Pery Jayanto
Pendidikan Biologi, Universitas Cipasung Tasikmalaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IMPLEMENTASI STEM DI SEKOLAH DASAR DALAM MENGHADAPI TANTANGAN PEMBELAJARAN DAN PENDEKATAN PENDIDIKAN ABAD KE 21 Pery Jayanto; Totok Victor Didik Saputro
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i2.9443

Abstract

ABSTRACT The Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) approach has been widely recommended as an instructional strategy for addressing the demands of 21st-century skills, including critical thinking, creativity, collaboration, and communication. However, the implementation of STEM in elementary schools still faces various challenges related to teachers, curriculum, facilities, and students’ characteristics. This article aims to comprehensively examine the challenges of implementing STEM in elementary schools and their implications for the learning process. This  study employed a descriptive qualitative literature review. The research stages consisted of: (1) searching for articles from reputable national and international journals published within the last three years (2022–2024); (2) selecting articles based on predefined inclusion and exclusion criteria; (3) conducting content analysis to identify major themes related to STEM implementation challenges; and (4) synthesizing research findings to identify consistent patterns across studies. The results indicate that the main challenges include teachers’ limited understanding of STEM concepts and integration, lack of continuous professional development, insufficient learning facilities and media, and difficulties in aligning STEM with the existing curriculum. In addition, variations in elementary school students’ readiness levels also affect the effectiveness of STEM implementation. This article is expected to serve as a reference for educators and policymakers in developing more effective and sustainable strategies for strengthening STEM implementation in elementary schools. ABSTRAK Science, Technology, Engineering, and Mathematics (STEM) menjadi salah satu strategi pembelajaran yang direkomendasikan untuk menjawab tuntutan keterampilan abad ke-21, seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Namun, implementasi STEM di sekolah dasar (SD) masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari aspek guru, kurikulum, sarana prasarana, maupun karakteristik siswa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif tantangan implementasi STEM di sekolah dasar serta implikasinya terhadap proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif-kualitatif. Tahapan penelitian meliputi: (1) penelusuran artikel ilmiah dari jurnal internasional dan nasional bereputasi yang dipublikasikan dalam tiga tahun terakhir (2022–2024); (2) seleksi artikel berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi; (3) analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi tema-tema utama terkait tantangan implementasi STEM; serta (4) sintesis hasil penelitian untuk memperoleh pola temuan yang konsisten. Hasil kajian menunjukkan bahwa tantangan utama implementasi STEM di sekolah dasar meliputi keterbatasan pemahaman guru tentang konsep dan integrasi STEM, minimnya pelatihan profesional berkelanjutan, keterbatasan fasilitas dan media pembelajaran, serta kesulitan dalam mengintegrasikan STEM dengan kurikulum yang berlaku. Selain itu, perbedaan kesiapan siswa sekolah dasar juga memengaruhi efektivitas penerapan STEM. Artikel ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pendidik dan pemangku kebijakan dalam merumuskan strategi penguatan implementasi STEM yang lebih efektif dan berkelanjutan di sekolah dasar.
Penerapan Design Thinking dalam implementasi Palet Warna UI Berbasis GenAI Rafi Hafizhni Anggia; Mutmainnah Mutmainnah; Yudi Setia Rachmanda; Fia Izzah; Nora Hafilda; Pery Jayanto; Mira Natalia Pellu
Tanra: Jurnal Desain Komunikasi Visual Fakultas Seni Dan Desain Universitas Negeri Makassar Vol 13, No 2 (2026): Agustus
Publisher : Universitas Negeri makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/tanra.v13i2.82624

Abstract

Pemilihan dan penerapan warna merupakan aspek penting dalam desain Antarmuka Pengguna (UI), namun tetap menjadi tantangan bagi mahasiswa dengan literasi UI/UX yang terbatas. Pengembangan Kecerdasan Buatan Generatif (GenAI) memungkinkan pembuatan palet warna otomatis, tetapi dapat menyebabkan ketergantungan berlebihan tanpa proses desain reflektif yang memadai. Studi ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Design Thinking dalam membantu mahasiswa non-desain untuk secara kritis dan berpusat pada pengguna menerapkan palet warna berbasis GenAI dalam desain UI. Pendekatan deskriptif kualitatif digunakan melalui observasi, analisis artefak desain, dan wawancara semi-terstruktur dengan mahasiswa di Universitas Cipasung. Temuan menunjukkan bahwa GenAI secara efektif berfungsi sebagai stimulus ideasi awal, sementara Design Thinking memainkan peran penting dalam membantu mahasiswa merefleksikan, mengadaptasi, dan memvalidasi penggunaan warna untuk mencapai desain UI yang lebih fungsional dan kontekstual. Studi ini menekankan pentingnya mengintegrasikan GenAI dengan cara yang berpusat pada manusia dalam pendidikan UI/UX.