Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Hidroterapi Sitz Bath terhadap Intensitas Nyeri Pascahemoroidektomi di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya: Effect of Sitz Bath Hydrotherapy on Pain Intensity Following Hemorrhoidectomy at Siloam Sriwijaya Hospital Rezy Dwi Utari; Aris Citra Wisuda; Isrizal; Raden Surahmat; Citra Suraya; Risdayanti Raharjeng
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 8 (2026): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i8.520

Abstract

Pendahuluan: Nyeri pascahemoroidektomi merupakan salah satu komplikasi yang paling sering dialami pasien setelah tindakan pembedahan. Kondisi ini dapat membatasi mobilisasi, mengurangi kenyamanan, meningkatkan kebutuhan analgesik, serta memperlambat proses pemulihan. Terapi nonfarmakologis hidroterapi Sitz Bath merupakan salah satu intervensi yang berpotensi membantu mengurangi intensitas nyeri melalui efek relaksasi otot dan peningkatan sirkulasi darah pada area perianal. Penelitian ini bertujuan menilai efektivitas hidroterapi Sitz Bath sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien pascahemoroidektomi yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Siloam Sriwijaya. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest–posttest. Sebanyak 68 responden dipilih menggunakan teknik total sampling. Intensitas nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS) sebelum dan sesudah pemberian hidroterapi Sitz Bath. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank Test setelah hasil uji normalitas menunjukkan bahwa data tidak berdistribusi normal.          Hasil: Median intensitas nyeri sebelum intervensi adalah 2,50 (SD = 0,652) dan menurun menjadi 1,00 (SD = 0,654) setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon Signed-Rank Test menunjukkan nilai Z = -7,345 dengan p-value = 0,001 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya penurunan intensitas nyeri yang signifikan setelah pemberian hidroterapi Sitz Bath. Kesimpulan: Hidroterapi Sitz Bath efektif dalam menurunkan intensitas nyeri pada pasien pascahemoroidektomi. Intervensi ini dapat dipertimbangkan sebagai terapi nonfarmakologis dalam praktik keperawatan untuk meningkatkan kenyamanan pasien, mengoptimalkan manajemen nyeri, dan mendukung proses pemulihan pascaoperasi.