Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA BERBASIS CONTEXTUAL TEACHING AND LEARNING PADA MATA PELAJARAN PERPAJAKAN KELAS X SEMESTER 1 SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Ira Hasti Priyadi
JURNAL PENDIDIKAN AKUNTANSI (JPA) Vol 1, No 3 (2013): Edisi Maret
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to develop the student worksheets based on taxation which developed in the form of student worksheets framework and consist of cover page, preface, table of contents, an introduction that contains standards of competence, basic competence, learning objectives, learning flow, keywords, supporting learning information, tasks, independent and groups employment as well as evaluation, glossary, and bibliography. Data collection used questionnaire. This study modified Borg and Gall (1983) model consist of analyzing the needs, developing product, validating, and revising. This result of this research is the availability of student worksheet based on contextual teaching and learning for taxation subject that have been validated.Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan bahan ajar berupa Lembar Kerja Siswa (LKS) dan dikembangkan dengan kerangka LKS berupa, halaman sampul/ cover, kata pengantar, daftar isi, pendahuluan yang berisi standar kompetensi, kompetensi dasar, tujuan pembelajaran, alur pembelajaran, dan kata kunci serta pembelajaran yang memuat informasi pendukung, tugas-tugas dan langkah kerja mandiri serta kelompok, dan evaluasi, glosarium, serta daftar pustaka. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan angket. Penelitian ini memodifikasi model pengembangan dari Borg and Gall (1983) meliputi analisis kebutuhan, pengembangan produk , validasi ahli, dan revisi. Hasil penelitian ini adalah tersedianya Lembar Kerja Siswa berbasis contextual teaching and learning pada mata pelajaran perpajakan yang valid atau layak digunakan.
Pengaruh Profesionalisme, Indepensi, dan Kompetensi Auditor Terhadap Kualitas Audit di Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Khoirun Nisa Imami; Farahdilla Kutsiyah; Ira Hasti Priyadi
Shafin: Sharia Finance and Accounting Journal Vol. 1 No. 2 (2021)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1343.125 KB) | DOI: 10.19105/sfj.v1i2.5134

Abstract

Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan tiga variabel independen yakni profesionalisme, independensi dan kompetensi serta satu variabel dependen yakni kualitas audit. Sampel dalam penelitan ini yaitu 30 responden yang berada di Badan Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sumenep dan menggunakan analisis linier berganda. Jenis data yang digunakan adalah data primer yaitu penyebaran kuesioner. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan software IBM SPSS Statistic 20. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, profesionalisme secara parsial tidak berpengaruh terhadap kualitas audit dengan thitung -0,573 < ttabel 2,056 dan signifikansi 0,572 > 0,05. Indepedensi secara parsial berpengaruh terhadap kualitas audit dengan thitung 2,088 > ttabel 2,056 dan signifikan 0,047 < 0,05. Kompetensi secara parsial berpengaruh terhadap kualitas audit dengan thitung 2,116 > ttabel 2,056 dan signifikan 0, 044 < 0,05. Kedua, profesionalisme, indepedensi dan kompetensi secara simultan berpengaruh terhadap kualitas audit dengan fhitung 10,341 > ftabel 2,96. Ketiga, kualitas audit dipengaruhi oleh profesionalisme, indepedensi dan kompetensi hanya sebesar 54,4% sedangkan sisanya 45,6% dipengaruhi oleh variabel lain yang belum diteliti dalam penelitian ini.
Implementasi Pengelolaan Keuangan Masjid Agung Asy Syuhada Pamekasan Berdasarkan PSAK No.45 Tentang Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba Moh. Nurul Hidayat; Ira Hasti Priyadi
Shafin: Sharia Finance and Accounting Journal Vol. 2 No. 1 (2022)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/sfj.v2i1.5780

