p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Kegiatan Kepramukaan Terhadap Pengembangan Keterampilan Sosial dan Emosional Penggalang Anggitya Rizkita Putri Lasmana; Ega Abdulah; Mohamad Fatwa Gelarsyah; Muhamad Sandi Septian; Rahmi Khoerur Rizki; Annissa Mawardini
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 5 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i5.17854

Abstract

Kegiatan kepramukaan dikenal sebagai pendidikan nonformal yang mendukung pengembangan karakter dan keterampilan individu secara holistik, terutama bagi penggalang. Meskipun kepramukaan diakui manfaatnya dalam meningkatkan kemampuan sosial dan emosional, pemahaman komprehensif mengenai dampaknya terhadap penggalang masih perlu dieksplorasi lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan menganalisis dampak kegiatan kepramukaan terhadap pengembangan keterampilan sosial dan emosional penggalang. Penelitian ini menggunakan metode studi pustaka dengan mengumpulkan, menelaah, dan menganalisis data sekunder dari berbagai literatur ilmiah, termasuk jurnal, buku, tesis, dan artikel akademik yang relevan. Data diorganisasikan berdasarkan tema utama seperti pengaruh kegiatan kelompok, pembentukan karakter, dan pengelolaan emosi dalam konteks kepramukaan. Analisis kualitatif dilakukan untuk membandingkan berbagai hasil penelitian sebelumnya, menemukan pola, hubungan, dan tren dalam pengembangan keterampilan sosial dan emosional melalui kegiatan kepramukaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan kepramukaan berdampak signifikan terhadap pengembangan keterampilan sosial penggalang melalui kegiatan kerjasama tim, komunikasi efektif, dan penyelesaian masalah bersama. Keterampilan emosional juga berkembang melalui pengelolaan emosi dalam situasi menantang, pembentukan karakter melalui penanaman nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, dan saling menghargai, serta peningkatan rasa kebersamaan dan persatuan. Kegiatan kepramukaan juga mendorong pengembangan keterampilan kepemimpinan dan berdampak positif terhadap perkembangan akademik. Penelitian ini terbatas pada analisis literatur yang tersedia dan tidak mencakup penelitian lapangan langsung. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepramukaan merupakan instrumen penting dalam mendukung pengembangan keterampilan sosial dan emosional penggalang, menciptakan individu yang kompeten secara sosial dan matang secara emosional. Kepramukaan memberikan dampak jangka panjang yang signifikan bagi pembentukan karakter dan kemampuan adaptasi peserta didik dalam menghadapi dinamika kehidupan.
Pengelolaan Sampah Anorganik Melalui Edukasi 3R dan Kegiatan Kreatif di Sekolah Dasar Ai Santi Septiawati; Anggitya Rizkita Putri Lasmana; Jujun; M Rizal Mutakin; Mohamad Fatwa Gelarsyah; Annissa Mawardini
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.19985

Abstract

Permasalahan sampah masih menjadi isu utama di tengah masyarakat. Meningkatnya jumlah penduduk serta aktivitas industri turut berkontribusi terhadap lonjakan volume sampah anorganik, seperti plastik, kaca, dan logam. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah mengolah sampah plastik menjadi produk kerajinan. Permasalahan sampah anorganik di lingkungan sekolah menjadi perhatian serius karena dapat mencemari lingkungan dan berdampak buruk terhadap kesehatan. Penelitian ini bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan kepada siswa SDN Gunungkembang dalam bentuk penyuluhan dan praktik pengelolaan sampah anorganik menjadi produk seni bernilai ekonomi dan estetika. Metode yang digunakan berupa pendekatan edukatif partisipatif, terdiri dari sesi edukasi, praktik langsung, dan observasi lanjutan. Hasil kegiatan memperlihatkan peningkatan pemahaman siswa mengenai klasifikasi sampah serta konsekuensi lingkungan yang ditimbulkannya, peningkatan keterampilan kreatif melalui produk daur ulang (seperti lampion dan bunga plastik), serta perubahan perilaku positif terhadap kebersihan. Penelitian ini mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG 4, 11, 12). Keterbatasan terletak pada jangkauan peserta yang terbatas dan keterbatasan fasilitas. Diharapkan kegiatan ini menjadi inspirasi replikasi di sekolah lain.