Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Doa dan Ketundukan kepada Allah SWT dalam Perspektif Al-Qur’an: Telaah QS. Al-Baqarah Ayat 186 dan 200–202 Irpan Saputra Harahap; Edi Hermanto; M Hafiz; Tandi Cahyadi; Tiyo Nugraha
Jurnal Teologi Islam Vol. 2 No. 1 (2026): DESEMBER 2025 - MEI 2026
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/afd9ca84

Abstract

Prayer is a form of human devotion and submission to Allah SWT that encompasses theological, spiritual, psychological, and social dimensions. In the Qur’an, prayer is not merely understood as a request, but also as an act of worship that strengthens faith, nurtures reliance upon Allah (tawakkul), and shapes a Muslim’s character. This study aims to examine the meaning of prayer and submission to Allah SWT from the Qur’anic perspective, with particular focus on QS. Al-Baqarah verses 186 and 200–202. This research employs a qualitative approach using a library research method, with primary data sources consisting of the Qur’an, the Prophet’s hadith, classical and contemporary Qur’anic commentaries, as well as relevant scholarly literature. Data analysis is conducted through a descriptive-analytical method using a thematic tafsir (maudhu‘i) approach. The findings indicate that prayer functions as a means of strengthening faith and reliance on Allah, a medium of closeness (qurb) between servant and Creator, spiritual education, social cohesion, and guidance for maintaining balance between worldly life and the hereafter. In the context of contemporary Muslim life, prayer holds significant urgency as a spiritual foundation that fosters inner peace, optimism, and psychological resilience in facing the challenges of modern life.  
Metode Tafsir dalam Perspektif Ulumul Qur'an: Pendekatan Konseptual dalam Pemahaman Ayat-Ayat Al-Qur'an Irpan Saputra Harahap; Ali Akbar; Edi Hermanto; Mahmud Muda Hasibuan
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 2 (2025): April-Juni, Sosial Studies
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/vfag5v93

Abstract

Penelitian ini bertujuan merumuskan pendekatan konseptual tafsir Al-Qur’an yang berbasis pada struktur epistemologis Ulumul Qur’an. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui studi kepustakaan dan analisis konseptual-hermeneutik, penelitian ini mengkaji kitab-kitab Ulumul Qur’an klasik dan kontemporer serta karya tafsir utama guna mengevaluasi potensi integrasi antara disiplin Ulumul Qur’an dan metodologi tafsir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ilmu-ilmu seperti asbabun nuzul, makki-madani, qira’at, nasikh-mansukh, dan munasabah bukan sekadar perangkat bantu, tetapi dapat membentuk kerangka metodologis penafsiran yang sistematik dan relevan. Penelitian ini merumuskan lima tahap pendekatan konseptual: identifikasi konteks wahyu, pembacaan tematik-konseptual, integrasi munasabah antar ayat, verifikasi historis melalui nasikh-mansukh, dan relevansi sosial dalam konteks kekinian. Penerapan pendekatan ini pada QS. An-Nisa:58 dan QS. Al-Hujurat:13 membuktikan efektivitasnya dalam menyingkap nilai-nilai keadilan sosial dan kesetaraan manusia secara mendalam dan kontekstual. Penelitian ini menawarkan kontribusi baru dalam pengembangan model tafsir yang responsif terhadap dinamika masyarakat modern dan berakar pada tradisi keilmuan Islam.