Agus Agus
Institut Agama Islam Rakeyan Santang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

INTERNALISASI NILAI MODERASI BERAGAMA MELALUI KETELADANAN GURU DI MADRASAH IBTIDAIYAH: PROBLEMATIKA DAN STRATEGINYA Rian Permana Supriatna; Agus Jaenal; Agus Agus; Dedeh Kurniasih; Diah Widiawati
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4632

Abstract

Penguatan nilai moderasi beragama dalam pendidikan dasar menjadi bagian penting dalam membentuk karakter peserta didik yang toleran, inklusif, dan mampu menghargai perbedaan. Lingkungan sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai tersebut melalui proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada aspek kognitif, tetapi juga pada pembentukan sikap dan perilaku siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika serta strategi internalisasi nilai moderasi beragama melalui keteladanan guru dalam pembelajaran di Madrasah Ibtidaiyah Nihayatul Hidayah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan melibatkan kepala madrasah, guru, serta siswa sebagai informan penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa internalisasi nilai moderasi beragama dilakukan melalui keteladanan guru yang tercermin dalam sikap menghargai perbedaan, interaksi dialogis dalam pembelajaran, serta pembiasaan nilai dalam kegiatan sekolah. Strategi pembelajaran seperti diskusi, cerita teladan, dan pengaitan materi dengan pengalaman sosial siswa turut memperkuat pemahaman peserta didik terhadap nilai-nilai moderasi beragama. Namun demikian, proses tersebut juga menghadapi beberapa kendala, seperti perbedaan latar belakang sosial siswa dan keterbatasan waktu pembelajaran. Penelitian ini memberikan implikasi penting bagi pengembangan pendidikan karakter di madrasah, khususnya dalam memperkuat peran keteladanan guru sebagai strategi efektif dalam menanamkan nilai moderasi beragama pada peserta didik.
CHROMEBOOK INTEGRATION IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LEARNING TO STRENGTHEN STUDENTS' DIGITAL LITERACY AND RELIGIOUS CHARACTER Mochamad Galih Dikapusti Gunawan; Devi Sulaeman; Mia Audina Musyadad; Agus Agus; Asep Supriatna
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Edisi Juli 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i2.2337

Abstract

The development of digital technology in education demands the integration of learning tools that not only enhance cognitive competence but also shape students' character. In the context of Islamic Religious Education, the use of digital devices needs to be directed to align with the strengthening of digital literacy and religious values. This study aims to analyze the integration of Chromebooks in Islamic Religious Education learning and its contribution to strengthening digital literacy and the religious character of students at Marga Mulya II Elementary School, North Bekasi. The study used a qualitative approach with a case study. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation studies. Then, they were analyzed using an interactive model that included data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that Chromebook integration was implemented in a structured manner through digital-based learning planning, interactive activities, and controlled online evaluation. Students' digital literacy developed through the habit of using devices in an orderly and responsible manner. At the same time, religious character traits such as honesty, discipline, and responsibility were internalized through the association of technology use with religious values. These findings confirm that technology can be a medium for developing digital competency and character when managed through appropriate pedagogical design. This research has implications for the importance of developing technology-based, integrative, and values-oriented Islamic Religious Education learning models in elementary schools.