Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Fear of Missing Out terhadap Perilaku Prokrastinasi Akademik pada Remaja di SMAN 11 Pekanbaru Amanah Keisha; Tesha Hestyana Sari; Nurhannifah Rizky Tampubolon
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.953

Abstract

Fear of Missing Out (FOMO) merupakan fenomena psikologis yang banyak dialami remaja, ditandai dengan rasa cemas karena takut tertinggal dari aktivitas sosial, yang dapat mengganggu fokus belajar dan memicu perilaku prokrastinasi akademik sehingga berdampak pada prestasi dan kesehatan mental remaja. Survei awal di SMAN 11 Pekanbaru menggambarkan sebagian responden berpotensi mengalami prokrastinasi akademik yang disebabkan oleh FOMO. penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain deskriptif korelasional dan pendekatan cross sectional. Sebanyak 192 siswa/i dijadikan sampel dengan teknik stratified random sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner FOMO (10 item, reliabilitas 0,728) dan prokrastinasi akademik (29 item, reliabilitas 0,872) yang sudah diujikan validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Penelitian ini menemukan bahwa kebanyakan siswa/i mengalami FOMO pada kategori rendah (50,5%) dan prokrastinasi akademik dalam kategori seimbang (50,0%). Hasil penelitian memperlihatkan adanya hubungan signifikan antara FOMO dengan prokrastinasi akademik (P-Value = 0,000). Semakin rendah FOMO maka semakin rendah perilaku prokrastinasi akademik, sebaliknya jika semakin tinggi FOMO maka semakin tinggi perilaku prokrastinasi akademik. Disarankan perhatian guru dan sekolah dapat dilakukan melalui edukasi media sosial sehat, konseling BK, dan pelatihan manajemen waktu di kelas.
Upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) Melalui Pemberdayaan Masyarakat Tasya Ferliana Rosa; Ns. Jumaini M.Kep.,Sp.Kep.J; Inaya Putri Nashira; Tanta Adhwu Eman Lano; Jeli jeli; Fajar Canas; Gusvany Arifah; Miranda Dwi Yana; Amanah Keisha; Sri Ardayani; Malvino Prana Yuda; Mauren Nabeel Ghaniya; Sindy Eva Yanti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Jajama (JPMJ) Vol 4 No 2 (2025): JPMJ Vol 4 No 2 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Panca Bhakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47218/jpmj.v4i2.461

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi salah satu ancaman kesehatan yang signifikan di Indonesia, terutama di wilayah dengan kondisi lingkungan yang mendukung perkembangan vektor penyakit. Selain rendahnya pemahaman masyarakat mengenai pencegahan dan gejala DBD, faktor lingkungan seperti mudah terjadi banjir, banyaknya sampah berserakan, serta genangan air yang tidak terkelola turut meningkatkan risiko terjadinya dan berkembangnya kasus DBD di masyarakat. Untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di RW 10 Kelurahan Sri Meranti dengan fokus pada pemberian edukasi, gotong royong membersihkan halaman dan inovasi pembuatan diffuser alami dari cengkeh dan kayu manis mengenai pencegahan dan deteksi dini DBD. Pre-test dan post-test diberikan kepada 12 peserta yang mengikuti edukasi. Kegiatan ini juga melibatkan 60 warga yang berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong dan penerapan hasil edukasi di lingkungan sekitar. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta, dari rata-rata nilai pre-test sebesar 63,3% menjadi 95,0% pada post-test, dengan peningkatan sebesar 31,7%. Selain peningkatan pengetahuan, kegiatan gotong royong yang dilakukan juga berhasil membersihkan area pemukiman dari tumpukan sampah dan menghilangkan genangan air yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes aegypti. Inovasi berupa pembuatan diffuser alami dari campuran cengkeh dan kayu manis juga mendapat respons positif dari warga sebagai alternatif pengusir nyamuk yang ramah lingkungan.