Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Efektivitas dan Efisiensi Pengelolaan Dana Desa Dalam Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat (Studi Kasus: Desa Dewa Djara Kabupaten Sumba Tengah Rambu Sedu Oyi; Sodik Sodik; Endah Puspitosarie
Jurnal Akuntansi Keuangan dan Bisnis Vol. 3 No. 3 (2025): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jakbs.v3i3.3443

Abstract

Village Fund management holds a strategic role in supporting rural development and improving community welfare; however, in many areas, including Dewa Djara Village, Central Sumba, its effectiveness and efficiency remain a challenge. This study aims to answer the main question of how far the Village Fund is managed effectively and efficiently and how it impacts community welfare. Using a descriptive qualitative design combined with financial ratio analysis, data were collected through documentation of the Village Budget (APBDes) and interviews with village officials and residents. The findings reveal that Village Fund management in Dewa Djara Village is still ineffective due to the low achievement of development goals, while its efficiency is considered pseudo as it mainly results from low budget absorption rather than actual savings. The main obstacles include delayed disbursement, limited human resource capacity, lack of transparency, and low community participation. These results highlight the need for accountable, transparent, and participatory financial governance to ensure the Village Fund truly contributes to community welfare. This research recommends strengthening the capacity of village officials, implementing stricter oversight mechanisms, and encouraging broader community involvement, while also providing a basis for future studies on more sustainable village financial management strategies.
PENGARUH KOMITMEN ORGANISASI, QUALITY OF NURSING WORK LIFE (QNWL), PENDIDIKAN DAN MASA KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT INSTALASI RAWAT INAP RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH SUKOHARJO DENGAN ORGANIZATIONAL CITIZENSHIP BEHAVIOR (OCB) SEBAGAI MEDIATOR Resita Lukitawati; Sodik Sodik; Asih Tri Rachmi Nuswantari
Jesya Vol 9 No 1 (2026): Artikel Riset Januari 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i1.2562

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh komitmen organisasi, Quality of Nursing Work Life (QNWL), pendidikan dan masa kerja terhadap kinerja perawat Instalasi Rawat Inap di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sukoharjo dengan mediasi Organizational Citizenship Behavior (OCB). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat perputaran tenaga kerja terutama perawat akibat beban yang tinggi di pelayanan. Penelitian ini merupakan penelitian cross-sectional yang dilakukan di RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo pada bulan November hingga Desember 2025. Sampel terdiri dari 49 perawat rawat inap yang dipilih dengan metode Total sampling. Variabel independen pada penelitian ini adalah Quality of Nursing Work Life (QNWL), Komitmen organisasi, Pendidikan, Masa Kerja, Organizational Citizenship Behavior (OCB). Variabel dependen adalah kinerja perawat. Pengumpulan data dilakukan dengan kuesioner. Data analisis menggunakan analisis jalur. Hasil pada penelitian ini dapat disimpulkan bahwa kinerja perawat rawat inap di RS PKU Muhammadiyah Sukoharjo dipengaruhi secara langsung oleh masa kerja, komitmen organisasi, Organizational Citizenship Behavior (OCB). Kinerja perawat melalui Organizational Citizenship Behavior (OCB) secara tidak langsung dipengaruhi oleh Quality Of Nursing Work Life (QNWL), komitmen organisasi, dan pendidikan.
Analisis Integratif Soft Skill dan Hard Skill terhadap Work Readiness melalui Knowledge Management Aldy Febryawan; Adya Hermawati; Sodik Sodik
Jesya Vol 9 No 1 (2026): Artikel Riset Januari 2026
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Al-Washliyah Sibolga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36778/jesya.v9i1.2563

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran dari soft skill dan hard skill terhadap work readiness dengan dimediasi knowledge management. Penelitian ini dilakukan terhadap Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Widya Gama Malang dengan jumlah responden sebanyak 104 mahasiswa dan data diproses melalui software Smart Partial Least Square (PLS). Hasil analisis data yang telah dilakukan dapat disimpulkan bahwa: (1) soft skill terbukti secara secara nyata mampu meningkatkan efektivitas dalam mengelola, berbagi, dan menyerap informasi. (2) keterampilan teknis (hard skill) merupakan faktor pendorong yang paling kuat dalam membentuk kapasitas mahasiwa untuk mengoranisir pengetahuan secara sistematis. (3) soft skill belum cukup kuat untuk secara otomatis menjamin kesiapan mahasiswa dalam menghadapi tantangan profesional didunia kerja. (4) Tingkat kesiapan mahasiwa untuk terjun ke industri atau dunia kerja sangat ditentukan oleh seberapa dalam mereka menguasai keahlian teknis. (5) kemampuan mahasiswa dalam memproses informasi menjadi pengetahuan yang aplikastif terbukti menjadi modal penting yang mempercepat kesiapan kerja. (6) sistem manajemen pengetahuan yang ada saat ini belum mampu menjembatani atau mengubah kecakapan sosial mahasiswa menjadi sebuah standar kesiapan kerja yang diakui oleh industri. (7) Mahasiswa akan memiliki kesiapan kerja yang jauh lebih matang apabila keahlian teknis yang mereka miliki dikelola dan diinternalisasi melalu proses pembelajaran dan berbagai pengetahuan yang terstruktur.