Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Ketersediaan Sumber Belajar Dengan Peningkatan Literasi Numerasi Siswa SD Tia Citra Bayuni; AyuSintia Maulana; Najwa Ramadhani Aulia; Lina Yuliyanti; Ainun Tasya
Jurnal Pembelajaran dan Pendidikan Dasar Vol. 4 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Einstein College

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63987/pendiksar.v4i1.300

Abstract

Literasi numerasi merupakan kompetensi dasar yang penting dimiliki oleh siswa sekolah dasar untuk menghadapi tantangan abad ke-21. Literasi numerasi tidak hanya berkaitan dengan kemampuan berhitung, tetapi juga mencakup kemampuan memahami, menganalisis, dan menerapkan konsep matematika dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ketersediaan sumber belajar yang mendukung literasi numerasi di sekolah dasar, mengidentifikasi hubungan antara ketersediaan sumber belajar dengan peningkatan kemampuan literasi numerasi siswa, serta menelaah faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan sumber belajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan metode survei melalui kuesioner skala likert yang disebarkan secara daring kepada guru SD di wilayah Bekasi. Data dikumpulkan untuk menggambarkan kondisi nyata secara sistematis, faktual, dan akurat, kemudian dianalisis dengan teknik statistik deskriptif untuk mengetahui kecenderungan hubungan antar variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan sumber belajar di sekolah dasar masih belum merata, terutama antara daerah perkotaan dan pedesaan. Faktor-faktor seperti kompetensi pedagogis guru, dukungan kebijakan sekolah, serta fasilitas pembelajaran terbukti berpengaruh terhadap efektivitas pemanfaatan sumber belajar. Penelitian ini menegaskan pentingnya pemerataan sumber belajar, peningkatan profesionalisme guru, serta inovasi media pembelajaran digital sebagai langkah strategis untuk memperkuat kemampuan literasi numerasi siswa di sekolah dasar.
INSERVICE TRAINING: TRANSFORMASI PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR MELALUI PENGUATAN KOMPETENSI GURU ABAD KE-21 DENGAN MAKER PEDAGOGY Tia Citra Bayuni; Aan Yuliyanto; Julia Anis Handayani; Candra Tri Utami; M Solih Malup; Zakiyyah Khairina Hani
Journal of Community Empowerment Vol 5, No 2 (2026): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jce.v5i2.39526

Abstract

ABSTRAKKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam menerapkan maker pedagogy melalui praktikum IPA sederhana pada materi rangkaian listrik. Kegiatan dilaksanakan di SDN Wanajaya 05 Cibitung dengan pendekatan pelatihan partisipatif yang meliputi tahapan sosialisasi, seminar dan workshop, pendampingan dan evaluasi,  serta keberlanjutan program. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pengumpulan data melalui survei pasca pelatihan, dan dokumentasi. Jumlah responden dalam kegiatan ini adalah 14 orang guru SDN Wanajaya 05. Hasil menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pemahaman guru terhadap konsep maker pedagogy, keterampilan dalam melaksanakan praktikum IPA sederhana pada materi rangkaian arus listrik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat  dilaksanakan selama satu hari pada Hari  Sabtu, 18 April 2026.  Berdasarkan hasil survei pasca pelatihan mayoritas guru memberikan respon sangat positif terhadap pelaksanaan pelatihan, terutama pada aspek relevansi materi, kegiatan praktik, dan kebermanfaatan dalam pembelajaran di kelas. Penggunaan bahan sederhana seperti playdough dalam praktikum rangkaian listrik terbukti mampu meningkatkan kreativitas dan pemahaman konsep sains secara kontekstual. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong kolaborasi, refleksi, serta pengembangan profesional guru secara berkelanjutan. Dengan demikian, program ini berkontribusi dalam mentransformasi pembelajaran IPA menjadi lebih aktif, inovatif, dan berorientasi pada penguatan literasi sains serta keterampilan abad ke-21.Kata kunci: Maker Pedagogy; Pelatihan Guru; Praktikum IPA; Sekolah Dasar; Keterampilan Abad 21. ABSTRACTThis community service program aimed to enhance elementary school teachers’ competencies in implementing maker pedagogy through simple science practicum activities on electrical circuit materials. The program was conducted at SDN Wanajaya 05 Cibitung using a participatory training approach consisting of socialization, seminars and workshops, mentoring and evaluation, as well as program sustainability stages. The study employed a quantitative descriptive method, with data collected through post-training surveys and documentation. The participants involved in this activity were 14 teachers from SDN Wanajaya 05.The results indicated a significant improvement in teachers’ understanding of maker pedagogy concepts and their skills in conducting simple science practicum activities on electric circuit topics. The community service activity was carried out in one day on Saturday, April 18, 2026. Based on the post-training survey results, most teachers provided very positive responses toward the training implementation, particularly regarding the relevance of the materials, practical activities, and the usefulness for classroom learning. The use of simple materials such as playdough in electric circuit practicum activities was proven to enhance creativity and contextual understanding of science concepts. In addition, the program encouraged collaboration, reflection, and continuous professional development among teachers. Therefore, this program contributed to transforming science learning into a more active, innovative, and student-centered process oriented toward strengthening scientific literacy and 21st-century skills.Keywords: Maker Pedagog;, Teacher Training; Science Practicum; Elementary School; 21st Century Skills.