Rahmi Andrita Yuda
Sarjana Kebidanan, Mohammad Husni Thamrin University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor Psikososial Yang Berhubungan Dengan Postpartum Blues Pada Ibu Pascapersalinan: Peran Dukungan Keluarga Dan Mekanisme Koping Rahmi Andrita Yuda; Sundari Fatimah; Munawaroh Munawaroh; Siti Jumhati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.1189

Abstract

Latar belakang: Masa pascapersalinan merupakan periode transisi yang dapat meningkatkan kerentanan ibu terhadap masalah emosional, salah satunya postpartum blues. Dukungan keluarga dan mekanisme koping diduga berperan dalam proses adaptasi psikologis ibu setelah melahirkan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan dukungan keluarga dan mekanisme koping dengan kejadian postpartum blues pada ibu pascamelahirkan. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilaksanakan di Tempat Praktik Mandiri Bidan (TPMB) C, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada September–Desember 2025. Sampel terdiri dari 60 ibu pascamelahirkan yang dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dukungan keluarga, mekanisme koping, dan postpartum blues. Analisis dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square atau Fisher’s Exact sesuai dengan pemenuhan asumsi analisis, dengan tingkat kemaknaan p < 0,05. Hasil: Sebagian besar responden memperoleh dukungan keluarga baik (78,3%) dan memiliki mekanisme koping adaptif (85%). Sebanyak 25% responden mengalami postpartum blues. Terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dan kejadian postpartum blues (p < 0,001). Ibu dengan dukungan keluarga kurang baik lebih banyak mengalami postpartum blues dibandingkan ibu dengan dukungan keluarga baik. Mekanisme koping juga berhubungan secara bermakna dengan postpartum blues (p < 0,001); seluruh responden dengan mekanisme koping maladaptif mengalami postpartum blues. Kesimpulan: Dukungan keluarga dan mekanisme koping berhubungan dengan kejadian postpartum blues pada ibu pascamelahirkan. Deteksi dini kesehatan mental, pelibatan keluarga, dan penguatan mekanisme koping adaptif perlu diintegrasikan dalam pelayanan asuhan pascapersalinan.