This Author published in this journals
All Journal MANGGALI
Mohammad Faizal Rachmadi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pelatihan Diversifikasi Produk dan Kemasan Produk Kuliner Berbahan Dasar Ikan Bandeng bagi Kelompok PKK Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati Lili Marliyah; Mohammad Faizal Rachmadi; Jati Wahyu Arisetiawan; Sri Setyaningsih
Manggali Vol 6 No 2 (2026): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v6i2.4564

Abstract

Desa Bakaran Wetan, Kecamatan Juwana, Kabupaten Pati merupakan salah satu sentra hasil perikanan bandeng di Jawa Tengah, dengan Kelompok PKK setempat berperan sebagai pelaku UMKM olahan bandeng presto. Sebelum kegiatan ini dilaksanakan, peserta belum pernah mengolah ikan bandeng menjadi produk selain presto, belum pernah membuat kemasan produk secara khusus, dan belum pernah menggunakan media sosial untuk berjualan, sehingga produk yang dihasilkan terbatas pada bandeng presto berkemasan sederhana dengan pemasaran dari mulut ke mulut. Kegiatan pengabdian ini bertujuan membekali kelompok PKK dengan pengetahuan dan keterampilan dasar diversifikasi produk olahan ikan bandeng, pembuatan kemasan produk, dan promosi digital melalui media sosial. Metode pelaksanaan berupa sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan, dilaksanakan di Balai Desa Bakaran Wetan bulan September-November 2025. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta yang sebelumnya tidak bisa mengolah bandeng menjadi produk lain, pada akhir pelatihan mampu membuat empat produk turunan (pizza bandeng, nugget bandeng, dimsum bandeng, dan abon bandeng). Peserta yang sebelumnya belum pernah mengemas produk secara khusus, mampu mengemas produk dengan lebih higienis dan diberi label sederhana, serta peserta yang sebelumnya belum pernah berjualan lewat media sosial mampu mendokumentasikan dan mengunggah produk ke Instagram dan TikTok. Perubahan kemampuan ini terutama didorong oleh dua kondisi awal mitra kelompok PKK belum pernah memperoleh pelatihan sejenis sebelumnya, dan sebagian besar peserta adalah ibu rumah tangga dengan keterpaparan teknologi digital yang masih terbatas. Sebagai tindak lanjut, tim pengabdian menyerahkan satu unit box foto sederhana kepada kelompok PKK untuk mendukung dokumentasi produk secara mandiri.