Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Masker Medika

HUBUNGAN LUAS VENTILASI RUMAH TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEMBINA PALEMBANG Maftukhah, Nur Afni
Masker Medika Vol 6 No 1 (2018): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan suatu jenis penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kondisi fisik rumah dengan kejadian Tuberkulosis Paru di wilayah kerja Puskesmas Pembina Palembang. Jenis penelitian ini adalah menggunakan desain Case-Control. Sampel kasus penelitian ini ialah penderita Tuberkulosis Paru dan sebagai kontrol yaitu Non Penderita Tuberkulosis Paru. Sampel penelitian ini sebanyak 141, terdiri dari 47 kasus dan 94 kontrol. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi square untuk mengetahui deskripsi dan hubungan faktor risiko dengan kejadian Tuberkulosis Paru. Hasil analisis terbukti kejadian Tuberkulosis Paru dan luas ventilasi (P-Value 0.000 ; OR 37.97 ; 95% CI 12.77-112.9). Disarankan perlu dilakukan upaya peningkatan penjaringan terhadap penderita Tuberkulosis Paru, peningkatan perbaikan kondisi lingkungan rumah dengan lebih memperhatikan aspek sanitasi rumah sehat pada saat membangun rumah dan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN ANGKA KEJADIAN PYTIRIASIS VERSICOLOR PADA SANTRI TSANAWIYAH DI PONDOK PESANTREN AL-ITTIFAQIAH INDRALAYA Maftukhah, Nur Afni; Sari, Ratna
Masker Medika Vol 4 No 2 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pytiriasis versicolor adalah infeksi jamur yang menyebabkan timbulnya bercak - bercak putih sampai coklat muda yang disebabkan oleh jamur Pytirosporum orbiculare Penyakit ini terutama terdapat pada orang dewasa muda, dan disebabkan oleh ragi Malassezia, yang merupakan komensal kulit normal pada folikel pilosebaseus. Ini merupakan kelainan yang biasa didapatkan di daerah beriklim sedang, bahkan lebih sering lagi terdapat di daerah beriklim tropis.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan Personal Hygiene dengan Angka Kejadian Pytiriasis versicolor pada Santri Tsanawiyah di Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya.Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Alkohol dan Reagen KOH 10% serta sampel menggunakan sampel kerokan kulit. Desain penelitian yang digunkan dalam penelitian ini Deskriptif Analitik dengan pendekatan Scross secsional, yaitu dengan cara pengumpulan data sekaligus dalam satu waktu dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene dengan Angka Kejadian Pytiriasis versicolor pada Santri Tsanawiyah di Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya. Hasil penelitian menunjukkan dari 30 responden terdapat 18 responden yang positif kejadian Pytiriasis versicolor dan 12 responden negatif Kejadian Pytiriasis versicolor. diperoleh nilai P value = 0.660 maka tidak ada hubungan antara Personal hygiene dengan kejadian Pytiriasis versicolor karena P value > dari 0.05. Hasil analisa data menunjukkan OR = 1.667, artinya personal hygiene memiliki peluang 1.667 kali untuk menyebabkan penyakit Pytiriasis versicolor. Dengan nilai Confidence Interval (CI95%) antara 0.275 – 10.094.Kesimpulan dari penelitian ini tidak ada hubungan antara Personal hygiene dengan kejadian Pytiriasis versicolor Hal ini dapat disebabkan oleh kondisi kamar hunian asrama seperti ventilasi, kelembaban kamar, pencahyaan kamar dan kepadatan penghuni
HUBUNGAN PERILAKU MASYARAKAT, JARAK PEMUKIMAN DAN KEPADATAN LALAT DENGAN KEJADIAN DIARE PADA PEMUKIMAN SEKITAR PETERNAKAN AYAM DI KECAMATAN RAMBANG MUARA ENIM Jannah, Miftahul; Afni Maftukhah, Nur Afni
Masker Medika Vol 6 No 2 (2018): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belalang: Diare adalah suatu keadaan pengeluaran tinja yang tidak normal atau tidak seperti biasanya atau buang air besar lebih dari tiga kali sehari, baik disertai lendir dan darah maupun tidak. Diare menyerang pada seluruh kelompok usia, baik balita, anak-anak dan orang dewasa. Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui hubungan pengetahuan masyarakat, perilaku masyarakat, jarak pemukiman dan kepadatan lalat dengan kejadian diare pada pemukiman sekitar peternakan ayam di Kecamatan Rambang Muara Enim. Metode Penelitian: survei analitik dengan menggunakan pendekatan case control. Penelitian dilaksanakan di pemukiman sekitar peternakan ayam di Kecamatan Rambang Muara Enim pada bulan Juni 2018. Sampel penelitian ini berjumlah 54 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan pengukuran kepadatan lalat menggunakan fly grill. Uji yang digunakan yaitu uji chi square dengan nilai α=0,05. Hasil Penelitian: uji statistik yang didapat yaitu (p value (0,100) > 0,05) yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan responden dengan kejadian diare, perilaku responden (p value (1,000) > 0,05) tidak ada hubungan antara perilaku responden dengan kejadian diare. Sedangkan untuk jarak pemukiman ke peternakan didapat p value (0,002) < 0,05 yang berarti bahwa ada hubungan antara jarak pemukiman ke peternakan dengan kejadian diare. Dan kepadatan lalat p value (0,000) < 0,05 yang menunjukkan bahwa ada hubungan kepadatan lalat dengan kejadian diare. Saran: senantiasa untuk selalu menjaga kebersihan rumah maupun kebersihan dilingkungan agar terhindar dari penularan penyakit. Background Diarrhea is a condition of spending stool is not normal or not like usual or more than three time a day. Either with mucus, blood or not. Diarrhea can attack of all ages, like baby, children and adults. Research purpose is to aimed knowing of the relationship knowledge society, community behavior, the distance of settlement and density of slies with the incidence around the chicken farm in Rambang Muara Enim. This research is an analytic survey using case control approach, on Juny 2018. Sample size are 54 respondent. Research methods The data collected using questionnaries and flies density measurements using fly grill, and test used is test of chi square with density score α = 0,05. test result obtained is (P Value = 0,100 > 0,05) to show of is not relationship between knowledge of respondents and the accidence of diarrhea, respondent behavior (P Value = 1,000 > 0,05) there is no relation between respondent behavior with incidence of diarrhea. eventhought for the distance of settlements to the chickrn farm is P Value = 0,002 < 0,05 it’s mean that there is relationship between the distance of settlement to the farm and accidence of diarrhea, and density of flies P Value = 0,000 < 0,05 to show that there is relationship between fly density and accidence of diarrhea. It is recommended always to always keep the cleanliness of the house and cleanliness in the environment to avoid transmission of disease
HUBUNGAN LUAS VENTILASI RUMAH TERHADAP KEJADIAN PENYAKIT TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PEMBINA PALEMBANG Nur Afni Maftukhah
Masker Medika Vol 6 No 1 (2018): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tuberkulosis paru merupakan suatu jenis penyakit menular yang disebabkan oleh bakteri Mycobacterium Tuberkulosis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kondisi fisik rumah dengan kejadian Tuberkulosis Paru di wilayah kerja Puskesmas Pembina Palembang. Jenis penelitian ini adalah menggunakan desain Case-Control. Sampel kasus penelitian ini ialah penderita Tuberkulosis Paru dan sebagai kontrol yaitu Non Penderita Tuberkulosis Paru. Sampel penelitian ini sebanyak 141, terdiri dari 47 kasus dan 94 kontrol. Analisis data dilakukan dengan menggunakan uji chi square untuk mengetahui deskripsi dan hubungan faktor risiko dengan kejadian Tuberkulosis Paru. Hasil analisis terbukti kejadian Tuberkulosis Paru dan luas ventilasi (P-Value 0.000 ; OR 37.97 ; 95% CI 12.77-112.9). Disarankan perlu dilakukan upaya peningkatan penjaringan terhadap penderita Tuberkulosis Paru, peningkatan perbaikan kondisi lingkungan rumah dengan lebih memperhatikan aspek sanitasi rumah sehat pada saat membangun rumah dan meningkatkan perilaku hidup bersih dan sehat
HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE DENGAN ANGKA KEJADIAN PYTIRIASIS VERSICOLOR PADA SANTRI TSANAWIYAH DI PONDOK PESANTREN AL-ITTIFAQIAH INDRALAYA Nur Afni Maftukhah; Ratna Sari
Masker Medika Vol 4 No 2 (2016): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pytiriasis versicolor adalah infeksi jamur yang menyebabkan timbulnya bercak - bercak putih sampai coklat muda yang disebabkan oleh jamur Pytirosporum orbiculare Penyakit ini terutama terdapat pada orang dewasa muda, dan disebabkan oleh ragi Malassezia, yang merupakan komensal kulit normal pada folikel pilosebaseus. Ini merupakan kelainan yang biasa didapatkan di daerah beriklim sedang, bahkan lebih sering lagi terdapat di daerah beriklim tropis.