Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kesiapan Guru Dalam Integrasi Literasi Numerasi Pada Pembelajaran Kurikulum Merdeka Hamida Puspita; Karlina Amelia; Nurfitriani Azami; Rahma Nur Siti Fatimah; Tia Citra Bayuni
Jurnal Inovasi Pendidikan Dan Pembelajaran Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Arfah BHMS Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63980/eduvasi.v2i1.152

Abstract

This study aims to analyze and evaluate the level of teacher readiness in integrating literacy and numeracy as the main foundation in the learning of the Merdeka curriculum. Although the Merdeka curriculum requires critical and logical thinking skills through literacy and numeracy, its implementation in the field still faces challenges such as limited understanding of concepts by teachers, lack of relevant training, and difficulties in designing contextual learning. This gap indicates that teacher readiness is a crucial factor that needs to be examined. This research uses a quantitative approach with a descriptive survey research type. Data were collected through a Likert scale questionnaire distributed online. In addition to measuring the level of readiness, the study also focuses on identifying factors that influence it, such as teaching experience and school support, as well as effective strategies implemented by teachers. Research findings show that most teachers are well-prepared cognitively and affectively, but there are still weaknesses in practical skill readiness, particularly in designing teaching materials and applying contextual methods. Based on the research results, it is recommended to provide more structured numeracy literacy training, continuous professional mentoring, and strengthened school support to enhance teachers' readiness in optimally implementing the Independent Curriculum.
Strategi Perencanaan UMKM Menggunakan Business Model Canvas pada Industri Lokal (Study Kasus: Sweetoria Dessert) Ayuningtyas Nurhayati Lukito; Windriani Ulfa Subekti; Wita Puspita Sari; Rahma Nur Siti Fatimah; Retno Purwani Setyaningrum
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.9893

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia, khususnya pada sektor kuliner yang terus mengalami pertumbuhan pesat. Sweetoria merupakan usaha dessert lokal berbasis pudding yang pada tahap awal pengembangannya masih menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan dalam identifikasi segmen pasar, belum optimalnya pengembangan nilai produk, serta strategi pemasaran yang belum terstruktur secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk merancang strategi perencanaan usaha Sweetoria menggunakan pendekatan Business Model Canvas (BMC) guna meningkatkan efektivitas model bisnis dan daya saing usaha di industri dessert lokal. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, yang dilaksanakan pada periode April–Mei 2026. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung, dokumentasi, dan wawancara kepada tiga konsumen sebagai bentuk validasi produk dan layanan. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan BMC pada Sweetoria mampu menghasilkan pemetaan bisnis yang komprehensif mencakup sembilan elemen utama, yaitu customer segments, value proposition, channels, customer relationships, revenue streams, key resources, key activities, key partnerships, dan cost structure. Sweetoria memiliki potensi berkembang yang cukup besar, terutama pada aspek value proposition yang menawarkan produk dengan tampilan estetis, harga terjangkau, dan kualitas yang baik. Hasil wawancara konsumen juga mengonfirmasi respons positif terhadap rasa, kemasan, dan tampilan produk. Penelitian ini menyimpulkan bahwa BMC berperan penting sebagai instrumen strategis dalam membantu pelaku UMKM merancang model bisnis yang lebih adaptif, inovatif, dan berkelanjutan.