Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Enhancing Public Services in the West Java Provincial Government: Unraveling Challenges, Defining Essence, and Proposing Solutions Engkus, Engkus
Journal of Current Social and Political Issues Vol. 1 No. 2 (2023): Journal of Current Social and Political Issues
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jcspi.v1i2.475

Abstract

Public service is the linchpin of good governance, profoundly impacting community quality of life. This research delves into the redefinition of public service within the West Java Provincial Government, scrutinizing its essence and confronting primary challenges to effective service delivery. Amidst hurdles like intricate bureaucracy, deficient inter-agency coordination, and incongruent service standards, understanding these issues is imperative for a nuanced comprehension of public service. The research objective is to meticulously explore and redefine the core of effective public service at the West Java Provincial Government level, establishing a foundation for comprehending factors influencing service quality. Employing a qualitative approach encompassing in-depth interviews, observations, and document analysis, the study aims to gain profound insights into perceptions, experiences, and practices related to public service at the provincial government level. The findings pinpoint key aspects contributing to a comprehensive definition of public service. Recommendations derived from these findings propose initiatives to augment inter-agency coordination, streamline bureaucratic processes, and enhance consistency in service standards, thereby bolstering the efficacy of public service in the West Java Provincial Government. This research aspires to significantly contribute to fortifying the understanding and implementation of more effective, sustainable, and responsive public services to cater to the community's needs within the West Java Provincial Government area.
PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA PADA BADAN USAHA MILIK DESA SAWAHDADAP KABUPATEN SUMEDANG Engkus, Engkus; Luthfy, Dea Rodiah
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 11, No 3 (2024): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v11i3.16525

Abstract

Kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Sawahdadap Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang terbilang masih rendah. Hal tersebut menyebabkan maju dan mundurnya BUMDes. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mendeskripsikan kualitas SDM BUMDes berdimensi Knowledge (Pengetahuan), Skill (Keterampilan), dan Abilities (Kemampuan) dalam program Desa Mandiri. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa kualitas SDM BUMDes masih rendah.  Hal tersebut disebabkan karena kemampuan pegawai yang terdiri atas kerja sama, loyalitas, serta tanggungjawab belum tercapai walau pengetahuan dan keterampilan telah baik. Sehingga Novelty (kebaruan) penelitian ini adalah analisis kompetensi SDM BUMdes dalam menyongsong desa Mandiri.
PERSPEKTIF ADMINISTRASI PEMBANGUNAN: MENUJU KE ARAH KONVERGENTIF Engkus, Engkus
JISPO Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Vol. 8 No. 2 (2018): JISPO Vol 8 No 2 2018
Publisher : Faculty of SociaI and Political Sciences (FISIP), Universitas Islam Negeri (UIN) Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/jispo.v8i2.3752

Abstract

Researchers now indicate that development administration in the context of social change argues that it is evolving progressively from backwardness, dependence and modernization. That theoretically teaches the third world specifically in the perspective of classical theory, and contemporary perspectives. Classically it seems, in its development the development perspective is towards convergence, because there tends to be some similarity in elements. There is an effort to bring back historical analysis. With the method of historical assessment, social reality is always continuously in the process of change. Unlike dependency theory which focuses on the heyday and bankruptcy of a country, the world system perspective studies the dynamics of the history of the world economic system. Furthermore, the development perspective seems to try to test problems that have been formulated using variables simultaneously, statements about the positive or negative consequences of development remain left open.
KOMITMEN DALAM PENERAPAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN LAYANAN GEULIS D’BOTANICA PADA DISDUKCAPIL KOTA BANDUNG Engkus, Engkus; Fauziah, Ai Samrotul; Gunawan, Kayla Salsabila
Moderat : Jurnal Ilmiah Ilmu Pemerintahan Vol 11 No 2 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/moderat.v11i2.4949

