Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Pemahaman Guru terhadap Capaian Standar Pembiayaan Di Tingkat SMP/MTs Di Kabupaten Bandung Hasanudin, Muhamad Ihsan; Rochman, Chaerul; Farida, Ida; Basri, Hasan; Erihadiana, Mohamad
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Ridwan Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (230.49 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v6i3.2380

Abstract

Peningkatan mutu pendidikan salah satunya berkaitan dengan pemenuhan standar pembiayaan. Pembiayaan dalam pendidikan menjadi sangat penting disebabkan berkaitan dengan sarana prasarana, pengembangan sumberdaya manusia dan komponen pendidikan lainnya. Selain itu, Pemahaman guru terhadap standar pembiayaan menjadi salah satu faktor yang sangat penting dalam pencapaian standar pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pencapaian standar pembiyaan sekolah tingkat SMP/MTs melalui pemahaman guru PAI dan non-PAI terhadap indikator Standar Pembiayaan. Metode yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif, data yang diperoleh menggunakan teknik observasi, angket dan wawancara. Analisis data dilakukan dengan analisis statistik sederhana, dan triangulasi terhadap indikator dengan skor terendah. Sampel yang digunakan berjumlah 5 guru PAI dan 5 guru non-PAI di tingkat SMP/MTs. Hasil penelitian menunjukan bahwa persentase pemahaman guru PAI 86% lebih besar dari persentase pemahaman guru non PAI sebesar 85%. Berdasarkan triangulasi terhadap indikator terendah, bahwa permasalahan standar pembiayaan meliputi adanya kesenjangan antara perencanan dan realisasi anggaran yang disebabkan keterbatasan dana, dan kurangnya keterlibatan guru dalam perencanaan dana investasi sarana dan prasarana.
Project Based Learning: Produk Belajar dan Karakter Siswa pada Masa New Normal Hasanudin, Muhamad Ihsan; Rochman, Chaerul; Farida, Ida; Tarsono, Tarsono; Baeti, Nurul
TERAMPIL: Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Dasar Vol 9 No 1 (2022): TERAMPIL
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/terampil.v9i1.10328

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi yang dikuasasi siswa selama pembelajaran daring pada saat New Normal dengan menggunakan project based learning. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan di SD IT Uswatun Hasanah dengan jumlah sampel 15 siswa yang terdiri dari 11 siswa laki-laki dan 4 siswa perempuan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa pembelajaran daring dengan menggunakan model project based learning dapat dilaksanakan dengan efektif menggunakan media whatsapp dan zoom meeting. Kompetensi karakter lebih siswa kuasai dari pada kemampuan membuat produk, dan keduanya memiliki korelasi yang sangat kuat.  Maka dapat disimpulakn bahwa proses pembelajaran pada saat new normal dengan menggunakan project based learning menjadikan siswa lebih aktif dan dapat berkolaborasi dengan orangtua, lebih produktif dan juga dapat mengembangkan kompetensi karakter siswa. Kompetensi tersebut sangat berguna, terlebih pembelajaran abad ini mengharuskan siswa dapat berfikir kritis, komunikatif, kolaborasi dan dituntut untuk dapat melakukan berbagai inovasi.
From Asymmetric Coexistence to Inclusive-Relational PAI: Constructing the Meaning of Tolerance in Multicultural Schools Yuspia Ali, Salsabila; Hasanudin, Muhamad Ihsan; Iqbal Fathurahman, Muhammad
AIM: Journal of Islamic Education Management Vol. 3 No. 2 (2025): AIM: Journal Of Islamic Management
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/aim.v3i2.55799

Abstract

This study examines how Muslim and non-Muslim students construct the meaning of tolerance within the learning ecosystem of Islamic Religious Education (Pendidikan Agama Islam, PAI) in a multicultural school. Employing a qualitative narrative-thematic design, the study was conducted at SMAN 1 Banjaran, Bandung Regency. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation involving Muslim students, non-Muslim students, PAI teachers, and guidance and counseling teachers. The findings indicate that tolerance cannot be understood merely as the absence of conflict. Rather, it is a relational experience shaped by language, religious humor, symbols, group work, and majority-minority relations. Interreligious relations among students tend to reflect asymmetric coexistence: students are able to befriend and cooperate with one another, yet their experiences of safety and recognition are not fully equal. This study proposes the concept of Inclusive-Relational PAI, an approach to PAI learning that remains rooted in Islamic teachings while being attentive to language, safe spaces, dialogue, and the experiences of students from different religious backgrounds. The findings highlight the important role of PAI teachers as curators of religious language and facilitators of fair interreligious interaction grounded in inclusive civility. Keywords: Islamic Religious Education; tolerance; multicultural school; asymmetric coexistence; Inclusive-Relational PAI.