Abstract

Masjid merupakan organisasi nirlaba yang harus dan berhak untuk membuat laporan dan melaporkannya kepada para pemakai pihak-pihak yang berkepentingan. Laporan keuangan organisasi nirlaba berbeda dengan laporan keuangan organisasi bisnispada umumnya, salah satu perbedaan utamanya terletak pada bentuk laporan keuangan. Laporan keuangan organisasi nirlaba yang berisi tentang dana atau sumbangan dari berbagai pihak yang harus dipertanggungjawabkan oleh manajemen kepada pihak internal dan pihak eksternal. Penyajian laporan keuangan yang memadai dan sesuai dengan standart yang berlaku umum di Indonesia, yaitu PSAK No. 45 tentang Pelaporan Keuangan Organisasi Nirlaba. Standart yang dibuat untuk memberikan kesetaraan penyajian laporan keuangan organisasi nirlaba dengan tujuan agar mudah dipahami, memiliki relevansi, dapat dipertanggungjawabkan dan memiliki daya banding yang tinggi dalam jangka panjang. Pendekatan yang digunakan adalah metode kualitatif yaitu pengamatan, wawancara atau penelaahan dokumen. Dalam penelitian ini peneliti terjun langsung ke lapangan untuk mendapatkan data-data yang dibutuhkan sesuai dengan tujuan yang diinginkan serta menjalin hubungan baik antara peneliti dan informan yakni Pengurus Masjid Agung Asy-Syuhada Pamekasan untuk mengetahui perihal akuntabilitas pengelolaan keuangan Yayasan Panti Asuhan Bina Umat Al-Mu’thi. Hasil dari penelitian ini yaitu dengan tersedianya laporan keuangan yang sesuai dengan PSAK No. 45 Masjid Agung Asy-Syuhada memiliki informasi keuangan yang akuntabel untuk disajikan pada masyarakat.
Pelaku UMKM Muslim Madura dalam Menghadapi Era Bisnis Digital: Analisis Peluang dan Ancaman Mohammad Hamim Sultoni; Ah Shibghatullah Mujaddidi; Ira Hasti Priyadi
Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan Vol 5, No 3 (2021): Jurnal Manajemen Bisnis dan Kewirausahaan
Publisher : Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jmbk.v5i3.10018

Abstract

The era of industry 4.0 increases the use of digital platforms to improve business performance, covering marketing, operational, and financial management needs. SMEs as part of business actors are required to be able to adapt to the digital business era. This study aimed to analyze the SMEs in Madura in facing the changes from the traditional to the digital business era and to explore the perspectives of the opportunities and threats they face. A total of 10 MSME actors from various fields who are indigenous Madurese became interviewees in this study. The results showed that 74% of the sample had made adjustments and implemented digital platforms for their business development.  Era industry 4.0 membuat penggunakan platform digital dalam meningkatkan performa bisnis menjadi pesat, baik itu untuk kebutuhan pemasaran, operasional hingga pengelolaan keuangan. UMKM sebagai bagian dari pelaku usaha dituntut untuk mampu beradaptasi menghadapi era bisnis digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa para UMKM Madura dalam menghadapi perubahan era bisnis tradisional kearah digital serta menggali perspektif peluang dan ancaman yang mereka hadapi. Sebanyak 10 pelaku UMKM dari berbagai bidang yang merupakan masyarakat asli Madura menjadi narasumber wawancara dalam penelitian ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 74% sampel telah melakukan penyesuaian dan menggunakan platform digital untuk pengembangan bisnis mereka. 
Edukasi Prinsip-prinsip Ekonomi Syariah kepada Pedagang dan Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah Ira Hasti Priyadi; Moh Syahri; Fithriyah Rahmawati
PERDIKAN (Journal of Community Engagement) Vol. 2 No. 1 (2020)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/pjce.v2i1.3738

Abstract

Nowadays, it is crucial to implement the principles of Islamic economics in our society. However, many traders and actors of micro, small, and medium enterprises (UMKM) do not yet have an adequate understanding of the implementation of the sharia principles in the transaction. Located in Erper Barat of Pasanggar Village, Pegantenan Subdistrict, Pamekasan, the understanding of business actors in the community is enhanced through the community engagement program (PKM). In this case, education is carried out simultaneously which results in the enhancement of people's knowledge in terms of sharia principles. Thus, they can apply sharia economic principles in their activities.(Penerapan prinsip ekonomi syariah di masyarakat menjadi hal yang sangat urgen pada saat ini. Namun demikian, banyak pedagang dan pelaku usaha mikro Kecil dan Menengah yang belum memiliki pemahaman yang cukup mengenai prinsip bermuamalah dengan prinsip syariah. Bertempat di Dusun Erper Barat Desa Pasanggar, Kecamatan Pegantenan, Kabupaten Pamekasan, pemahaman para pelaku usaha dan masyarakat ditingkatkan melalui program pengabdian kepada masyarakat (PKM). Dalam hal ini, edukasi dilakukan secara berkesinambungan sehingga pada akhirnya pengetahuan masyarakat lebih memadai. Dengan demikian, mereka bisa mengaplikasikan prinsip ekonomi syariah dalam kegiatan muamalah mereka).
Pelatihan akuntansi keuangan desa berbasis SISKEUDES sebagai upaya peningkatan akuntabilitas pengelolaan keuangan di Desa Bicorong Pakong Pamekasan Ira Hasti Priyadi; Uly Mabruroh Halida; Firman Ardiansyah; Nur Faiqoh
PERDIKAN (Journal of Community Engagement) Vol. 5 No. 1 (2023): (In progress)
Publisher : IAIN Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/pjce.v5i1.8063

