p-Index From 2021 - 2026
0.702
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Analisis Sistem Proses Produksi Pengolahan Biji Kopi Robusta Menjadi Kopi Bubuk Menggunakan Metode BPMN Siti Rahmawati; Aditia Ginantaka
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.19367

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara penghasil kopi terbesar di dunia, terutama kopi robusta yang menjadi komoditas unggulan. Namun demikian, proses produksi kopi bubuk dari biji kopi robusta masih menghadapi berbagai tantangan seperti efisiensi biaya yang rendah, mutu produk yang tidak konsisten, dan keterbatasan teknologi yang digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem produksi pengolahan biji kopi robusta menjadi bubuk kopi secara menyeluruh dan menyusun formulasi perbaikan berbasis pendekatan Business Process Model and Notation (BPMN). Metode yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pemetaan proses produksi dari tahap penerimaan bahan baku hingga pengemasan, penyusunan matriks kebutuhan sistem, dan formulasi matematis untuk mendukung proses optimasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan BPMN mampu mengidentifikasi titik-titik kritis dalam proses produksi serta memberikan gambaran menyeluruh terhadap alur kegiatan produksi. Selain itu, formulasi matematis yang dikembangkan memungkinkan analisis waktu proses dan penyusunan solusi perbaikan berbasis kuantitatif. Batasan penelitian ini terletak pada ruang lingkup yang terbatas pada proses produksi tanpa mempertimbangkan aspek distribusi dan pemasaran. Implikasi dari penelitian ini memberikan dasar bagi pengembangan sistem produksi yang lebih efisien dan terstandarisasi di industri pengolahan kopi.
Penerapan Metode Silent Way dalam Pembelajaran Bahasa Inggris: Prinsip, Materi, dan Manfaatnya Nazwa Aprillia Wahyudi; Nurfauziah Nadya Amry; Siti Rahmawati
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.19415

Abstract

Metode Silent Way merupakan pendekatan pembelajaran bahasa yang menempatkan siswa sebagai pusat dari kegiatan belajar secara aktif dan mandiri, sementara peran pengajar sebagai fasilitator yang meminimalkan intervensi verbal. Pendekatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kemandirian, rasa percaya diri, serta tanggung jawab siswa terhadap proses belajar mereka sendiri. Namun, dalam penerapannya, metode ini sering menghadapi tantangan, seperti kurangnya pemahaman pengajar dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif dan adanya resistensi dari siswa yang terbiasa dengan pendekatan pengajaran tradisional yang berpusat pada guru. Artikel ini membahas prinsip-prinsip dasar metode Silent Way, jenis media yang digunakan termasuk alat bantu visual seperti Fidel Charts dan wall pictures, serta manfaat yang dapat diperoleh siswa dari pendekatan ini. Temuan menunjukkan bahwa metode ini menekankan pentingnya pembelajaran yang bersifat reflektif, kontekstual, dan berpusat pada pengembangan kemampuan berbahasa secara mandiri. Dengan demikian, Silent Way menawarkan alternatif inovatif dalam pembelajaran bahasa yang mendukung kemandirian belajar dan penguatan peran aktif siswa di dalam kelas.
Pemanfaatan Teknologi Preplexity AI untuk Meningkatkan Kegiatan Menulis di Era Digital SIti Rahmawati
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 10 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i10.20937

Abstract

Di zaman digital saat ini, kemampuan menulis menjadi keterampilan yang penting dan harus dikuasai oleh berbagai kelompok, seperti pelajar, mahasiswa, dan pekerja profesional. Dengan berkembangnya teknologi, kecerdasan buatan atau AI mulai digunakan dalam proses menulis untuk meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan kualitas hasil tulisan. Salah satu contoh teknologi AI yang digunakan adalah Perplexity AI. Teknologi ini mampu memberikan informasi yang cepat, relevan, dan akurat, sekaligus membantu pengguna dalam menyusun tulisan dengan struktur yang logis dan bahasa yang tepat. Artikel ini bertujuan untuk mempelajari cara Perplexity AI digunakan dalam proses menulis, termasuk kelebihannya, kesulitannya, serta pengaruhnya terhadap kemampuan literasi digital. Penelitian ini dilakukan dengan mengumpulkan informasi dari sumber-sumber yang sudah ada dan menganalisis isi berita online yang memakai Perplexity AI sebagai bantuan. Hasil dari analisis tersebut juga menekankan pentingnya penggunaan ejaan yang benar dalam tulisan digital agar pesan yang disampaikan bisa dimengerti dengan jelas.
Analisis Perencanaan Kebutuhan Luas Ruang dalam Industri Pengolahan Minyak Atsiri Cengkeh Muhamad Iman; Siti Rahmawati; Delfitriani
Karimah Tauhid Vol. 4 No. 9 (2025): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v4i9.21239

Abstract

Industri pengolahan minyak atsiri cengkeh merupakan salah satu subsektor agroindustri yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan berpotensi besar di Indonesia. Meskipun demikian, efisiensi tata letak fasilitas produksi sering kali belum dioptimalkan, sehingga menimbulkan hambatan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan luas ruang dan merancang tata letak fasilitas produksi minyak atsiri cengkeh yang efisien. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan dari berbagai sumber pustaka mengenai spesifikasi mesin, proses produksi, efisiensi mesin, serta kebutuhan ruang berdasarkan luas alat, pergerakan operator, dan alur bahan. Analisis dilakukan dengan menghitung kapasitas input pada setiap tahapan produksi, efisiensi mesin, kebutuhan jumlah mesin, serta Total Closeness Rating (TCR) sebagai dasar penyusunan denah tata letak. Hasil menunjukkan bahwa kebutuhan total ruang produksi adalah sebesar 161,6 m². Tahap penyulingan diidentifikasi sebagai pusat aktivitas dengan efisiensi 0,985 dan tingkat defect tertinggi (10%), sehingga menjadi titik krusial dalam desain fasilitas. Tata letak optimal disusun berdasarkan nilai TCR dengan menempatkan ruang produksi sebagai pusat, disusul ruang gudang bahan baku dan ruang penyimpanan alat. Penelitian ini menyadari keterbatasan pada absennya data observasi lapangan, sehingga rancangan yang dihasilkan bersifat konseptual dan perlu divalidasi lebih lanjut. Implikasi dari penelitian ini dapat menjadi acuan awal bagi pelaku industri dalam merancang fasilitas produksi yang terintegrasi, efisien, dan mendukung pengembangan agroindustri berkelanjutan.