p-Index From 2021 - 2026
0.444
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Meningkatkan Kemampuan Siswa dalam Memahami Mata Pelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia Naisya Ribbia Sienna; Ribka Tefa
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 8 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i8.19303

Abstract

Pembelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia merupakan aspek penting dalam pendidikan dasar. Namun, masih terdapat siswa yang menghadapi tantangan dalam memahami konsep-konsep yang diajarkan dalam pelajaran tersebut. Beberapa masalah utama yang sering ditemukan yaitu ketidakmampuan siswa dalam menghitung operasi hitung sederhana, kesulitan dalam mengidentifikasi huruf dan angka, serta kurangnya partisipasi siswa dalam belajar, khususnya mata pelajaran Bahasa Indonesia. Dengan demikian, penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi strategi terpadu yang dapat meningkatkan keterampilan belajar untuk siswa dalam kedua mata pelajaran tersebut. Metode yang diterapkan yaitu menggunakan metode studi literatur, dengan menganalisa penelitian terdahulu, dan artikel ilmiah yang membahas tentang strategi yang efektif dalam pembelajaran Matematika dan Bahasa Indonesia. Data dikumpulkan melalui berbagai sumber yang relevan, kemudian dianalisis untuk menemukan pendekatan yang paling sesuai dalam mengatasi masalah yang teridentifikasi. Hasil dari penelitian ini yaitu strategi pembelajaran yang terintegrasi, seperti strategi kontekstual, menggunakan media pembelajaran interaktif, dan metode pembelajaran berbasis permainan dapat meningkatkan pemahaman siswa dalam operasi hitung sederhana dan pengenalan huruf dan angka. Selain itu, strategi pembelajaran aktif dan kolaboratif juga efektif dalam meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran bahasa Indonesia.
Penerapan Disiplin Siswa Sekolah Dasar Intan Rainy Mardiana Azhari; Ribka Tefa; Rusi Rusmiati Aliyyah
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23436

Abstract

Kedisiplinan merupakan bagian penting dalam pendidikan dasar karena berperan dalam membentuk perilaku tertib, tanggung jawab, dan kemampuan mengatur diri siswa. Namun, praktik penerapan disiplin di sekolah dasar masih bervariasi dan belum sepenuhnya dipahami secara menyeluruh. Kondisi ini menimbulkan kebutuhan untuk mengkaji lebih dalam bagaimana disiplin diterapkan dalam konteks pendidikan dasar, baik di Indonesia maupun di tingkat internasional. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan membandingkan penerapan disiplin pada siswa sekolah dasar melalui kajian terhadap sepuluh artikel ilmiah yang relevan. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif dengan teknik literature review. Data dikumpulkan melalui penelusuran artikel Google Scholar tahun 2020–2025 menggunakan kata kunci “penerapan disiplin siswa sekolah dasar”, “disiplin siswa”, “kedisiplinan siswa SD”, dan “discipline in elementary school”. Sebanyak sepuluh artikel dipilih berdasarkan kesesuaian topik, aksesibilitas, dan relevansi. Analisis dilakukan menggunakan teknik content analysis untuk menelaah pola penerapan disiplin, strategi pembinaan siswa, dan konteks pendidikan yang mempengaruhi praktik tersebut. Ketelitian hasil analisis ditingkatkan melalui triangulasi sumber dengan cara membandingkan, menghubungkan, dan menyintesiskan temuan dari berbagai artikel. Hasil kajian menunjukkan bahwa artikel-artikel Indonesia menekankan bahwa disiplin dibentuk melalui pembiasaan, keteladanan guru, rutinitas sekolah, serta budaya yang konsisten dalam kegiatan sehari-hari. Guru berperan sebagai tokoh sentral yang membentuk perilaku disiplin melalui contoh nyata dan penguatan positif. Di sisi lain, artikel luar negeri menunjukkan bahwa disiplin dipahami sebagai proses dukungan perilaku yang berorientasi pada hubungan sosial-emosional, dengan pendekatan seperti positive discipline, restorative practices, dan multi-tiered systems of support (MTSS). Strategi ini mencakup komunikasi empatik, konsekuensi logis, dialog reflektif, pemantauan perilaku, dan intervensi bertingkat sesuai kebutuhan siswa. Perbandingan kedua kelompok artikel memperlihatkan bahwa konteks budaya dan kebijakan pendidikan sangat mempengaruhi strategi yang diterapkan, namun keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu membentuk perilaku disiplin yang berkelanjutan dan mendukung keberhasilan belajar. Penelitian ini memiliki batasan karena hanya mengandalkan sumber literatur tanpa data lapangan sehingga hasilnya dipengaruhi oleh konteks artikel yang dianalisis. Selain itu, perbedaan sistem pendidikan antar negara dapat mempengaruhi generalisasi temuan. Secara keseluruhan, kajian ini mengimplikasikan bahwa integrasi pembiasaan karakter dan pendekatan disiplin positif dapat menjadi strategi yang lebih komprehensif untuk diterapkan di sekolah dasar. Temuan ini dapat menjadi dasar bagi penelitian selanjutnya untuk mengembangkan model disiplin yang lebih responsif terhadap kebutuhan siswa dan sesuai dengan konteks sekolah di Indonesia.