Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Studi Analisis Perbandingan Laju Korosi Pada Permukaan Material Plat Aluminium 1100-0 Dengan Menggunakan Inhibitor Cat Epoxy Diton 9120 Primer Grey Dalam Larutan Air Laut K3Fe 9,0%, NaOH 4,76% Yuliana Simons; Fransye Joni Pasau; Muhammad Syarif; Yosua Lau Yalla; Dwi Yusprasetyo
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/nzwgxy77

Abstract

Masalah korosi merupakan suatu material yang prosesnya berjalan lambat. Berbagai faktor dapat mempengaruhi terjadinya korosi diantaranya lingkungan campuran logam dan lain-lain. Aluminium mudah dibentuk, bisa ditempa menjadi lembaran, ditarik menjadi kabel, dan diekstrusi menjadi batang dengan berbagai bentuk penampang. Inhibitor secara umum adalah zat kimia. Penggunaan tiga jenis larutan yang berbeda memberikan pengaruh yang signifikan terhadap laju korosi pada permukaan plat aluminium 1100-0. Larutan HCl menunjukkan tingkat korosivitas paling tinggi karena sifatnya sebagai asam kuat yang mampu melarutkan lapisan oksida pelindung aluminium, sehingga mempercepat terjadinya reaksi elektrokimia dan meningkatkan laju korosi secara signifikan. Penggunaan inhibitor berupa cat epoxy diperlukan sebagai pelindung permukaan aluminium 1100-O karena material ini rentan mengalami korosi ketika terpapar langsung oleh larutan yang bersifat asam, oksidatif, maupun basa. Cat epoxy berfungsi sebagai lapisan penghalang yang efektif untuk mencegah kontak langsung antara permukaan aluminium dan lingkungan korosif.
Perbandingan Korosi Pada Baja Karbon AISI 1018 Menggunakan Lapisan Cat Enamel Dan Cat Akrilik Dalam Larutan Nacl Dengan Konsentrasi 3,5% Yuliana Simons; Muhammad Khaithir Haidar; Ferdi Pratama; Mikhel Albert John
Journal of Applied Mechanical Engineering and Renewable Energy Vol 6 No 2 (2026)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52158/jamere.v6i2.1704

Abstract

Baja karbon rendah AISI 1018 banyak digunakan dalam berbagai aplikasi industri, namun memiliki kerentanan yang tinggi terhadap korosi, terutama pada lingkungan maritim yang mengandung ion klorida. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan ketahanan korosi pada baja karbon AISI 1018 yang dilapisi cat enamel dan cat akrilik, serta membandingkannya dengan spesimen tanpa lapisan (uncoated/raw material). Metode penelitian yang digunakan adalah uji perendaman (immersion test) dalam larutan Natrium Klorida (NaCl) dengan konsentrasi 3,5% selama variasi waktu 7, 14, 21, 28, dan 31 hari. Pengamatan visual secara makroskopis dilakukan untuk mengidentifikasi mekanisme degradasi dan perkembangan produk korosi pada permukaan spesimen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa spesimen tanpa lapisan mengalami korosi merata (uniform corrosion) sejak awal perendaman, membentuk lapisan oksida besi (Fe3O4) berwarna abu-abu gelap kehitaman yang tebal. Lapisan cat akrilik mengalami kegagalan fungsi proteksi yang signifikan dengan ditemukannya korosi bawah lapisan (underfilm corrosion) berupa produk karat (Fe2O3.H2O) berwarna oranye kecokelatan yang menutupi seluruh permukaan akibat tingginya porositas cat. Sebaliknya, cat enamel menunjukkan performa proteksi fisik paling optimal dengan mempertahankan integritas lapisan di area utama hingga hari ke-31, di mana degradasi hanya terjadi secara lokal di area tepi (edge corrosion). Dengan demikian, cat enamel lebih direkomendasikan sebagai lapisan pelindung baja AISI 1018 pada lingkungan kaya klorida dibandingkan cat akrilik.