Permasalahan sampah masih menjadi isu utama di tengah masyarakat. Meningkatnya jumlah penduduk serta aktivitas industri turut berkontribusi terhadap lonjakan volume sampah anorganik, seperti plastik, kaca, dan logam. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah mengolah sampah plastik menjadi produk kerajinan. Permasalahan sampah anorganik di lingkungan sekolah menjadi perhatian serius karena dapat mencemari lingkungan dan berdampak buruk terhadap kesehatan. Penelitian ini bertujuan menanamkan kesadaran lingkungan kepada siswa SDN Gunungkembang dalam bentuk penyuluhan dan praktik pengelolaan sampah anorganik menjadi produk seni bernilai ekonomi dan estetika. Metode yang digunakan berupa pendekatan edukatif partisipatif, terdiri dari sesi edukasi, praktik langsung, dan observasi lanjutan. Hasil kegiatan memperlihatkan peningkatan pemahaman siswa mengenai klasifikasi sampah serta konsekuensi lingkungan yang ditimbulkannya, peningkatan keterampilan kreatif melalui produk daur ulang (seperti lampion dan bunga plastik), serta perubahan perilaku positif terhadap kebersihan. Penelitian ini mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (SDG 4, 11, 12). Keterbatasan terletak pada jangkauan peserta yang terbatas dan keterbatasan fasilitas. Diharapkan kegiatan ini menjadi inspirasi replikasi di sekolah lain.
Copyrights © 2025