Musaidah Musaidah
sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektifitas Perawatan Luka Modern Dressing Dengan Metode Moist Wound Healing Berbasis Home Care Terhadap Penyembuhan Luka Pada Klien Ulkus Diabetik Normalia Normalia; Ismail Ismail; Musaidah Musaidah; Asnaeni Palembai; Irma Andrianys
Jurnal Berita Kesehatan Vol 18 No 2 (2025): Desember 2025 (Special Edition)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jbk.v18i2.317

Abstract

Pendahuluan: Ulkus diabetik merupakan komplikasi serius diabetes melitus yang membutuhkan penatalaksanaan luka yang tepat untuk mencegah infeksi, amputasi, dan mempercepat penyembuhan. Modern dressing dengan prinsip Moist Wound Healing (MWH) dapat mempertahankan kelembapan luka sehingga mempercepat regenerasi jaringan dan mengurangi trauma saat pergantian balutan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas perawatan luka modern dressing dengan metode MWH berbasis home care terhadap penyembuhan ulkus diabetik. Metode: Penelitian quasi-eksperimen dengan desain pre-test dan post-test pada 10 responden yang dipilih melalui purposive sampling. Kelompok intervensi mendapatkan perawatan modern dressing berbasis home care selama 14 hari, sedangkan kelompok kontrol diberikan perawatan konvensional menggunakan kasa steril dan NaCl 0,9%. Penilaian luka menggunakan PUSH Tool 3.0 dan dianalisis dengan uji Wilcoxon dan Mann–Whitney U pada α = 0,05. Hasil: Terdapat peningkatan penyembuhan luka yang signifikan pada kelompok intervensi dengan nilai p = 0,001 dan rata-rata skor penyembuhan sebesar 22,647. Kesimpulan: Metode modern dressing dengan Moist Wound Healing berbasis home care efektif mempercepat penyembuhan ulkus diabetik dan dapat direkomendasikan sebagai intervensi perawatan pada pelayanan komunitas dan home care.
SKRINING TEKANAN DARAH SEBAGAI UPAYA DETEKSI DINI DAN PENCEGAHAN STROKE PADA MASYARAKAT DESA KALABENTANG Normalia Normalia; Irma Andrianys; Nurnainah Nurnainah; Ismail Ismail; Asnaeni Palembai; Ima Mustika Tri Lestari; Musaidah Musaidah; Yanti Mustarin
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gunung Sari Vol 5 No 3 (2026): September 2026
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58294/jpmgs.v5i3.431

Abstract

Stroke merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kecacatan di dunia maupun di Indonesia, dengan hipertensi yang tidak terkontrol sebagai salah satu faktor risiko utamanya. Hipertensi sering disebut sebagai “silent killer” karena umumnya tidak menimbulkan gejala yang jelas sehingga banyak penderita tidak menyadari kondisinya hingga terjadi komplikasi serius. Masyarakat pedesaan seperti Desa Kalabentang memiliki keterbatasan akses terhadap pemeriksaan kesehatan rutin dan rendahnya kesadaran memeriksakan tekanan darah secara berkala. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan melakukan deteksi dini hipertensi melalui skrining tekanan darah, meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai bahaya hipertensi sebagai faktor risiko stroke, serta mengarahkan masyarakat yang berisiko untuk melakukan pemeriksaan lanjutan. Kegiatan dilaksanakan di Balai Desa Kalabentang pada tanggal 22 Agustus 2026 dan diikuti oleh 50 peserta usia dewasa dan lansia. Metode pelaksanaan meliputi pendaftaran dan pendataan peserta, skrining tekanan darah menggunakan tensimeter digital, penyuluhan kesehatan mengenai hipertensi dan pencegahan stroke, sesi diskusi dan tanya jawab, rujukan bagi peserta berisiko ke Puskesmas, serta evaluasi pengetahuan melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa dari 50 peserta, 80% memiliki tekanan darah di atas normal, dengan 52% di antaranya berada pada kategori hipertensi derajat 1 dan derajat 2. Sebanyak 76,9% peserta dengan hipertensi dirujuk ke Puskesmas untuk pemeriksaan lanjutan, sedangkan sisanya diberikan edukasi pemantauan mandiri. Hasil evaluasi pengetahuan menunjukkan peningkatan proporsi peserta berpengetahuan baik dari 26% pada pre-test menjadi 78% pada post-test. Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Kalabentang untuk rutin memeriksakan tekanan darah dan menerapkan pola hidup sehat sebagai upaya pencegahan stroke.