Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KERAGAAN AGROINDUSTRI BERBASIS TANAMAN PANGAN DAN HORTIKULTURA DI KABUPATEN BLITAR Rita Hanafie; Hanifatus Sahro
Prosidia Widya Saintek Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Karakteristik produk pertanian yang antara lain bersifat bulky atau mudah rusak, menuntut pelaku usaha budidaya untuk berinovasi agar tidak menanggung rugi atas produk yang dihasilkan manakala tidak segera terjual dalam kondisi segar. Agroindustri merupakan alternatif yang dapat dipilih. Disamping mengatasi masalah bulky, agroindustri dipercaya dapat memberikan nilai tambah kepada produk pertanian, khususnya tanaman pangan dan hortikultura, meningkatkan pendapatan petani, memperluas lapangan kerja dan meningkatan kesejahteraan petani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan tambahan wawasan kepada para pelaku usaha budidaya tanaman pangan dan hortikultura di Kabupaten Blitar akan pentingnya diversifikasi vertikal terhadap produk usahataninya melalui kegiatan pascapanen dalam bentuk usaha agroindustri. Metode kegiatan dilakukan melalui penyuluhan dan Focus Group Discussion (FGD) kepada para pelaku usaha budidaya maupun pelaku agroindustri berbahan baku tanaman pangan dan hortikultura, serta beberapa dinas terkait. Hasil kegiatan salah satunya adalah peta keragaan beberapa agroindustri berbahan baku tanaman pangan dan hortikultura dan diharapkan para pelaku usaha mendapatkan tambahan wawasan tentang pentingnya agroindustri dan terbentuknya kelompok dan atau paguyuban sesuai dengan klaster usaha masing-masing.
Implementation of The Analytical Hierarchy Process (AHP) Algorithm to Support Decision Making For Determining Superior Orange Comodities Orange in Selorejo Village Yuni Agung Nugroho; Hanifatus Sahro; Rangga Pahlevi Putra; Hasbibullah
Journal of Information Technology application in Education, Economy, Health and Agriculture Vol. 3 No. 2 (2026): Vol. 3 No. 2 (2026): June
Publisher : Lumina Infinity Academy Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to explore the selection of orange varieties as the primary crop for farmers in Selorejo Village, Sengkaling, Malang Regency. Oranges have high economic value and are important for meeting the community’s nutritional needs; however, selecting the right variety must take into account factors such as cultivation expertise, environmental influences, and income potential.The research question posed is: “Which orange variety is most suitable to be the primary crop in Selorejo Village?” The study employs the Analytical Hierarchy Process (AHP), enabling a systematic analysis of criteria and alternatives. The research findings are expected to provide new insights into the selection of optimal orange varieties and to integrate environmental and economic factors that are often overlooked. Data analysis using AHP includes initial data collection, applying AHP to define criteria and alternatives, determining the priority of criteria and alternatives, and ensuring consistency in the analysis. Focusing on Selorejo Village, this study aims to make a tangible contribution to strategies for more sustainable orange cultivation and to improve farmers’ welfare. The results of the study indicate that income criteria are the primary factor in selecting orange varieties for farming in Selorejo Village, followed by cultivation practices and environmental influences, while the main orange varieties chosen are siem oranges, followed by mandarin oranges and sweet oranges.
STRATEGI PENINGKATAN PENDAPATAN PETANI CABAI MELALUI IRIGASI PERMUKAAN BAWAH TANAH DI DESA SENGGRENG KABUPATEN MALANG Darmadji Darmadji; Totok Suharjanto; Deris Trian Rahmandhias; Hanifatus Sahro
Prosidia Widya Saintek Vol. 5 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Widyagama Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usahatani cabai merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi, namun keberhasilannya sangat dipengaruhi oleh ketersediaan air yang memadai sepanjang fase pertumbuhan tanaman. Di Desa Senggreng, Kabupaten Malang, petani cabai menghadapi berbagai kendala dalam pengelolaan irigasi, terutama tingginya kehilangan air akibat penguapan permukaan, distribusi air yang kurang merata, serta meningkatnya biaya penyiraman. Kondisi tersebut berpotensi menurunkan produktivitas tanaman dan berdampak pada penurunan pendapatan petani. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman petani mengenai teknologi irigasi permukaan bawah tanah (subsurface irrigation) sebagai salah satu alternatif strategi peningkatan efisiensi penggunaan air dan pendapatan usahatani cabai. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 24 Juli 2026 di Balai Desa Senggreng, Kabupaten Malang, dengan melibatkan 20 petani cabai serta dihadiri oleh Kepala Desa beserta perangkat desa. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, penyampaian materi, diskusi interaktif, dan sesi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memiliki antusiasme tinggi terhadap materi yang disampaikan. Petani memperoleh pemahaman baru mengenai prinsip kerja irigasi permukaan bawah tanah, manfaat efisiensi penggunaan air, pengurangan kehilangan air melalui evaporasi, serta potensi peningkatan produktivitas tanaman. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendorong adopsi teknologi irigasi yang lebih efisien guna mendukung keberlanjutan usaha tani cabai dan peningkatan kesejahteraan petani.