Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

MENINGKATKAN KETEPATAN BERHITUNG MELALUI STRATEGI JARI PINTAR DALAM PEMBELAJARAN PENJUMLAHAN DAN PENGURANGAN DENGAN PENDEKATAN NILAI-NILAI ISLAM Dewi Maria Arifiani; Mia Audina Musyadad; Rendi Atnanto
MURABBI Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Murabbi
Publisher : Prodi PGMI STAI Sabili Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69630/jm.v5i1.104

Abstract

Arithmetic accuracy refers to a person’s ability to perform arithmetic operations to obtain correct answers in accordance with proper mathematical procedures and concepts. Arithmetic accuracy reflects students’ ability to understand the basic concepts of addition and subtraction and to apply them correctly without making calculation errors. This study aims to analyze the improvement in the computational accuracy of first-grade students at Alief Islamic Elementary School through the application of the “Smart Fingers” strategy using an Islamic values approach. This study employs a quantitative method with a quasi-experimental design. The research subjects consisted of teachers and first-grade students at Alief Islamic Elementary School, totaling 25 students. Data collection techniques included observation, pretest and posttest assessments, and interviews. The research instruments were validated through content validation by experts (expert judgment) and tested using empirical validation as well as Cronbach’s Alpha reliability. Data analysis was performed by calculating the mean scores of the pretest and posttest, conducting an N-Gain analysis, and performing a paired sample t-test using IBM SPSS Statistics software. This showed an increase in the average pretest score from 7.28 to 9.72 on the posttest with a significance value of 0.001 < 0.05; therefore, H₀ was rejected and H₁ was accepted. The results of the study indicate that the implementation of the “Smart Fingers” strategy is capable of improving students’ arithmetic skills.
Efektivitas Game-Based Learning Berbasis Sirah Nabawiyah Terhadap Minat Belajar Sejarah Kebudayaan Islam Sri Maryani; Mia Audina Musyadad; Meilia Prehartanti
Jurnal Ilmu Pendidikan (ILPEN) Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Yayasan Azka Hafidz Maulana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.3709/ilpen.v5i1.93

Abstract

Penelitian ini menguji efektivitas penerapan Game-Based Learning yang diintegrasikan dengan Sirah Nabawiyah dalam meningkatkan minat siswa kelas IV terhadap pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam pada materi keteladanan akhlak amanah di SDIT Tahfizh Qur’an Al-Jabar. Penelitian dilaksanakan dengan pendekatan kuantitatif melalui kuasi eksperimen menggunakan nonequivalent control group design. Sebanyak 32 siswa dilibatkan sebagai sampel dan ditempatkan pada dua kelompok, yaitu 16 siswa dalam kelas eksperimen dan 16 siswa dalam kelas kontrol. Informasi penelitian diperoleh melalui angket, tes, observasi, serta dokumentasi. Angket minat belajar yang digunakan memuat 15 pernyataan valid dan memiliki koefisien reliabilitas Cronbach’s Alpha sebesar 0,951. Data dianalisis melalui statistik deskriptif, perhitungan N-Gain, uji normalitas Shapiro–Wilk, dan uji Mann–Whitney U. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa rata-rata skor angket pada kelompok eksperimen berubah dari 34,13 sebelum perlakuan menjadi 54,50 setelah perlakuan. Pada kelompok kontrol, rata-rata skor meningkat dari 38,25 menjadi 43,31. Uji Mann–Whitney U terhadap N-Gain angket menghasilkan nilai p < 0,001, yang menunjukkan adanya perbedaan peningkatan minat belajar secara signifikan antara kedua kelompok. Peningkatan juga terlihat pada hasil tes kelas eksperimen, yaitu dari rata-rata 48,13 menjadi 95,63, dengan seluruh siswa mencapai ketuntasan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa pembelajaran berbasis permainan yang dipadukan dengan Sirah Nabawiyah mampu meningkatkan minat belajar Sejarah Kebudayaan Islam pada siswa sekolah dasar.
ANALISIS RESISTENSI ORANG TUA TERHADAP IMPLEMENTASI PROGRAM PENGUATAN PROFIL PELAJAR RAHMATAN LIL ‘ALAMIN DI MADRASAH IBTIDAIYAH Agus Jaenal; Rahman Tanjung; Ety Kusmiati; Siti Nur Fikriyah; Mia Audina Musyadad
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4636

