Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS KIT EKSPERIMEN BERBASIS STEAM TERHADAP PEMAHAMAN MATERI PENYARINGAN AIR DI MADRASAH IBTIDAIYAH Jihan Karimah; Yusi Nisa Adila; Muhammad Suwignyo Proyogo
ELEMENTARY: Jurnal Inovasi Pendidikan Dasar Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/elementary.v6i2.9870

Abstract

ABSTRACT Student participation in experimental activities during science learning in elementary schools is still relatively limited because the instructional process is often dominated by conventional teaching methods. As a result, students’ conceptual understanding particularly on the topic of water filtration, which requires observation and hands-on practice has not developed optimally. This issue can be addressed by implementing an experimental kit integrated with the STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) approach within the learning process. The objective of this study is to analyze the effect of using a STEAM-based experimental kit on fifth-grade students’ understanding of the water filtration concept at MI Al-Hidayah Jember. This research employed a quantitative approach using a quasi-experimental method with a pretest–posttest control group design. The study involved two groups of participants: an experimental group that used the STEAM-based experimental kit and a control group that received conventional instruction. The results of the conceptual understanding tests administered during the pretest and posttest phases were analyzed using a t-test. The findings indicate that the experimental group achieved an average posttest score of 81.09, while the control group obtained an average score of 75.27. Statistical testing at a significance level of 0.05 shows that the implementation of the STEAM-based experimental kit has a significant effect on improving students’ conceptual understanding. Therefore, the use of a STEAM-based experimental kit can serve as an effective instructional alternative for enhancing science concept comprehension on the topic of water filtration in Madrasah Ibtidaiyah. ABSTRAK Keterlibatan siswa dalam eksperimen pada pembelajaran IPA di sekolah dasar masih terbatas karena proses pembelajaran masih didominasi metode konvensional. Kondisi ini menyebabkan pemahaman konsep siswa, khususnya pada materi penyaringan air yang membutuhkan aktivitas pengamatan dan praktik nyata, belum berkembang secara optimal. Permasalahan tersebut dapat diatasi melalui penerapan kit eksperimen yang dikombinasikan dengan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Art, and Mathematics) dalam proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis pengaruh penggunaan kit eksperimen berbasis STEAM terhadap pemahaman konsep penyaringan air siswa kelas V MI Al-Hidayah Jember. Pendekatan kuantitatif diterapkan dalam penelitian ini dengan metode eksperimen semu menggunakan desain pretest–posttest control group. Penelitian ini melibatkan dua kelompok subjek, yakni kelompok eksperimen yang menerapkan kit eksperimen berbasis STEAM serta kelompok kontrol yang belajar melalui pembelajaran konvensional. Hasil tes pemahaman konsep yang diperoleh pada tahap pretest dan posttest dianalisis menggunakan uji t. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata posttest pada kelompok eksperimen mencapai 81,09, sementara pada kelompok kontrol sebesar 75,27. Hasil pengujian statistik dengan taraf signifikansi 0,05 mengindikasikan bahwa penerapan kit eksperimen berbasis STEAM berpengaruh signifikan terhadap peningkatan pemahaman konsep siswa. Dengan demikian, kit eksperimen berbasis STEAM dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep IPA pada materi penyaringan air di Madrasah Ibtidaiyah.
Penguatan Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan Fish Bank Bambu sebagai Upaya Konservasi Ekosistem Pesisir Berkelanjutan di Kelurahan Bulusan Yusi Nisa Adila; Rini Puji Astuti; Harumi Karfina Sari; Moh Ikhsanudin; Naela Qurota A’yun; Shonia Sagita; Faradina Putri Amelinda; Gita Nur Fatihah Sari; Mochamad Hasan Fahmi; Anggun Amelia Contessa; Maftuhatul Afrah; Ainun Jariyah; M. Riski Eka Maulana Fahmi; Ikbal Kholipi; Qoritatul Ainiyah; Enka Nur Fiza Aqillah
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1079

Abstract

Wilayah pesisir memiliki potensi sumber daya perikanan yang besar, namun menghadapi berbagai permasalahan lingkungan, seperti berkurangnya habitat biota laut yang berdampak pada penurunan hasil tangkapan nelayan. Salah satu upaya konservasi yang dapat dilakukan adalah pembangunan Fish Bank Bambu sebagai habitat buatan bagi biota laut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan partisipasi masyarakat dalam pembangunan Fish Bank Bambu sebagai upaya konservasi ekosistem pesisir berkelanjutan di Kelurahan Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam terhadap lima informan, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat berpartisipasi aktif sejak tahap identifikasi permasalahan, perencanaan, pelaksanaan, hingga monitoring kegiatan. Bentuk partisipasi meliputi penyampaian ide, pengambilan keputusan, penyediaan bahan, perakitan, pemasangan, serta pemeliharaan Fish Bank Bambu. Keberhasilan program didukung oleh semangat gotong royong, pengalaman nelayan, ketersediaan bambu, serta dukungan pemerintah kelurahan dan Kelompok Usaha Bersama (KUB). Sementara itu, kondisi cuaca dan gelombang laut menjadi kendala dalam proses pemasangan. Pembangunan Fish Bank Bambu memberikan dampak positif terhadap konservasi pesisir melalui penyediaan habitat buatan bagi biota laut serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Penelitian ini menunjukkan bahwa pendekatan Participatory Action Research (PAR) mampu memperkuat partisipasi masyarakat dan mendukung keberlanjutan konservasi ekosistem pesisir berbasis masyarakat.