Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Generasi Emas 2045: Pendidikan Kewarganegaraan Berbasis Jiwa Entrepreneurship Felice Angela; Naraya Kinastrian Siniddhikara Duarsa; Arsy Febrianti Putri; Naura Reisya Azzuhruf; Salsabila Zahrani Fatiha; Sri Tiatri
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7559

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara komprehensif literatur terkait peran pendidikan kewarganegaraan dalam membentuk Generasi Emas Indonesia 2045 melalui pendekatan berbasis entrepreneurship. Pendidikan kewarganegaraan berperan penting dalam membentuk karakter generasi muda yang berdaya saing global, beretika, dan berwawasan kebangsaan. Kewirausahaan dianggap sebagai fondasi utama dalam membentuk sumber daya manusia unggul yang siap menghadapi tantangan abad ke-21. Penelitian ini menggunakan metode scoping review. Proses kajian dilakukan melalui enam tahap, yaitu identifikasi pertanyaan penelitian, penelusuran sumber literatur yang relevan, seleksi literatur dengan kriteria inklusi dan eksklusi tertentu, pemetaan data, analisis tematik, serta konsultasi ahli. Pencarian literatur dilakukan pada basis data elektronik seperti SINTA dengan rentang waktu publikasi 2021–2025. Dari 80 artikel yang diidentifikasi, 7 artikel lolos seleksi dan dianalisis secara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewarganegaraan berbasis entrepreneurship menjadi strategi utama dalam membentuk karakter generasi muda. Namun, terdapat celah kajian berupa minimnya studi yang mengintegrasikan ketiga nilai tersebut secara holistik dalam kurikulum formal. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan model pendidikan kewarganegaraan berbasis entrepreneurship yang terstruktur, terukur, dan didukung teknologi digital untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Hubungan Antara Tingkat Self-compassion dan Risiko Academic Burnout pada Mahasiswa di Fase Penyusunan Skripsi Naraya Kinastrian Siniddhikara Duarsa; Astri Anggraini Hapsara Wibowo; Roswiyani Roswiyani
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol. 4 No. 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7758

Abstract

This study examines the relationship between self-compassion and academic burnout among final-year undergraduate students at University who are completing their theses. Academic burnout has become a significant concern due to prolonged academic stress, while self-compassion is recognized as an internal coping mechanism that may mitigate such stress. Using a quantitative correlational design, data were collected from 240 respondents through purposive sampling. Participants completed the Self-compassion Scale (SCS) and the Academic Resilience Scale-30 (ARS-30), both measured using a four-point Likert scale. Data were analyzed using the Statistical Package for the Social Sciences (SPSS) with Spearman’s Rho correlation test due to non-normal data distribution. The results revealed a strong negative and significant correlation between self-compassion and academic burnout (rs = –0.762, p < 0.05), indicating that higher self-compassion levels are associated with lower academic burnout. These findings highlight the protective role of self-compassion in reducing academic exhaustion and emotional fatigue among students facing academic pressure. The study concludes that enhancing self-compassion may serve as an effective psychological strategy to prevent academic burnout in higher education contexts.