Muhammad Hakiem Sedo Putra
<div>Institut Teknologi Sumatera</div>

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hidrologi Forensik terhadap Peristiwa Banjir Ekstrem di Sub DAS Way Pisang, Kabupaten Way Kanan Muhammad Hakiem Sedo Putra; Zainal Alim; M. Ridho Ulya
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 7 No. 1 (2026): CIVENG VOLUME 7 NO.1 JANUARI 2026
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/civeng.v7i1.27375

Abstract

Hidrologi forensik merupakan pendekatan ilmiah untuk mengungkap penyebab, kronologi, dan dampak dari peristiwa hidrologi ekstrem, seperti banjir besar, yang sering menimbulkan kerusakan infrastruktur dan kerugian sosial ekonomi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peristiwa banjir ekstrem yang terjadi di Sub DAS Way Pisang, Kabupaten Way Kanan, dengan menggunakan pendekatan forensik berbasis data hujan, data debit sungai, dokumentasi lapangan, dan wawancara masyarakat. Analisis dilakukan untuk merekonstruksi waktu puncak banjir, menganalisis kecepatan dan volume aliran, serta mengaitkannya dengan kerusakan infrastruktur yang terjadi, khususnya jembatan dan tanggul sungai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian banjir disebabkan oleh hujan ekstrem dengan intensitas >150 mm/hari yang terjadi secara berturut-turut, ditambah dengan buruknya sistem drainase dan hilangnya vegetasi bantaran. Pendekatan hidrologi forensik terbukti dapat memberikan gambaran menyeluruh atas rangkaian peristiwa dan memperkuat dasar ilmiah untuk perencanaan mitigasi bencana ke depan.
Analisis Hidrologi Forensik Perubahan Respon Aliran Akibat Urbanisasi Pada Daerah Aliran Sungai Skala Kecil Muhammad Hakiem Sedo Putra; Muhammad Syallaby; Kemas Ahmad Kurniawan; Untung Trimo Laksono
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 7 No. 2 (2026): CIVENG VOLUME 7 NO.2 JULI 2026
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/civeng.v7i2.30026

Abstract

Perubahan tata guna lahan akibat urbanisasi terbukti mempengaruhi respon hidrologi daerah aliran sungai (DAS), khususnya pada wilayah peralihan urban–rural. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan merekonstruksi perubahan karakteristik limpasan menggunakan pendekatan hidrologi forensik. Studi dilakukan pada DAS skala kecil dengan membandingkan data curah hujan, debit puncak, waktu menuju puncak banjir, dan koefisien limpasan sebelum dan sesudah periode urbanisasi. Metode yang digunakan meliputi analisis hujan-aliran, pemisahan baseflow, serta evaluasi perubahan parameter hidrologi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan debit puncak sebesar 35–48% dan penurunan waktu menuju puncak banjir hingga 40% pada wilayah yang mengalami peningkatan luas permukaan kedap air. Temuan ini mengindikasikan bahwa perubahan hidrologi tidak semata-mata dipicu oleh intensitas hujan, tetapi sangat dipengaruhi oleh transformasi tata guna lahan. Pendekatan hidrologi forensik terbukti efektif dalam mengungkap penyebab kejadian banjir perkotaan yang berulang pada wilayah urban–rural.