Namira Risjayanti; Alya Rizqi Ramadhani; Amin Padmo Azam Masa; Akhmad Irsyad; Muhammad Zulfariansyah; Muhammad Rivani Ibrahim
Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Teknologi dan Sistem Informasi (PETISI) Vol. 4 No. 1 (2026): Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Teknologi dan Sistem Informasi
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/petisi.v4i1.2261

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh INFORSA di SMP Wahidiyah bertujuan untuk meningkatkan keterampilan digital siswa, khususnya anggota OSIS, dalam menciptakan konten visual yang menarik menggunakan aplikasi Canva. Permasalahan utama yang dihadapi adalah kurangnya kemampuan siswa dalam membuat desain grafis yang dapat mendukung promosi kegiatan sekolah dan membangun citra positif di media sosial. Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi penjelasan teori, diskusi, dan praktik langsung selama dua hari. Pada hari pertama, peserta diperkenalkan pada dasar-dasar desain grafis dan fitur-fitur utama dalam Canva, diikuti dengan sesi praktik membuat id card dan instastory. Hari kedua difokuskan pada pembuatan desain yang lebih kompleks seperti banner dan poster. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta mengenai penggunaan Canva. Peserta mampu membuat desain yang menarik dan relevan, serta aktif terlibat dalam diskusi dan praktik. Pemberian pre-test dan post-test mengindikasikan perkembangan keterampilan yang jelas. Dampak dari pelatihan ini tidak hanya meningkatkan kreativitas siswa, tetapi juga memperkuat citra sekolah di media sosial melalui konten promosi yang lebih menarik. Kesimpulannya, pelatihan ini berhasil mencapai tujuannya dengan pendekatan interaktif dan pendampingan mentor yang efektif. Rekomendasi untuk pengembangan lebih lanjut termasuk pengenalan fitur Canva lanjutan dan penyediaan fasilitas pendukung agar lebih banyak siswa dapat berpartisipasi. Program serupa diharapkan dapat diterapkan di sekolah lain dengan penyesuaian sesuai kebutuhan masing-masing.
Analisis Buffer Dalam Sistem Informasi Geografis Untuk Optimalisasi Jangkauan Fasilitas Puskesmas Makassar Biko Harianto; Gilang Firmansyah; Akhmad Irsyad; Amin Padmo Azam Masa; Muhammad Zulfariansyah; Muhammad Rivani Ibrahim
Kreatif Teknologi dan Sistem Informasi (KRETISI) Vol. 4 No. 1 (2026): Kreatif Teknologi dan Sistem Informasi (KRETISI)
Publisher : Mulawarman University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/kretisi.v4i1.360

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persebaran dan jangkauan pelayanan fasilitas puskesmas di Kabupaten Makassar dengan memanfaatkan metode buffer dan Multiple Ring Buffer dalam Sistem Informasi Geografis (SIG). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada pentingnya pemerataan fasilitas kesehatan tingkat pertama agar masyarakat di wilayah permukiman dapat memperoleh akses pelayanan kesehatan secara lebih mudah dan merata. Dalam penelitian ini digunakan data sekunder yang meliputi data lokasi fasilitas puskesmas, batas administrasi wilayah, serta data kawasan permukiman. Seluruh data kemudian diolah menggunakan perangkat lunak QGIS versi 3.26.3 melalui tahapan penyesuaian sistem koordinat, pembuatan buffer dengan radius tertentu, serta analisis Multiple Ring Buffer untuk melihat variasi jangkauan pelayanan dalam beberapa lapisan radius.Hasil analisis menunjukkan bahwa fasilitas puskesmas di Kabupaten Makassar secara umum telah tersebar pada berbagai wilayah permukiman. Peta buffer memperlihatkan bahwa sebagian besar kawasan permukiman telah berada dalam cakupan radius pelayanan fasilitas kesehatan. Sementara itu, hasil Multiple Ring Buffer menunjukkan adanya beberapa wilayah yang memiliki tumpang tindih jangkauan pelayanan antar fasilitas kesehatan, yang menandakan bahwa sejumlah puskesmas berada pada lokasi yang relatif berdekatan. Di sisi lain, analisis ini juga memberikan gambaran spasial yang lebih jelas mengenai pola persebaran fasilitas kesehatan dari berbagai arah wilayah, baik utara selatan maupun timur barat.Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa metode buffer dan Multiple Ring Buffer efektif digunakan untuk mengevaluasi persebaran serta keterjangkauan pelayanan puskesmas di Kabupaten Makassar. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi spasial yang bermanfaat sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan pemerataan fasilitas kesehatan, khususnya dalam upaya meningkatkan akses layanan kesehatan masyarakat secara lebih optimal