Abstract

Constitution number 6 of 2014 mandates that the village government has to be independent in managing the government system. In its journey, the Village Law made significant changes to village development. However, it cannot be denied that many village heads and village officials have received the spotlight due to their failure to carry out the mandate of the Village Law. The reason is that they do not understand the rules and the low quality of human resources who manage village finances. The purpose of organizing this activity is to educate and provide adequate knowledge to village officials in managing village finances. The approach or method used is Participatory Action Research (PAR), which starts from a site survey, analyzing problems, developing solutions, conducting training, and finally evaluating. From the implementation of the activities, it was found that the participants gained an understanding of village financial management and provided solutions to the problems they faced. The Village Financial System (SISKEUDES) can facilitate village officials in reporting village finances so that the reported finances can be transparent and accountable. (Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 mengamanahkan agar pemerintah desa bisa mandiri dalam mengelola sistem pemerintahannya. Dalam perjalanannya, UU Desa memberi perubahan cukup signifikan terhadap pembangunan desa. Namun juga tidak dapat dipungkiri, banyak kepala desa beserta aparat desa yang mendapat sorotan disebabkan gagal mengemban amanah UU Desa ini. Penyebabnya karena belum memahami aturan serta rendahnya kualitas sumber daya manusia yang mengelola keuangan desa. Tujuan penyelenggaraan kegiatan ini untuk mengedukasi dan memberikan pengetahuan yang memadai kepada aparat desa Bicorong dalam mengelola keuangan desa. Adapun pendekatan atau metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang dimulai dari survei lokasi, menganalisis permasalahan, menyusun solusi, mengadakan pelatihan, dan yang terakhir evaluasi. Dari pelaksanaan kegiatan diperoleh hasil bahwa peserta memperoleh pemahaman tentang pengelolaan keuangan desa serta memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi. Sistem Keuangan Desa (SISKEUDES) dapat mempermudah aparatur desa dalam pelaporan keungan desa sehingga keuangan yang dilaporkan dapat transparan dan akuntabel.)
Pengaruh Tingkat Kesehatan Bank Terhadap Volume Perdagangan Saham Perusahaan Perbankan yang Listing Di Bursa Efek Indonesia. Fena Ulfa Aulia; Ira Hasti Priyadi
NUANSA: Jurnal Penelitian Ilmu Sosial dan Keagamaan Islam Vol. 18 No. 1 (2021)
Publisher : Research Institute and Community Engagement of IAIN MADURA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/nuansa.v18i1.3730

Abstract

Tingkat kesehatan bank merupakan aspek yangsangat penting untuk mengetahui sehat atau tidak sehat suatu bank. Bank yang sehat merupakan bank yang dapat menjalankan fungsi-fungsinya dengan baik, dengan mengetahui tingkat kesehatan bank investor akan mendapatkan gambaran pasti dalam pengambilan keputusan investasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel tingkat kesehatan bank yang diukur dengan Capital Adequacy Ratio (CAR), Return On Asset (ROA), Non Performing Loan(NPL), Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dan Loan to Deposit Ratio(LDR) terhadap volume perdagangansahamperusahaanperban yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2016-2017. Data dikumpulkan dengan menggunakan metode dokumentasi. Populasi penelitian ini adalah Populasi dalam penelitian ini adalah semua perusahaan perbankan yang listing di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2016 dan 2017. Metode pemilihan sampel dilakukan secara random sebanyak 23 sampel. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian uji secara parsial menunjukkan CAR, ROA, NPL, BOPO, dan LDR tidak berpengaruh signifikan terhadap volume perdagangan saham. Kemudian secara simultan dalam pengujian uji F secara simultan variabel tingkat kesehatan bank yang diproksikan dengan LDR, CAR, ROA, BOPO, dan NPL tidak berpengaruh signifikan terhadap volume perdagangan saham.
Pengaruh Sales Growth, Profitabilitas, dan Leverage terhadap Tax Avoidance pada Perusahaan Pertambangan yang Terdaftar di Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI) Dewi, Novita; Priyadi, Ira Hasti
Shafin: Sharia Finance and Accounting Journal Vol. 3 No. 1 (2023)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/sfj.v3i1.8553

