Lale Dewi Nurlita Safitri
Universitas Mataram

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pelatihan Manajemen Paud Dalam Peningkatan Profesional Guru Paud Di Kota Mataram Fahruddin; Mansur Hakim; I Made Suwasa Astawa; Hasanuddin Chaer; Lale Dewi Nurlita Safitri
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 8 No 4 (2025): Oktober-Desember 2025
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v8i4.12937

Abstract

Pelatihan manajemen PAUD dalam meningkatkan profesional guru paud adalah untuk mengkaji manajemen program PAUD di lembaga paud yang ada di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mataram. Pengabdian dalam memberikan pelatihan yang  dilakukan dengan menyiapkan rancangan dan langkah-langkah dalam melaksanakan kegiatan pengabdian seperti  perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi/kontrol dari semua program yang ada di lembaga PAUD. Pelatihan ini menyampaikan materi-materi yang terkait dengan konsep manajemen dan melibatkan kepala sekolah, guru-guru paud yang ada di lembaga paud kota mataram. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui pelatihan manajemen PAUD menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kompetensi profesional kepala sekolah dan guru PAUD dalam mengelola program lembaga secara sistematis dan berkelanjutan. Peserta pelatihan mampu memahami dan mengimplementasikan fungsi-fungsi manajemen, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, serta evaluasi dan kontrol program PAUD sesuai dengan standar pengelolaan pendidikan anak usia dini. Pada aspek perencanaan, peserta menunjukkan kemampuan menyusun rencana kerja lembaga PAUD yang lebih terstruktur, berbasis visi–misi, serta selaras dengan kebutuhan peserta didik dan kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Mataram. Guru dan kepala sekolah mulai mampu merancang program tahunan dan semesteran yang terintegrasi antara kurikulum, pengembangan SDM, serta pengelolaan sarana dan prasarana. Pada tahap pengorganisasian, hasil pelatihan memperlihatkan adanya peningkatan pemahaman peserta dalam pembagian tugas dan tanggung jawab secara proporsional di lingkungan lembaga PAUD. Struktur organisasi menjadi lebih jelas, sehingga setiap tenaga pendidik dan kependidikan memahami peran dan fungsinya masing-masing dalam mendukung pencapaian tujuan lembaga
Artificial Intelligence in Education: Readiness, Perceptions, and Implementation in an Early Childhood Teacher Education Program at Universitas Mataram Fahruddin; Mansur Hakim; Hasanuddin Chaer; Lale Dewi Nurlita Safitri
JPP (Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran) Vol. 33 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Pembelajaran, Universitas Negeri Malang in Collaboration with Asosiasi Pendidik dan Pengembang Pendidikan Indonesia (APPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Early Childhood Teacher Education Program (PGPAUD) requires complex pedagogical translation of content into concrete learning experiences. In this context, Artificial Intelligence (AI) has the potential to support prospective teachers in developing personalized learning media, generating age-appropriate instructional content, and simulating interactive environments aligned with children’s cognitive and socio-emotional development.Objective: This study aims to examine the readiness, perceptions, and implementation of AI in learning activities within the PGPAUD program, Faculty of Teacher Training and Education, Universitas Mataram.Method: This research employed a descriptive qualitative approach. The participants consisted of lecturers and students of the PGPAUD program. Data were collected through interviews, observations, and documentation using relevant research instruments. The data were analyzed using qualitative data analysis techniques, including data reduction, data display, and conclusion drawing.Results: The findings indicate that lecturers and students demonstrate adequate digital readiness. However, the integration of AI in instructional practices remains limited. While AI improves learning efficiency and access to information, its use remains largely individual and exploratory due to limited training, lack of experience, and a absence of institutional policies.Conclusion: Integrating AI into PGPAUD requires institutional support, targeted training, and clear policy frameworks. This study helps Indonesian higher education design adaptive, AI-integrated curricula, particularly for teacher education.