p-Index From 2021 - 2026
0.408
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Karimah Tauhid
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Relevansi Konsep Edgard H Schein dalam Budaya Organisasi pada Era Digitalisasi Studi Kasus HIMA-AP Moh Alvin Maulana Achmadi; Muhammad Wildan; Violin Naqhsa Fairish; Selavina Indriani; Risla Amanda Putri; Davinda Maharani; Dede Syahrudin
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 4 (2026): Karimah Tauhid
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i4.23672

Abstract

Budaya organisasi memiliki peran strategis dalam menentukan kemampuan organisasi beradaptasi terhadap perubahan, khususnya pada era digitalisasi. Organisasi kemahasiswaan, sebagai ruang pembelajaran kepemimpinan dan sosial, dituntut mampu menyesuaikan nilai, pola kerja, dan perilaku organisasinya dengan perkembangan teknologi digital. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis relevansi konsep budaya organisasi Edgar H. Schein dalam konteks digitalisasi pada Himpunan Mahasiswa Administrasi Publik (HIMA-AP) Universitas Djuanda. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan mengkaji buku, jurnal ilmiah, dan sumber akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan kerangka tiga level budaya organisasi Schein, yaitu artefak, nilai yang dianut (espoused values), dan asumsi dasar (basic underlying assumptions). Hasil kajian menunjukkan bahwa digitalisasi secara signifikan memengaruhi aspek artefak dan nilai organisasi, terutama dalam pola komunikasi, koordinasi, dan pemanfaatan media digital. Namun demikian, asumsi dasar organisasi relatif stabil dan tidak mengalami perubahan mendasar. Temuan ini menegaskan bahwa konsep budaya organisasi Edgar H. Schein tetap relevan dan aplikatif dalam menganalisis organisasi kemahasiswaan di era digital, dengan catatan diperlukan reinterpretasi konteks agar sesuai dengan karakter organisasi yang dinamis dan non-birokratis. Kajian ini memberikan kontribusi teoretis dan praktis dalam pengelolaan budaya organisasi mahasiswa yang adaptif dan berkelanjutan.
Peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam Mendukung Ketahanan Pangan Lokal Masyarakat Desa Cigombong Siti Maryanah; Novitasari; Violin Naqhsa Fairish; Denny Hernawan
Karimah Tauhid Vol. 5 No. 9 (2026): Karimah Tauhid (In Progress)
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/karimahtauhid.v5i9.25761

Abstract

Ketahanan pangan merupakan aspek penting dalam pembangunan desa karena berkaitan dengan kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan yang cukup, aman, dan berkelanjutan. BUMDes sebagai lembaga ekonomi desa memiliki peran strategis dalam mengelola potensi lokal untuk mendukung ketahanan pangan masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran BUMDes Cigombong dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat Desa Cigombong. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, dokumentasi, dan studi kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUMDes Cigombong yang berdiri sejak tahun 2019 telah menjalankan program ketahanan pangan melalui usaha peternakan ayam petelur. Dalam program tersebut, BUMDes berperan sebagai fasilitator melalui penyediaan bibit ayam, vaksinasi, dan pendampingan pemeliharaan, serta sebagai pengelola dan mediator pemasaran hasil produksi. Program ini berkontribusi terhadap peningkatan ketersediaan telur sebagai sumber protein hewani dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sumber daya manusia dalam pengelolaan usaha.