Abstract

This study focuses on optimizing the implementation of Management Information System (MIS) This research employs a descriptive method with a case study approach. Data were collected through observations, in-depth interviews, and document analysis. The analysis was conducted based on six key dimensions: information, system components, organization and management, decision-making, and the value of information in supporting service effectiveness. The findings indicate that the implementation of MIS has accelerated administrative services, improved data accuracy, and facilitated information-based decision-making. However, challenges remain in technological infrastructure and system stability, which require further improvement. Therefore, this study recommends the development of real-time notification features, enhanced system capacity, and technological infrastructure upgrades to ensure more optimal and responsive services that cater to public needs.
KOMITMEN PENGEMBANGAN DESA WISATA BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DI DESA SUGIHMUKTI KABUPATEN BANDUNG Fauziah, Ai Samrotul; Engkus, Engkus; Kawthar, Kawthar
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 1 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i1.18433

Abstract

Desa Sugihmukti di Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung, dikembangkan sebagai desa wisata berbasis pemberdayaan masyarakat. Namun, tantangan seperti distribusi manfaat ekonomi yang belum merata, rendahnya partisipasi dalam pengambilan keputusan, serta keterbatasan kapasitas pengelolaan wisata masih dihadapi. Selain itu, komitmen masyarakat dan pemangku kepentingan dalam menjaga kesinambungan program desa wisata masih bervariasi, memengaruhi efektivitas dan keberlanjutan pengelolaan. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak pengembangan desa wisata terhadap kesejahteraan masyarakat, terutama dalam aspek pemberdayaan ekonomi, partisipasi, penguatan kapasitas, distribusi manfaat, serta pelestarian budaya dan lingkungan. Komitmen masyarakat menjadi faktor kunci dalam memastikan keberhasilan program, terutama dalam keterlibatan pengelolaan usaha wisata, partisipasi dalam pengambilan keputusan, dan pelestarian budaya serta lingkungan.Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, penelitian ini dilakukan melalui wawancara, observasi, dan analisis data sekunder. Hasil penelitian menunjukkan dampak positif pengembangan desa wisata dalam menciptakan peluang ekonomi, meningkatkan kapasitas masyarakat, serta memperkuat partisipasi dalam operasional desa wisata, meskipun masih terbatas dalam tahap perencanaan. Komitmen masyarakat yang kuat diperlukan untuk memastikan keberlanjutan manfaat desa wisata.
EFEKTIVITAS PELAYANAN SERTIFIKASI HALAL GRATIS (SEHATI) MELALUI MEKANISME SELF DECLARE BAGI UMKM DI LP3H UIN SUNAN GUNUNG DJATI BANDUNG Lestari, Intan Dian; Engkus, Engkus; Abdillah, Wawan Setiawan
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 12, No 3 (2025): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v12i3.21702

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan rendahnya efektivitas pelayanan sertifikasi halal gratis melalui skema deklarasi mandiri bagi pelaku usaha kecil yang difasilitasi oleh Lembaga Pendamping Proses Produk Halal UIN Sunan Gunung Djati Bandung. Banyak pelaku usaha belum memahami urgensi kepemilikan sertifikat halal, sementara proses penerbitan sering menghadapi kendala administratif, keterbatasan sumber daya pendamping, dan lamanya waktu penyelesaian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana pelayanan sertifikasi halal mampu memberikan kemudahan, ketepatan, serta kualitas layanan bagi pelaku usaha kecil. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap pengelola lembaga, pendamping, serta pelaku usaha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program sertifikasi halal gratis memberikan manfaat nyata dalam meningkatkan legalitas dan daya saing usaha, namun efektivitasnya masih terkendala oleh faktor keterlambatan penerbitan, kurangnya literasi administrasi pelaku usaha, serta ketergantungan pada kualitas komunikasi pendamping. Kesimpulannya, meskipun pelayanan sertifikasi halal gratis telah menunjukkan capaian positif dalam memperluas produk bersertifikat halal, diperlukan peningkatan kecepatan layanan, ketelitian administratif, serta penguatan kapasitas pendamping agar pelayanan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan.Kata Kunci : Efektivitas Pelayanan; LP3H; Pelayanan Publik; Sertifikasi Halal Gratis; UMKM
PENDEKATAN SISTEM DALAM ADMINISTRASI PUBLIK: KERANGKA PEMIKIRAN BERBASIS INPUT–PROCESS–OUTPUT–FEEDBACK–ENVIRONMENT (IPOFE) Engkus, Engkus
Jurnal Governansi Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Governansi Volume 12 Nomor 1, April 2026
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jgs.v12i1.24172

