Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Akuntabilitas Moral Dan Corporate Governance Dalam Akuntansi Modern: Kajian Literatur Hana Elisabet Simanjuntak; Hasna Cecilia Purba; Ribka Joy Nejevrina Panjaitan; Jufri Darma
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 16 No. 06 (2025): December: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pentingnya akuntabilitas moral dalam akuntansi modern yang sering diabaikan sehingga memicu skandal keuangan. Tujuannya adalah menjelaskan konsep akuntabilitas moral, peran corporate governance, serta integrasi keduanya dalam mewujudkan praktik akuntansi yang etis dan berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah studi pustaka dari jurnal, buku, dan dokumen resmi. Hasil kajian menunjukkan bahwa corporate governance efektif hanya jika disinergikan dengan akuntabilitas moral individu akuntan. Implikasinya, profesi akuntan perlu memperkuat komitmen etis, pendidikan akuntansi harus mengintegrasikan etika dan tata kelola, serta perusahaan wajib menanamkan prinsip good corporate governance untuk menjaga kepercayaan publik.
Audit Manajemen Sumber Daya Manusia Studi Kasus: PT. Yihong Novatex Indonesia Hana Elisabet Simanjuntak; Hasna Cecilia Purba; Ribka Joy Nejevrina Panjaitan; Erik Martua Simatupang; Choms Gary Ganda Tua Sibarani
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 16 No. 06 (2025): December: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Audit manajemen sumber daya manusia (SDM) merupakan alat evaluasi strategis untuk menilai efektivitas, efisiensi, dan kepatuhan fungsi-fungsi pengelolaan tenaga kerja dalam organisasi. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan fungsi SDM di PT. Yihong Novatex Indonesia, khususnya pada aspek kesejahteraan karyawan, prosedur pemutusan hubungan kerja (PHK), dan proses rekrutmen ulang pasca-PHK. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang berfokus pada peristiwa PHK massal terhadap 1.126 karyawan yang dianalisis melalui tahapan audit pendahuluan, audit program (ICQ), dan audit lanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan SDM di perusahaan masih menghadapi kelemahan struktural yang signifikan. Permasalahan utama terletak pada tidak terpenuhinya hak-hak normatif pekerja, seperti keterlambatan pembayaran upah, tidak diterbitkannya slip gaji, dan tidak diserahkannya salinan perjanjian kerja. Selain itu, pelaksanaan PHK dilakukan tanpa prosedur hukum yang tepat, menunjukkan lemahnya sistem pengawasan internal dan minimnya komunikasi antara manajemen dan karyawan. Proses rekrutmen ulang pasca-PHK memang telah dilakukan sebagai langkah pemulihan hubungan industrial, namun belum sepenuhnya transparan dan terdokumentasi dengan baik. Hal ini menegaskan bahwa perusahaan perlu memberikan perhatian khusus pada penguatan sistem pengendalian internal, peningkatan kepatuhan terhadap regulasi ketenagakerjaan, serta pembangunan mekanisme komunikasi yang partisipatif dan berkelanjutan. Audit manajemen SDM terbukti menjadi instrumen penting dalam mendorong reformasi kebijakan, penguatan tata kelola perusahaan, serta terciptanya hubungan industrial yang adil, harmonis, dan berkelanjutan.