p-Index From 2021 - 2026
0.562
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Prosidia Widya Saintek
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

STRATEGI PENGUATAN STRUKTUR EKONOMI NASIONAL MENUJU INDONESIA EMAS 2045 BERBASIS SEKTOR UNGGULAN DAN KEWIRAUSAHAAN: PENDEKATAN INPUT-OUTPUT NASIONAL 2020 Darmadji Darmadji
Prosidia Widya Saintek Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Visi Indonesia Emas 2045 menuntut transformasi struktur ekonomi nasional yang berkelanjutan, inklusif, dan berdaya saing. Penguatan struktur ekonomi tidak hanya bertumpu pada sektor berskala besar, tetapi juga pada sektor unggulan yang memiliki keterkaitan antarsektor kuat, efek penyebaran luas, serta kemampuan menciptakan nilai tambah dan pendapatan. Penelitian ini menganalisis strategi penguatan struktur ekonomi nasional menuju Indonesia Emas 2045 berbasis sektor unggulan dan kewirausahaan menggunakan Tabel Input–Output Nasional Indonesia Tahun 2020 dengan klasifikasi 185 sektor. Analisis mencakup keterkaitan langsung ke depan dan ke belakang, indeks daya penyebaran, derajat kepekaan, serta kontribusi sektor terhadap output total, surplus usaha, dan upah tenaga kerja. Untuk mendukung perumusan kebijakan, hasil disajikan sebagai sepuluh sektor tertinggi pada setiap indikator. Temuan menunjukkan sektor jasa strategis—perdagangan, listrik, transportasi, dan jasa keuangan—memiliki peran kunci dalam struktur ekonomi nasional, ditandai oleh tingginya keterkaitan sektoral, daya sebar, serta kontribusi terhadap output dan pendapatan. Hasil ini menegaskan kewirausahaan sebagai mekanisme penghubung yang mentransformasikan keunggulan struktural sektor unggulan menjadi aktivitas produktif, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan pendapatan. Karena itu, strategi menuju Indonesia Emas 2045 perlu menekankan pengembangan ekosistem kewirausahaan yang terintegrasi dengan sektor unggulan berdasarkan hasil analisis Input–Output.
STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI CABAI MELALUI IRIGASI PERMUKAAN BAWAH TANAH DI DESA SENGGRENG KABUPATEN MALANG Darmadji Darmadji; Totok Suharjanto; Deris Trian Rahmandhias; Hanifatus Sahro
Prosidia Widya Saintek Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usahatani cabai merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh ketersediaan air yang memadai sepanjang fase pertumbuhan tanaman. Di Desa Senggreng, Kabupaten Malang, petani cabai menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan irigasi, terutama tingginya kehilangan air akibat penguapan permukaan, distribusi air yang kurang merata, serta meningkatnya biaya penyiraman. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan produktivitas tanaman dan berdampak pada penurunan pendapatan petani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman petani mengenai teknologi irigasi permukaan bawah tanah (subsurface irrigation) sebagai salah satu alternatif strategi peningkatan efisiensi penggunaan air dan pendapatan usahatani cabai. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 24 Juli 2026 di Balai Desa Senggreng, Kabupaten Malang, dengan melibatkan 20 petani cabai serta dihadiri oleh Kepala Desa beserta perangkat desa. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, penyampaian materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi terhadap materi yang disampaikan. Petani memperoleh pemahaman baru mengenai prinsip kerja irigasi permukaan bawah tanah, manfaat efisiensi penggunaan air, pengurangan kehilangan air melalui evaporasi, serta potensi peningkatan produktivitas tanaman. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong adopsi teknologi irigasi yang lebih efisien guna mendukung keberlanjutan usaha tani cabai dan peningkatan kesejahteraan petani.
ANALISIS EFEKTIVITAS PENGGUNAAN TEKNOLOGI UNTUK PENINGKATAN PRODUKSI BAWANG MERAH (STUDI KASUS DI DESA RANDUPITU PROBOLINGGO) Evi Nurifah Julitasari; Budi Mulyono; Darmadji Darmadji; Kiyono Kiyono
Prosidia Widya Saintek Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui perbedaan penggunaan teknologi (Kelambu dan Lampu LED) terhadap peningkatan produksi bawang merah di Desa Randupitu, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo. Jumlah sampel sebanyak  60 responden, masing masing 30 petani menggunakan Kelambu dan 30 sampel menggunakan  Lampu LED. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dengan metode analisis data kuantitatif. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara produksi penggunaan metode kelambu dan lampu LED. Perdapatan petani dengan metode kelambu sebesar Rp. 317,795,238.10/ha, biaya produksi sebesar Rp. 46,345,825.40/ha, keuntungan rata - rata Rp. 237,638,888.89/ha, Biaya Produksi metode kelambu memiliki nilai rata - rata yang lebih kecil dibandingkan metode LED dengan rata - rata Rp. 64,290,891.05/ha. Keuntungan metode Kelambu  lebih besar dibandingkan metode LED dengan rata - rata Rp. 91,558,333.33/ha. Rasio Keuntungan metode Kelambu memiliki nilai rata - rata sebesar 5.2 lebih besar dibandingkan nilai rata - rata metode LED yaitu 4.9. Teknologi yang disarankan adalah menggunakan kelambu daripada lampu LED.