Resthiningsih, Lilies
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Improving Law Student Ability on Legal Writing through Critical and Logical Thinking by IRAC Method Arifin, Ridwan; Alkadri, Riska; Sari, Dewi Puspa; Resthiningsih, Lilies; Holish, Amarru Muftie
Indonesian Journal of Advocacy and Legal Services Vol 1 No 1 (2019): Strengthening Community and Legal Sector in Indonesia
Publisher : Faculty of Law, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijals.v1i1.33706

Abstract

The lack of good stigma is attached to student activists, ranging from the unsatisfactory level of academic quality, graduating on time, not responsive and very reactive, hard and opposing views, to demonstrations that are colored by violence. The stigma is only in a few cases, not all activists face such conditions, but this stigma seems to have been far attached. The development of student activists today demands that activists must also have three literacy abilities: data literacy, humanitarian literacy, and technological literacy. However, based on the preliminary results of this activity, 90 percent of UNNES Law School student activists agreed that activists must have a critical attitude and critical writing skills, but only about 10 percent of activists who had taken it seriously (thought publications in various forms). This activity is aimed at developing the critical abilities of student activists through increased publications in various media. This activity also aims to establish a critical writing community for student activists and present a concrete forum for channeling ideas and solutions for student activists in writing that can be read by many people. This activity is carried out through a critical thinking approach in legal studies using the IRAC (Issue, Rule, Application, Conclusion) method which is commonly used in analyzing various cases in legal study thinking.
Improving Law Student Ability on Legal Writing through Critical and Logical Thinking by IRAC Method Arifin, Ridwan; Alkadri, Riska; Sari, Dewi Puspa; Resthiningsih, Lilies; Holish, Amarru Muftie
Indonesian Journal of Advocacy and Legal Services Vol. 1 No. 1 (2019): Strengthening Community and Legal Sector in Indonesia
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/ijals.v1i1.22799

Abstract

The lack of good stigma is attached to student activists, ranging from the unsatisfactory level of academic quality, graduating on time, not responsive and very reactive, hard and opposing views, to demonstrations that are colored by violence. The stigma is only in a few cases, not all activists face such conditions, but this stigma seems to have been far attached. The development of student activists today demands that activists must also have three literacy abilities: data literacy, humanitarian literacy, and technological literacy. However, based on the preliminary results of this activity, 90 percent of UNNES Law School student activists agreed that activists must have a critical attitude and critical writing skills, but only about 10 percent of activists who had taken it seriously (thought publications in various forms). This activity is aimed at developing the critical abilities of student activists through increased publications in various media. This activity also aims to establish a critical writing community for student activists and present a concrete forum for channeling ideas and solutions for student activists in writing that can be read by many people. This activity is carried out through a critical thinking approach in legal studies using the IRAC (Issue, Rule, Application, Conclusion) method which is commonly used in analyzing various cases in legal study thinking.
Model Pertanggungjawaban Pemerintah terhadap Perlindungan Pekerja Migran Indonesia di Negara China Sulistiyono, Tri; Herlambang, Pratama Herry; Wedhatami, Bayangsari; Resthiningsih, Lilies; Kusumaningtyas, Oktaverina; Prasetyowati, Noviandra; Afifah , Bayyinatun
Bookchapter Hukum dan Politik dalam Berbagai Perspektif Vol. 5 (2026)
Publisher : Bookchapter Hukum dan Politik dalam Berbagai Perspektif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan mengenai ketenagakerjaan bukan hanya terkait dengan sempitnya lapangan pekerjaan yang ada, namun juga terdapat permasalahan-permasalahan lain seperti permasalahan tenaga kerja migran Indonesia yang berada di luar negeri yang tentu membutuhkan penanganan intensif dari pihak yang bersangkutan dalam hal ini adalah pemerintah. Permasalahan mengenai Tenaga Kerja Indonesia ini disebabkan oleh banyak faktor, dimulai dari proses pemberangkatan, di mana seringkali Tenaga Kerja Indonesia yang berangkat ke luar negeri untuk bekerja menggunakan jasa penyalur tenaga kerja ilegal. Kemudian permasalahan ketika proses pemberangkatan tenaga kerja, di mana permasalahan ini meliputi jaminan akan hak dan penempatan serta kewajiban para Tenaga Kerja Indonesia. Permasalahan ini sering terjadi dan menjadi sorotan publik karena banyak Tenaga Kerja Indonesia yang pada dasarnya mereka melakukan tindakan-tindakan yang dilakukan untuk membela hak-haknya namun dianggap sebagai melanggar aturan yang ada. Penelitian ini berusaha mengkaji mengenai model pertanggungjawaban pemerintah terhadap perlindungan pekerja migran Indonesia di Negara China. Output yang diharapkan dari penelitian ini adalah penelitian ini dapat memberikan kontribusi positif dalam sistem perlindungan hukum terhadap pekerja migran Indonesia di Negara China yang berkesesuaian dengan keadilan secara harmonis serta dapat menciptakan rasa tentram dan aman kepada para pekerja migran Indonesia di Negara China. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan yuridis empiris yakni dengan melakukan analisa data primer yang berupa pencarian data dengan cara terjun langsung ke lapangan dan kemudian dilakukan analisis dengan bahan-bahan hukum terutama bahan hukum primer dan bahan hukum sekunder dengan memahami bahwa hukum merupakan seperangkat aturan yang mengatur mengenai kehidupan manusia. Penelitian dilakukan dengan penelitian lapangan ke lokasi yang penulis anggap relevan dengan masalah yang diangkat. Observasi data akan dilakukan dengan cara observasi data melalui studi lapangan sehubungan dengan pokok permasalahan yang dikaji. Data-data yang diperoleh melalui studi pustaka maupun studi lapangan, dibedah dan diproses menggunakan berbagai teori dan asas-asas hingga menghasilkan hipotesa yang akan baik, relevan, adil dan setara. Kemudian diadakan studi pustaka mengenai obyek kajian yang dibahas yaitu model pertanggungjawaban pemerintah terhadap perlindungan pekerja migran Indonesia di Negara China. Pendekatan ini diharapkan menunjang validitas dari hasil penelitian sebagai keluaran yang bermanfaat.