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui hubungan Personal Hygiene dengan Angka Kejadian Pytiriasis versicolor pada Santri Tsanawiyah di Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya.Bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Alkohol dan Reagen KOH 10% serta sampel menggunakan sampel kerokan kulit. Desain penelitian yang digunkan dalam penelitian ini Deskriptif Analitik dengan pendekatan Scross secsional, yaitu dengan cara pengumpulan data sekaligus dalam satu waktu dengan tujuan untuk mengetahui hubungan antara personal hygiene dengan Angka Kejadian Pytiriasis versicolor pada Santri Tsanawiyah di Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah Indralaya. Hasil penelitian menunjukkan dari 30 responden terdapat 18 responden yang positif kejadian Pytiriasis versicolor dan 12 responden negatif Kejadian Pytiriasis versicolor. diperoleh nilai P value = 0.660 maka tidak ada hubungan antara Personal hygiene dengan kejadian Pytiriasis versicolor karena P value > dari 0.05. Hasil analisa data menunjukkan OR = 1.667, artinya personal hygiene memiliki peluang 1.667 kali untuk menyebabkan penyakit Pytiriasis versicolor. Dengan nilai Confidence Interval (CI95%) antara 0.275 – 10.094.Kesimpulan dari penelitian ini tidak ada hubungan antara Personal hygiene dengan kejadian Pytiriasis versicolor Hal ini dapat disebabkan oleh kondisi kamar hunian asrama seperti ventilasi, kelembaban kamar, pencahyaan kamar dan kepadatan penghuni
HUBUNGAN PERILAKU MASYARAKAT, JARAK PEMUKIMAN DAN KEPADATAN LALAT DENGAN KEJADIAN DIARE PADA PEMUKIMAN SEKITAR PETERNAKAN AYAM DI KECAMATAN RAMBANG MUARA ENIM Miftahul Jannah; Nur Afni Afni Maftukhah
Masker Medika Vol 6 No 2 (2018): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar Belalang: Diare adalah suatu keadaan pengeluaran tinja yang tidak normal atau tidak seperti biasanya atau buang air besar lebih dari tiga kali sehari, baik disertai lendir dan darah maupun tidak. Diare menyerang pada seluruh kelompok usia, baik balita, anak-anak dan orang dewasa. Penelitian ini bertujuan: untuk mengetahui hubungan pengetahuan masyarakat, perilaku masyarakat, jarak pemukiman dan kepadatan lalat dengan kejadian diare pada pemukiman sekitar peternakan ayam di Kecamatan Rambang Muara Enim. Metode Penelitian: survei analitik dengan menggunakan pendekatan case control. Penelitian dilaksanakan di pemukiman sekitar peternakan ayam di Kecamatan Rambang Muara Enim pada bulan Juni 2018. Sampel penelitian ini berjumlah 54 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan pengukuran kepadatan lalat menggunakan fly grill. Uji yang digunakan yaitu uji chi square dengan nilai α=0,05. Hasil Penelitian: uji statistik yang didapat yaitu (p value (0,100) > 0,05) yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan antara pengetahuan responden dengan kejadian diare, perilaku responden (p value (1,000) > 0,05) tidak ada hubungan antara perilaku responden dengan kejadian diare. Sedangkan untuk jarak pemukiman ke peternakan didapat p value (0,002) < 0,05 yang berarti bahwa ada hubungan antara jarak pemukiman ke peternakan dengan kejadian diare. Dan kepadatan lalat p value (0,000) < 0,05 yang menunjukkan bahwa ada hubungan kepadatan lalat dengan kejadian diare. Saran: senantiasa untuk selalu menjaga kebersihan rumah maupun kebersihan dilingkungan agar terhindar dari penularan penyakit. Background Diarrhea is a condition of spending stool is not normal or not like usual or more than three time a day. Either with mucus, blood or not. Diarrhea can attack of all ages, like baby, children and adults. Research purpose is to aimed knowing of the relationship knowledge society, community behavior, the distance of settlement and density of slies with the incidence around the chicken farm in Rambang Muara Enim. This research is an analytic survey using case control approach, on Juny 2018. Sample size are 54 respondent. Research methods The data collected using questionnaries and flies density measurements using fly grill, and test used is test of chi square with density score α = 0,05. test result obtained is (P Value = 0,100 > 0,05) to show of is not relationship between knowledge of respondents and the accidence of diarrhea, respondent behavior (P Value = 1,000 > 0,05) there is no relation between respondent behavior with incidence of diarrhea. eventhought for the distance of settlements to the chickrn farm is P Value = 0,002 < 0,05 it’s mean that there is relationship between the distance of settlement to the farm and accidence of diarrhea, and density of flies P Value = 0,000 < 0,05 to show that there is relationship between fly density and accidence of diarrhea. It is recommended always to always keep the cleanliness of the house and cleanliness in the environment to avoid transmission of disease
Publish Penelitian PENGARUH MEDIA POSTER DAN LEAFLET TERHADAP PENINGKATAN PERILAKU PEGAWAI HOME INDUSTRI DALAM PENGGUNAAN MINYAK GORENG Nur Afni Maftukhah
Masker Medika Vol 11 No 1 (2023): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v11i1.546

