p-Index From 2021 - 2026
1.288
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Scaffolding
Nurul Yuhanafia
Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Semarang

Published : 7 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Penyusunan E-Jobsheet Menggambar Bidang Segi Banyak Secara Manual Dasar Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan Nelil Muna; Nurul Yuhanafia; Nur Qudus; Bambang Sugiyarto
Scaffolding Vol. 14 No. 1 (2025): Scaffolding
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/scaffolding.v14i1.8127

Abstract

Penelitian ini berdasar pada permasalahan dalam proses pembelajaran pada kelas X/Fase E Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) mata pelajaran Dasar Program Keahlian Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan. Permasalahan penelitian ini yaitu  terbatasnya penggunaan media pembelajaran yang mengakibatkan pembelajaran kurang optimal, kesulitan peserta didik dalam memahami materi serta tingkat kemandirian belajar peserta didik yang masih rendah. Penelitian ini bertujuan :1) menyusun dan mengembangkan e-jobsheet menggambar bidang segi banyak, 2) mendeskripsikan tingkat validitas e-jobsheet menggambar bidang segi banyak, 3) mengetahui perbedaan rata-rata hasil belajar peserta didik terhadap penggunaan media pembelajaran dan seberapa efektif penerapannya. Penelitian ini menggunakan metode R&D dengan model pengembangan 4-D. Subjek penelitian adalah peserta didik program keahlian DPIB SMK Negeri 5 Semarang. Data penelitian berupa data primer dengan menggunakan instrumen tes untuk uji efektivitas dan non-tes untuk uji validitas dan praktikalitas.Hasil dari penelitian ini berupa; 1) media pembelajaran berbentuk jobsheet elektronik yang bisa diakses dan diunduh, 2) penilaian ahli materi sebesar 91,43% dan ahli media sebesar 90,61% keduanya dengan kategori sangat layak. Penilaian berdasarkan respon peserta didik memperoleh skor sebesar 92,91% dengan kategori sangat praktis. 3) penerapan media menghasilkan perbedaan yang signifikan pada rata-rata nilai hasil belajar aspek kognitif dengan nilai t-hitung > t-tabel yaitu 4,161 > 1,666. Pada aspek psikomotorik nilai t-hitung > t-tabel yaitu 2,849 > 1,666. Efektivitas penggunaan media dengan nilai N-gain score sebesar 0,57 dengan kriteria “Sedang” dan keterangan “Cukup Efektif”.
Pengaruh Penggunaan Jobsheet terhadap Hasil Belajar Kognitif Siswa pada Materi Waterpass di Kelas X Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 5 Semarang Rizqiana Agista Puspasari; Tugino; Sucipto; Nurul Yuhanafia
Scaffolding Vol. 13 No. 2 (2024): Scaffolding
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/scaffolding.v13i2.10691

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh serta efektivitas penggunaan jobsheet terhadap hasil belajar kognitif siswa pada materi waterpass. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen semu dengan desain penelitian nonequivalent control group design. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 5 Semarang yang mengikuti mata pelajaran Teknik Pengukuran Tanah sebanyak 107 siswa. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 71 siswa. Metode pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan pre-test dan post-test berupa soal objektif yang telah di uji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda soal. Berdasarkan hasil penelitian yang diperoleh, nilai rata-rata post-test kelas eksperimen sebesar 80,95 dan nilai rata-rata post-test kelas kontrol sebesar 60,56.  Dengan analisis uji independent sample t-test diperoleh thitung 7,576 > ttabel 1,667 dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Selain itu, hasil penelitian menggunakan perhitungan N-Gain pada kelas eksperimen yang menggunakan media jobsheet diperoleh persentase sebesar 51,99% yang termasuk ke dalam kategori kurang efektif dan perhitungan N-Gain pada kelas kontrol yang tidak menggunakan media jobsheet diperoleh sebesar (-6,93%) yang termasuk ke dalam kategori tidak efektif. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa penggunaan jobsheet memberikan pengaruh yang signifikan terhadap peningkatan hasil belajar kognitif siswa, namun media tersebut masih tergolong kurang efektif digunakan pada pembelajaran praktik waterpass di kelas X Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 5 Semarang.
Pengaruh Modul Ajar Multimedia Pada Elemen Dasar Konstruksi Bangunan Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas X TKP SMK Negeri 7 Semarang Sunan Pujangga; Virgiawan Adi Kristianto; Sri Handayani; Nurul Yuhanafia
Scaffolding Vol. 13 No. 2 (2024): Scaffolding
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/scaffolding.v13i2.11177