Abstract

Public administration faces complex and increasingly dynamic public policy and service issues. However, in many public administration studies, the framework used is still partial, thus failing to systematically explain the relationship between public demands, decision-making processes, policy outcomes, and environmental influences. This study aims to formulate and analyze a public administration framework based on a systems approach through the components of input, process, output, feedback, and environment (IPOFE). This study employed a qualitative approach with a conceptual design through a literature review method of various primary sources in the field of public administration and public policy, including both classic books and reputable scientific journal articles. The analysis was conducted through stages of literature selection, thematic analysis, and conceptual synthesis. The results show that the systems approach is able to explain public administration as an open system involving interactions between public demands as input, administrative and political processes in decision-making, policy outputs as output, feedback mechanisms as policy evaluation, and the influence of the social, political, and economic environment. The integration of these five components strengthens the analysis of public policy and services in a more comprehensive, contextual, and adaptive manner. The novelty of this research lies in the development of the IPOFE conceptual framework as a systemic analysis model that can be used in public administration studies to understand the dynamic relationship between policy processes, public services, and the government environment.
Menjembatani Teori dan Praktik: Peran Grand Theory, Middle Range Theory, dan Applied Theory dalam pengembangan ilmu administrasi publik Engkus, Engkus
Dinamika : Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Negara Vol 13, No 1 (2026): Dinamika
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/dak.v13i1.23336

Abstract

Perkembangan ilmu Administrasi Publik menuntut kemampuan untuk menjembatani teori dan praktik dalam menghadapi kompleksitas kebijakan publik dan pelayanan publik. Namun, dalam praktik penelitian, masih sering ditemukan penggunaan teori yang tidak proporsional, baik terlalu abstrak sehingga sulit dioperasionalkan, maupun terlalu teknis tanpa pijakan konseptual yang kuat. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis secara konseptual peran dan keterkaitan grand theory, middle range theory, dan applied theory dalam pengembangan ilmu Administrasi Publik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode kajian literatur sistematis, yang bersumber dari buku klasik dan kontemporer serta artikel jurnal internasional bereputasi di bidang kebijakan publik dan pelayanan publik. Analisis dilakukan dengan menelusuri posisi, fungsi, dan kontribusi masing-masing level teori dalam menjelaskan fenomena administrasi pemerintahan, implementasi kebijakan, dan manajemen pelayanan publik. Hasil kajian menunjukkan bahwa grand theory berperan sebagai kerangka makro dalam memahami sistem politik, relasi kekuasaan, dan struktur birokrasi; middle range theory berfungsi sebagai jembatan analitis yang menghubungkan abstraksi teoretis dengan realitas empiris kebijakan; sementara applied theory memberikan panduan operasional dalam analisis implementasi dan evaluasi kebijakan publik. Ketidakterpaduan antar level teori berpotensi melemahkan kualitas analisis dan relevansi kebijakan, sedangkan integrasi ketiganya menghasilkan pemahaman yang lebih komprehensif dan kontekstual. Kebaruan artikel ini terletak pada penyusunan kerangka integratif level teori yang secara eksplisit mengaitkan grand theory, middle range theory, dan applied theory dalam satu alur analisis Administrasi Publik. Temuan ini diharapkan dapat memperkuat fondasi teoretis penelitian Administrasi Publik sekaligus meningkatkan relevansinya bagi perumusan kebijakan dan praktik pelayanan publik di era desentralisasi.Kata kunci: Administrasi Publik; Grand Theory; Middle Range Theory; Applied Theory; Kebijakan Publik.