Studi ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) agar lulusan memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja dan industri. Upaya tersebut berkaitan dengan optimalisasi fungsi manajemen sekolah yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian (POAC), khususnya dalam mendukung pemenuhan standar akreditasi. Sebagai SMK Pusat Keunggulan dengan status akreditasi A (Unggul), SMK Bhakti Loa Janan memiliki tanggung jawab untuk mengoptimalkan pemenuhan Standar Kompetensi Lulusan (SKL). Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi fungsi manajemen dalam pemenuhan SKL sebagai upaya meningkatkan mutu pendidikan sekaligus mendukung keberhasilan akreditasi sekolah. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara terhadap tiga informan yang terdiri atas Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat (Humas), serta didukung oleh observasi dan analisis dokumen. Data dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Keabsahan data diuji menggunakan kriteria kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi fungsi manajemen dilakukan secara sistematis melalui empat tahapan utama, yaitu perencanaan berdasarkan hasil analisis kebutuhan dan evaluasi pendidikan, pengorganisasian melalui pembentukan tim dan pembagian tugas yang jelas, pelaksanaan melalui penguatan proses pembelajaran dan penyediaan sarana pendukung, serta pengendalian melalui kegiatan supervisi dan evaluasi secara berkala.