Abstract

Modul ajar multimedia merupakan bentuk inovasi media pembelajaran yang tepat untuk diaplikasikan dalam kegiatan pembelajaran. Berdasarkan observasi awal, hampir seluruh siswa kelas 10 TKP SMK 7 Negeri Semarang menginginkan dibuatkannya modul ajar multimedia. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh modul ajar multimedia elemen dasar konstruksi bangunan terhadap hasil belajar siswa Program Keahlian Teknik Konstruksi dan Perumahan SMK Negeri 7 Semarang tahun 2023/2024. Populasi pada penelitian ini adalah siswa kelas 10 berjumlah 71 siswa dengan metode penelitian kuantitatif quasi eksperimental non equivalen control group, metode pengumpulan data menggunakan observasi pre-test dan post-test serta kuesioner dengan skala likert. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar kelas eksperimen mengalami peningkatan nilai secara signifikan dengan N-Gain kelas eksperimen sebesar 0,2986468 dibandingkan dengan pada kelas kontrol N-Gain sebesar 0,106547224. Kemudian untuk hasil belajar pada kelas eksperimen menunjukan hasil yang baik, didukung dengan data 29 siswa mengalami hasil belajar meningkat dan 7 siswa mengalami hasil belajar yang sama, sedangkan kelas kontrol sebanyak 18 siswa mengalami peningkatan hasil belajar, 8 siswa mengalami penurunan dan 9 siswa mengalami hasil belajar yang sama, dan untuk modul ajar multimedia mendapat respon baik dari siswa dengan nilai 3,4111 untuk aspek kepraktisan modul dan 3,3111 untuk aspek keefektifan modul yang dapat disimpulkan bahwa terdapat hasil yang lebih baik dari kelas eksperimen dibandingkan dengan kelas kontrol.
Pengaruh Pengetahuan K3 terhadap Penerapan K3 pada Praktik Furnitur Jurusan Desain Interior dan Teknik Furnitur di SMK Negeri 2 Kendal Muhammad Akbar Fadhlurohman Ramli; Nurul Yuhanafia
Scaffolding Vol. 14 No. 1 (2025): Scaffolding
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/scaffolding.v14i1.33326

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pra-riset yang menunjukan 88,2% siswa telah memiliki pengetahuan yang cukup mengenai pentingnya K3, serta telah mengikuti instruksi dan menggunakan APD saat praktik, namun masih terdapat sebagian siswa yang belum menerapkan K3 secara konsisten. Ketidakkonsistenan ini terlihat dari adanya siswa yang jarang atau bahkan tidak pernah mengikuti prosedur keselamatan dan tidak memakai APD. Temuan ini mengindikasikan adanya kemungkinan terjadinya kesenjangan antara pengetahuan K3 yang dimiliki siswa dengan perilaku penerapannya dalam praktik nyata di bengkel. Maka diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang signifikan antara Pengetahuan K3 dan Penerapan K3 pada Praktik Furnitur Jurusan Desain Interior dan Teknik Furnitur di SMK Negeri 2 Kendal. Penelitan ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik analisis data menggunakan analisis deskriptif dan regresi linear sederhana. Penentuan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 64 siswa, yaitu kelas XI Desain Interior dan Teknik Furnitur yang telah mendapatkan pengetahuan terkait K3 serta sudah menerapkan K3 pada praktik furnitur. Berdasarkan hasil analisis dengan metode regresi linier sederhana, diperoleh R Square sebesar 0,653, yang menunjukkan bahwa 65,3% penerapan K3 siswa (variabel Y) dipengaruhi oleh pengetahuan K3 (variabel X). Dengan kata lain, semakin tinggi pengetahuan siswa mengenai K3, maka semakin baik pula penerapannya saat praktik furnitur. Hasil ini menunjukkan bahwa pengetahuan K3 memiliki peran yang besar dalam mendorong siswa menerapkan prinsip keselamatan dan kesehatan kerja secara nyata dalam kegiatan praktik furnitur di SMK Negeri 2 Kendal
Pengembangan E-Modul Poligon Tertutup Berbantu Media 3D Interaktif untuk Siswa Fase E TKP di SMK N 1 Magelang Muhammad Fabian Moreno; Nurul Yuhanafia; Virgiawan Adi Kristianto
Scaffolding Vol. 14 No. 2 (2025): Scaffolding
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/scaffolding.v14i2.49446

