This Author published in this journals
All Journal Scaffolding
Sri Handayani
Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Keterampilan Critical Thinking, Communication, Collaboration, and Creativity (4C) Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (PjBL) Elemen Produk Kreatif Dan Kewirausahaan Di Smk Negeri 2 Kendal Angelia Nilam Soraya; Sri Handayani; Sucipto
Scaffolding Vol. 13 No. 2 (2024): Scaffolding
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/scaffolding.v13i2.7774

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui Keterampilan Critical Thinking, Communication, Collaboration, And Creativity (4C) dengan penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (2) Untuk Mengetahui Bagaimana Hasil Belajar Siswa dengan penerapan Model Pembelajaran Project Based Learning (3) Untuk Mengetahui Pengaruh Keterampilan Critical Thinking, Communication, Collaboration, And Creativity (4C) Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas XI Pada Elemen Produk Kreatif dan Kewirausahaan. Penelitian ini merupakan penelitian survey/asosiatif dengan jenis pendekatan kuantitatif, dengan menggunakan analisis deskriptif dan uji hipotesis menggunakan analisis regresi linier sederhana dengan software SPSS 25.0. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini berjumlah 64 responden siswa kelas XI SMK N 2 Kendal. Metode pengumpulan data menggunakan 2 metode yaitu metode lembar tes siswa dan metode observasi keterampilan 4C. Pada penelitian ini memiliki sumbangan pengaruh sebesar 89% dan memiliki persamaan regresi linier sederhana yakni Y = 36.857 + 0.552X. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; (1) Keterampilan critical thinking, communication, collaboration, and creativity (4C) siswa kelas XI pada elemen PKKWU dengan penerapan model pembelajaran project based learning menghasilkan nilai yang baik; (2) Hasil belajar siswa kelas XI pada elemen PKKWU dengan menerapkan model pembelajaran project based learning sudah menghasilkan nilai yang baik; (3) Terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara keterampilan critical thinking, communication, collaboration, and creativity (4C) terhadap hasil belajar siswa elemen PKKWU di SMK N 2 Kendal. Dimana jika siswa mendapatkan nilai yang baik pada keterampilan 4C maka hasil belajar pada elemen produk kreatif dan kewirausahaannya baik juga.
Pengaruh Modul Ajar Multimedia Pada Elemen Dasar Konstruksi Bangunan Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X TKP SMK Negeri 7 Semarang Sunan Pujangga; Virgiawan Adi Kristianto; Sri Handayani; Nurul Yuhanafia
Scaffolding Vol. 13 No. 2 (2024): Scaffolding
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/scaffolding.v13i2.11177

Abstract

Modul ajar multimedia merupakan bentuk inovasi media pembelajaran yang tepat untuk diaplikasikan dalam kegiatan pembelajaran. Berdasarkan observasi awal, hampir seluruh siswa kelas 10 TKP SMK 7 Negeri Semarang menginginkan dibuatkannya modul ajar multimedia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modul ajar multimedia elemen dasar konstruksi bangunan terhadap hasil belajar siswa Program Keahlian Teknik Konstruksi dan Perumahan SMK Negeri 7 Semarang tahun 2023/2024. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas 10 berjumlah 71 siswa dengan metode penelitian kuantitatif quasi eksperimental non equivalen control group, metode pengumpulan data menggunakan observasi pre-test dan post-test serta kuesioner dengan skala likert. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar kelas eksperimen mengalami peningkatan nilai secara signifikan dengan N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,2986468 dibandingkan dengan pada kelas kontrol N-Gain sebesar 0,106547224. Kemudian untuk hasil belajar pada kelas eksperimen menunjukan hasil yang baik, didukung dengan data 29 siswa mengalami hasil belajar meningkat dan 7 siswa mengalami hasil belajar yang sama, sedangkan kelas kontrol sebanyak 18 siswa mengalami peningkatan hasil belajar, 8 siswa mengalami penurunan dan 9 siswa mengalami hasil belajar yang sama, dan untuk modul ajar multimedia mendapat respon baik dari siswa dengan nilai 3,4111 untuk aspek kepraktisan modul dan 3,3111 untuk aspek keefektifan modul yang dapat disimpulkan bahwa terdapat hasil yang lebih baik dari kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol.
Pengaruh Keterampilan Interpersonal dan Penguasaan Software AutoCAD terhadap Kesiapan Kerja Siswa pada Kompetensi Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan di SMK Negeri 2 Kendal Irani Oktavia Nur Inayah; Sri Handayani
Scaffolding Vol. 14 No. 2 (2025): Scaffolding
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/scaffolding.v14i2.57992

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kesiapan kerja lulusan Sekolah Menengah Kejuruan pada Kompetensi Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan. Rendahnya kesiapan ini berkaitan dengan belum optimalnya penguasaan keterampilan interpersonal dan perangkat lunak AutoCAD. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh keterampilan interpersonal dan penguasaan perangkat lunak AutoCAD terhadap kesiapan kerja siswa, baik secara parsial maupun simultan. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan jenis penelitian deskriptif korelasional. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas XII pada Kompetensi Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan di SMK Negeri 2 Kendal tahun ajaran 2024/2025 sebanyak 68 siswa. Pengumpulan data dilakukan melalui angket dan tes praktik, yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan interpersonal dan penguasaan AutoCAD secara bersama-sama berpengaruh terhadap kesiapan kerja siswa. Keterampilan interpersonal memberikan kontribusi sebesar 46% dan penguasaan AutoCAD sebesar 64%. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kedua variabel bebas tersebut berpengaruh sebesar 58,2% terhadap kesiapan kerja siswa. Simpulan dari penelitian ini adalah bahwa peningkatan keterampilan interpersonal dan penguasaan software AutoCAD secara signifikan dapat meningkatkan kesiapan siswa dalam menghadapi dunia kerja.