Abstract

Introduction : Community behavior in using cooking oil is generally done many times using the Deep Frying method, namely by immersing all food ingredients in hot oil, the process of heating the oil at a certain temperature, When it is used for frying it will break some of the double bonds (Unsaturated) to become single bonds (Unsaturated). ). Cooking oil used more than three times will experience oxidation which tends to trigger degenerative diseases. Objective : To see the effect of posters and leaflets on the behavior of home industry employees in using cooking oil. Method : This research is quasi-experimental with a pretest-posttest design. This study used a sample of Home Industry Employees consisting of three groups, namely the Media Leaflet Intervention group, the Media Poster Intervention group and the control group, each of which consisted of 18 people. Data collection used a questionnaire and observation and data analysis used the Wilcoxon test. Results : The results of the study proved that the intervention using poster media and leaflet media was effective in increasing the behavior of housewives in the subsequent use of cooking oil with a mean difference value of knowledge leaflet of 6.06, an attitude of 5.95, an action of 6.67 and a mean difference value of knowledge poster of 4.56, attitude of 7.39 and action of 4.39. Discussion : Media influence Posters and Leaflet media are very effective in increasing the behavior of Home Industry employees in using cooking oil.
Hygiene Sanitasi Penjamah Makanan pada Industri Rumah Tangga (IRT) Kerupuk di Kelurahan Silaberanti Plaju Nur Afni Maftukhah
Masker Medika Vol 11 No 2 (2023): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v11i2.578

Abstract

Introduction : In general, when using cooking oil, there are still many people who use cooking oil repeatedly. The process of heating oil at a certain temperature, when used for frying will break some of the double bonds (unsaturated) into single bonds (saturated). Cooking oil used more than three times will experience oxidation which tends to trigger degenerative diseases. Objective : To see the effect of posters and leaflets on the behavior of home industry employees in using cooking oil. Method : This research is quasi-experimental with a pretest-posttest design. This study used a sample of Home Industry Employees consisting of three groups, namely the Media Leaflet Intervention group, the Media Poster Intervention group and the control group, each of which consisted of 18 people. Data collection used a questionnaire and observation and data analysis used the Wilcoxon test. Results : The results of the study proved that the intervention using poster media and leaflet media was effective in increasing the behavior of housewives in the subsequent use of cooking oil with a mean difference value of knowledge leaflet of 6.06, an attitude of 5.95, an action of 6.67 and a mean difference value of knowledge poster of 4.56, attitude of 7.39 and action of 4.39. Discussion : Media influence Posters and Leaflet media are very effective in increasing the behavior of Home Industry employees in using cooking oil.
ANALISIS PENGARUH PAJANAN KEBISINGAN TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA KARYAWAN DI PT. KIRANA MUSI PERSADA Nur Afni Maftukhah
Masker Medika Vol 12 No 2 (2024): Masker Medika
Publisher : IKesT Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52523/maskermedika.v12i2.680

Abstract

Labor is an important factor for a company, one of the parameters that can be used to assess the quality of labor is work productivity. Work productivity aims to see the extent to which the workforce can provide optimal contributions in efforts to achieve company goals. In order for a company's productivity to increase, the company must try various ways, one of which is by creating comfortable, safe and peaceful working conditions for employees who work in the company. One of the health factors in the industrial work environment is noise. Objective : To determine the relationship between the influence of noise exposure on employee work productivity at PT. Kirana Musi Persada. Method : Quantitative research uses the Observational Analytical method with a Cross Sectional approach. Noise data samples were taken at 8 points using a sound level meter, while 119 employee productivity data samples were taken using a questionnaire. Results : The results of research using Chi-square obtained a p value = 0.013 or p-value < 0.05 which shows there is a relationship between noise intensity and employee work productivity and a p value = 0.431 or p-value > 0.05 which shows there is no relationship between length of service and productivity employee work to get value. Suggesstion : Reducing sources of sound from production machines and heavy equipment by carrying out repair maintenance on machines that experience malfunctions, equipping machines with sound dampening devices so that they do not exceed the threshold value, Providing outreach, seminars and training to employees about the dangers of noise and its control. Discussion : The threshold value (NAB) for physical factors and chemical factors in the workplace environment, especially noise exposure in the workplace, is 85 dBA for exposure 8 hours a day or 40 hours a week.