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan E-Modul Elemen Ukur Tanah materi Pengukuran Poligon Tertutup berbantu media interaktif 3D sebagai solusi atas keterbatasan media pembelajaran konvensional yang digunakan di SMK Negeri 1 Magelang pada Program Keahlian Teknik Konstruksi dan Perumahan (TKP). Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model 4D yang dimodifikasi menjadi tiga tahap: Define, Design, dan Develop. Tahapan pendefinisian meliputi analisis kebutuhan siswa dan kurikulum. Pada tahap perancangan dilakukan penyusunan struktur e-modul dan integrasi media interaktif 3D, sedangkan tahap pengembangan mencakup pembuatan produk digital dan validasi oleh ahli materi, ahli media, serta uji respons siswa. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan sangat tinggi: ahli materi 95,33%, ahli media 90,27%, dan respon siswa sebesar 89,18%, yang semuanya termasuk dalam kategori “Sangat Layak”. Produk akhir berupa e-modul digital model flipbook berformat PDF yang dapat diakses secara offline maupun online, serta dilengkapi fitur navigasi dan hyperlink eksternal untuk mengakses 3D interaktif. E-Modul ini dinilai efektif dan menarik dalam membantu siswa memahami konsep pengukuran poligon tertutup. Dengan demikian, E-Modul hasil pengembangan ini layak digunakan sebagai media pembelajaran alternatif pada mata pelajaran Dasar-Dasar Teknik Konstruksi dan Perumahan.
Pengembangan LKPD Berbantu Augmented Reality untuk Elemen Rencana Biaya dan Penjadwalan Konstruksi Bangunan Materi Pondasi Footplate di SMK Negeri 3 Semarang Rizqita Aulia Putri; Virgiawan Adi Kristianto; Nurul Yuhanafia
Scaffolding Vol. 15 No. 1 (2026): Scaffolding
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/scaffolding.v15i1.40812

Abstract

Penelitian ini mengembangkan media pembelajaran berupa LKPD Berbantu Augmented Reality Untuk Elemen Rencana Biaya dan Penjadwalan Konstruksi Bangunan Materi Pondasi Footplate di SMK Negeri 3 Semarang. LKPD dikembangkan dengan sintaks PBL. Penelitian ini menggunakan jenis Research and Development (R&D) dengan model penelitian ADDIE dan desain penelitian non-ekuivalen control group design. Penelitian dilaksanakan di SMK Negeri 3 Semarang tahun ajaran 2025/2026. Sampel penelitian untuk uji coba intrumen soal sebanyak 36 siswa, kelas kontrol 35 siswa, dan kelas eksperimen 36 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah  observasi dan wawancara, angket, tes, dan dokumentasi. Hasil uji validasi ahli materi sebesar 94% kategori sangat layak dan validasi ahli media sebesar 93% kategori sangat layak. Respon positif juga diberikan pengguna, yaitu siswa dan guru dimana LKPD berbantu AR termasuk kedalam kategori sangat layak dengan hasil persentase angket respon pengguna sebesar 96,944%.
Pengembangan Modul Ajar RAB untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Kelas XI Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan SMK Negeri 4 Semarang Andhika Aulia Putra; Virgiawan Adi Kristianto; Nurul Yuhanafia
Scaffolding Vol. 15 No. 1 (2026): Scaffolding
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/scaffolding.v15i1.42323

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kesulitan siswa kelas XI Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan (DPIB) SMK Negeri 4 Semarang dalam memahami mata pelajaran RAB. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan mengembangkan modul ajar "Rencana Anggaran Biaya" praktis dan interaktif. Selain itu, penelitian ini juga menilai perbedandingan hasil belajar siswa setelah penggunaan modul ajar dan sebelum menggunakan modul, dengan harapan dapat meningkatkan hasil kompetensi siwa. Metode penelitian ini adalah Research and Development (R&D). Pengumpulan data dilakukan melalui lembar validasi dari ahli media dan ahli materi pembuatan modul ajar, Perbandingan hasil belajar diukur dari nilai pretest dan postest di kelas kontrol yang tidak menggunakan modul ajar dan kelas eksperimen yang menggunakan modul ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul ajar sangat layak berdasarkan validasi ahli media (89%) dan ahli materi (85%), serta ahli materi isi (92%).Perbandingan nilai antara kelas eksperimen menggunakan modul ajar dan kelas kontrol pembelajaran konvensional menunjukkan perbedaan yang signifikan. Kelas eksperimen memperoleh rata-rata kompetensi 84,25, lebih unggul 6,4 poin dibandingkan kelas kontrol dengan rata-rata 77,85. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa modul ajar "Rencana Anggaran Biaya" layak digunakan dan efektif meningkatkan kompetensi keterampilan siswa dalam pembelajaran.