Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan dan Gaya Hidup Pasien Hipertensi Melalui Edukasi Audiovisual Devita Diatri; Alif Adlan Zulizar; Romadhoni Romadhoni; Maya Dian Rakhmawatie; Nafi Akbar
Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Jompa Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Jompa Research and Development

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57218/jompaabdi.v5i1.2548

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi tinggi dan menjadi faktor risiko utama berbagai penyakit kardiovaskular. Di wilayah kerja Puskesmas Tlogosari Wetan, hipertensi tercatat sebagai penyakit dengan jumlah kasus tertinggi, sehingga diperlukan upaya promotif dan preventif berbasis komunitas. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat mengenai hipertensi dan gaya hidup sehat melalui edukasi kesehatan berbasis audiovisual. Metode pelaksanaan berupa edukasi edukatif-partisipatif yang dilaksanakan secara langsung kepada masyarakat dewasa dan lanjut usia dengan hipertensi atau faktor risiko hipertensi di Kelurahan Tlogosari Wetan. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pretest dan posttest tingkat pengetahuan hipertensi serta kuesioner gaya hidup. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum intervensi, tingkat pengetahuan responden masih relatif rendah pada aspek kepatuhan minum obat dan penerapan gaya hidup sehat, serta sebagian besar responden memiliki aktivitas fisik, pola makan, dan kebiasaan istirahat yang belum optimal. Setelah intervensi edukasi, terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan pada seluruh materi yang diberikan, yang diperkuat oleh hasil uji Wilcoxon Signed-Rank (p < 0,05). Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan berbasis audiovisual efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan hipertensi. Disarankan agar kegiatan edukasi serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan oleh puskesmas dengan melibatkan kader kesehatan untuk mendukung pengendalian hipertensi di tingkat komunitas.