Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

THE RELATIONSHIP BETWEEN STRESS LEVELS AND THE QUALITY OF LIFE OF NURSES AT MITRA MEDIKA TANJUNG MULIA HOSPITAL MEDAN IN 2025 Afina Muharani Syaftriani; Maya Ardilla Siregar; Hizrah Hanim Lubis; Dedi; Siti Aisyah; Andika Herlina Marda Prawata
International Journal of Social Science, Educational, Economics, Agriculture Research and Technology (IJSET) Vol. 5 No. 1 (2025): DECEMBER
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/ijset.v5i1.1533

Abstract

Occupational stress is a common problem experienced by nurses due to high job demands, heavy workloads, and responsibility for patient safety. Poorly managed stress can negatively impact nurses' physical and psychological health, ultimately affecting their quality of life. Therefore, research is needed to determine the relationship between stress levels and the quality of life of nurses in hospitals. The purpose of this study was to determine the relationship between stress levels and the quality of life of nurses at Mitra Medika Tanjung Mulia Hospital, Medan, in 2025. This study used a quantitative design with a correlational approach and cross-sectional methods. The study population was all 175 nurses working at Mitra Medika Tanjung Mulia Hospital, Medan, with a sample size of 64 respondents determined using the Slovin formula and quota sampling techniques. Data collection was conducted using a stress questionnaire and the WHOQOL-BREF questionnaire to measure quality of life. Data analysis included univariate and bivariate analyzes using the chi-square test with a significance level of α = 0.05. The results showed that the majority of respondents experienced mild and moderate stress (31 respondents (48.4%), respectively), and the majority of nurses (40 respondents (62.5%) reported a good quality of life. Bivariate levels analysis revealed a significant relationship between stress and nurses' quality of life. Medika Tanjung Mulia Hospital, Medan.
Edukasi Deteksi Dini Stroke dengan Slogan “Segera Ke RS” untuk Pencegahan Stroke Pada Masyarakat di Padang Brahrang Langkat Maya Ardilla Siregar; Putri Purnama Sari; Hizrah Hanim Lubis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.86

Abstract

Gejala stroke dapat muncul secara mendadak, dan penanganan medis yang cepat dalam waktu "golden period" (3–4,5 jam pertama) sangat menentukan keberhasilan terapi dan mencegah kecacatan permanen. Deteksi dini dapat membantu masyarakat dalam penanganan terhadap serangan stroke. Deteksi dini dengan slogan Segera Ke RS, Se: Senyum tidak simetris (wajah mencong), Ge: Gerak separuh tubuh melemah, Ra: Rasa bicara pelo atau sulit bicara, Ke RS: Segera ke Rumah Sakit. Tujuan dari kegiatan PKM adalah meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya deteksi dini Stroke sebagai penanganan awal pada tanda stroke. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Padang Brahrang, dengan jumlah 62 orang. Kegiatan dilaksanakan dengan metode pemeriksaan tekanan darah dan edukasi kesehatan dengan menggunakan leaflet yang berisi defenisi stroke, penyebab stroke, deteksi stroke dengan slogan “segera ke RS” dan pencegahan stroke. Kegiatan dilaksanakan dengan baik dan meningkatkan pengetahuan peserta PKM.
Edukasi Pentingnya Pola Makan DASH pada Penderita Hipertensi : Education on the Importance of the DASH Diet for Hypertension Patients Hizrah Hanim Lubis; Maya Ardilla Siregar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 4 No 2 (2025): EDISI AGUSTUS
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v4i2.92

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit yang umum terjadi pada masyarakat, yang terkadang jarang untuk diperhatikan. Padahal tatalaksana utama dari hipetensi dalah pengontrolan tekanan darah untuk menekan terjadinya komplikasi. Salah satu cara pengontrolan hipertensi adalah dengan melakukan pola makan yang baik. Salah satunya adalah DASH. Tujuan pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan masyarakat desa Padang Cermin yang menderita hipertensi berjumlah 24 orang. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan pengabdian masyarakat ini adalah dengan melakukan pretest terlebih dahulu tentang pengetahuan masyarakat tentang pola makan hipertensi, kemudian memberikan sosialisasi melalui ceramah interaktif dan tanya jawab tentang pola makan DASH, dengan memberikan leaflet berisi materi edukasi pola makan pada penderita hipertensi, kemudian dilakukan kembali posttest kepada peserta tentang pengetahuan pola makan hipertensi. Hasil pengabdian kepada Masyarakat ini diperoleh peserta penyuluhan memahami tentang pola makan DASH pada penderita hipertensi dan mengikuti kegiatan dengan antusias dilihat dari respon peserta dalam menanggapi pemateri dan melakukan tanya jawab Kesimpulan : Kegiatan terlaksana dengan lancar dan baik, masyarakat mengikuti seluruh kegiatan dengan baik