Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hambatan Yang Dihadapi Guru Dalam Menerapkan Literasi Numerasi Di Sekolah Dasar Ayuningtyas Nurhayati Lukito; Adel Meru Aulia; Windriani Ulfa Subekti; Wita Puspita Sari; Tia Citra Bayuni
Jurnal Inovasi Pendidikan Dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Arfah BHMS Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/eduvasi.v2i1.150

Abstract

This study aims to analyze the obstacles faced by teachers in implementing numeracy literacy in elementary schools. Numeracy literacy is an important skill that students must have in order to understand, interpret, and use mathematical concepts in everyday life. However, its implementation still faces various obstacles, such as limited teacher competence, lack of facilities and infrastructure, inadequate learning media, and minimal numeracy literacy training for educators. These conditions have an impact on low student numeracy skills and suboptimal literacy-based learning in elementary schools. This study used a descriptive quantitative approach with a survey method through a Likert scale questionnaire distributed online to elementary school teachers in the Bekasi area. The data were analyzed descriptively to describe the types and levels of obstacles experienced by teachers in the learning process. The results of the study provide a comprehensive picture of the factors that hinder the implementation of numeracy literacy and form the basis for formulating strategies to improve the quality of learning. This study contributes to schools and policy makers in designing teacher training programs, developing innovative learning media, and strengthening a culture of numeracy literacy to improve the quality of basic education.
Strategi Perencanaan UMKM Menggunakan Business Model Canvas pada Industri Lokal (Study Kasus: Sweetoria Dessert) Ayuningtyas Nurhayati Lukito; Windriani Ulfa Subekti; Wita Puspita Sari; Rahma Nur Siti Fatimah; Retno Purwani Setyaningrum
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9893

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, khususnya pada sektor kuliner yang terus mengalami pertumbuhan pesat. Sweetoria merupakan usaha dessert lokal berbasis pudding yang pada tahap awal pengembangannya masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan dalam identifikasi segmen pasar, belum optimalnya pengembangan nilai produk, serta strategi pemasaran yang belum terstruktur secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi perencanaan usaha Sweetoria menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC) guna meningkatkan efektivitas model bisnis dan daya saing usaha di industri dessert lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, yang dilaksanakan pada periode April–Mei 2026. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, dokumentasi, dan wawancara kepada tiga konsumen sebagai bentuk validasi produk dan layanan. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan BMC pada Sweetoria mampu menghasilkan pemetaan bisnis yang komprehensif mencakup sembilan elemen utama, yaitu customer segments, value proposition, channels, customer relationships, revenue streams, key resources, key activities, key partnerships, dan cost structure. Sweetoria memiliki potensi berkembang yang cukup besar, terutama pada aspek value proposition yang menawarkan produk dengan tampilan estetis, harga terjangkau, dan kualitas yang baik. Hasil wawancara konsumen juga mengonfirmasi respons positif terhadap rasa, kemasan, dan tampilan produk. Penelitian ini menyimpulkan bahwa BMC berperan penting sebagai instrumen strategis dalam membantu pelaku UMKM merancang model bisnis yang lebih adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.