Abstract

Pajak merupakan salah satu sumber pendapatan bagi negara. Namun, disisi lain pajak dapat menjadi beban bagi suatu perusahaan. Sales growth adalah peningkatan jumlah penjualan suatu perusahaan dari satu periode ke periode selanjutnya. Dengan adanya sales growth, perusahaan dapat memprediksikan seberapa besar laba yang akan didapatkan. Profitabilitas adalah kemampuan perusahaan dalam memperoleh laba melalui semua kemampuan sumber daya yang dimiliki seperti tingkat penjualan, modal, kas, jumlah karyawan dan lainnya. Leverage adalah rasio yang menggambarkan kemampuan suatu perusahaan untuk memenuhi kewajiban jangka panjangnya. Artinya seberapa besar utang yang ditanggung oleh suatu perusahaan dibandingkan dengan aktiva yang dimiliki. Tax Avoidance (penghindaran pajak) adalah pengaturan atau cara untuk meminimalkan atau menghilangkan beban pajak, dan tidak disebut sebagai pelanggaran pajak karena memang usaha wajib pajak untuk mengurangi, menghindari, meminimumkan atau meringankan beban pajak masih dengan cara yang dimungkinkan oleh undang-undang pajak. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan data sekunder, yaitu dengan mencari informasi dan mengumpulkan laporan keuangan perusahaan melalui website www.idx.com. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pada variabel Sales Growth dan Profitabilitas berpengaruh signifikan terhadap Tax Avoidance, sedangkan variabel Leverage (DER) tidak berpengaruh signifikan terhadap Tax Avoidance.
The Role of Financial Rations on Financial Distress Conditions in Transportation and Logistics Sector Companies at Indonesian Sharia Stock Index Jannah, Safiratul; Priyadi, Ira Hasti
JURNAL AKUNTANSI DAN BISNIS : Jurnal Program Studi Akuntansi Vol. 10 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jab.v10i2.12850

Abstract

Financial distress as an early warning signal of conditions that can lead to bankruptcy of a company. This study aims to examine the effect of financial ratios, namely liquidity, profitability, solvency, and activity on the financial distress of a company. The type of data used in this study is secondary data sourced from financial reports available at www.idx.com. The sample selection method is carried out by purposive sampling. The sample in this study was 44 Transportation and Logistics companies listed on the Indonesian Sharia Stock Index during the 2020-2023 period. The data testing tool used is multiple linear regression. The results of the F test analysis show that simultaneously, the variables of liquidity, profitability, solvency and activity have a significant effect on financial distress. Meanwhile, the results of the T test show that the variables of liquidity, profitability, solvency and activity have a significant effect on financial distress.
Accounting Analysis of Cost and Benefit of Celebrity Endorsements in Micro, Small and Medium Enterprises Priyadi, Ira Hasti; Halida, Uly Mabruroh; Jannah, Safiratul; Rohmaniyah, Alfiatur
Shafin: Sharia Finance and Accounting Journal Vol. 4 No. 2 (2024)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/sfj.v4i2.15622

Abstract

Indonesian. Abstract describes the purpose of research writing, methodology, and shows the In the era of digitalization, social media has become an integral part of human life, not only as a communication tool but also as a branding and marketing platform. This phenomenon creates opportunities for businesses to use celebrities, well-known individuals on social media, as product promotion agents. However, this strategy is not without significant costs. This research aims to conduct a cost-benefit analysis (CBA) on product promotion through celebrity endorsements in Indonesia, with a focus on MSMEs in Pamekasan. Mixed research methods are used to combine quantitative and qualitative approaches. Data was obtained through interviews with MSME actors and program celebrities, documentation and literature studies. Quantitative data includes endorsement rates for well-known celebrities, while qualitative data involves evaluating the benefits received by MSMEs. It is known that celebgrams charge varying rates, with some of the most expensive celebgrams reaching IDR 50,000,000. A cost-benefit analysis was conducted to assess the efficiency of investment in this promotion. It can be seen that several MSMEs achieved the highest Cost-Benefit Ratio (CBR), indicating high efficiency in generating benefits.