Abstract

Penguatan karakter peserta didik menjadi salah satu fokus penting dalam pengembangan pendidikan di madrasah, khususnya melalui penguatan nilai-nilai keislaman yang menekankan sikap moderat, toleran, dan berorientasi pada kemaslahatan. Konsep Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin dikembangkan untuk membentuk peserta didik yang memiliki karakter religius, inklusif, serta mampu berinteraksi secara harmonis dalam kehidupan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk resistensi orang tua serta faktor-faktor yang mempengaruhi munculnya resistensi terhadap implementasi Program Penguatan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara interaktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa resistensi orang tua lebih banyak muncul dalam bentuk keraguan dan keterbatasan pemahaman terhadap konsep serta implementasi program. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh faktor komunikasi antara pihak madrasah dan orang tua serta tingkat keterlibatan orang tua dalam kegiatan sekolah. Pihak madrasah merespon dinamika tersebut melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan penguatan komunikasi dengan orang tua. Temuan penelitian ini memberikan implikasi bahwa keberhasilan implementasi program pendidikan karakter di madrasah memerlukan sinergi antara lembaga pendidikan dan keluarga melalui komunikasi yang efektif dan partisipasi yang berkelanjutan.
STRATEGI PEMECAHAN SOAL CERITA MATEMATIKA DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH Mia Audina Musyadad; Agus Jaenal; Warsali Warsali; Emi Anggreani Masjur; Chabibah Chabibah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 2 (2026): Vol. 6 No. 2 Edisi Mei 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i2.4637

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kompetensi penting yang perlu dikembangkan dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar. Pembelajaran matematika tidak hanya berfokus pada kemampuan menghitung, tetapi juga pada kemampuan siswa dalam memahami permasalahan, menganalisis informasi, serta menentukan langkah penyelesaian secara logis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemecahan soal cerita matematika dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas V di Madrasah Ibtidaiyah Negeri 2 Karawang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri dari guru kelas V dan siswa yang terlibat dalam proses pembelajaran matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemecahan soal cerita matematika dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu memahami masalah, mengidentifikasi informasi penting dalam soal, mendiskusikan kemungkinan strategi penyelesaian, serta menjelaskan kembali langkah penyelesaian yang dilakukan. Proses pembelajaran yang melibatkan diskusi dan penjelasan langkah penyelesaian mendorong keterlibatan siswa dalam aktivitas analisis dan refleksi terhadap permasalahan matematika. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa strategi pemecahan soal cerita dapat mendukung berkembangnya kemampuan berpikir kritis siswa dalam pembelajaran matematika. Implikasi penelitian ini menunjukkan pentingnya penerapan strategi pembelajaran yang menekankan pada proses pemahaman masalah dan aktivitas analitis siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika.
CHROMEBOOK INTEGRATION IN ISLAMIC RELIGIOUS EDUCATION LEARNING TO STRENGTHEN STUDENTS' DIGITAL LITERACY AND RELIGIOUS CHARACTER Mochamad Galih Dikapusti Gunawan; Devi Sulaeman; Mia Audina Musyadad; Agus Agus; Asep Supriatna
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Edisi Juli 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i2.2337

Abstract

The development of digital technology in education demands the integration of learning tools that not only enhance cognitive competence but also shape students' character. In the context of Islamic Religious Education, the use of digital devices needs to be directed to align with the strengthening of digital literacy and religious values. This study aims to analyze the integration of Chromebooks in Islamic Religious Education learning and its contribution to strengthening digital literacy and the religious character of students at Marga Mulya II Elementary School, North Bekasi. The study used a qualitative approach with a case study. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation studies. Then, they were analyzed using an interactive model that included data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results show that Chromebook integration was implemented in a structured manner through digital-based learning planning, interactive activities, and controlled online evaluation. Students' digital literacy developed through the habit of using devices in an orderly and responsible manner. At the same time, religious character traits such as honesty, discipline, and responsibility were internalized through the association of technology use with religious values. These findings confirm that technology can be a medium for developing digital competency and character when managed through appropriate pedagogical design. This research has implications for the importance of developing technology-based, integrative, and values-oriented Islamic Religious Education learning models in elementary schools.
CONSTRUCTION OF STUDENTS' HISTORICAL LITERACY THROUGH ISLAMIC CULTURAL HISTORY LEARNING BASED ON DIGITAL ANIMATION VIDEOS Novita Anggraeni; Devi Sulaeman; Mia Audina Musyadad; Dedeh Kurniasih; Asep Supriatna
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Edisi Juli 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i2.2342

Abstract

The development of digital technology in education is driving the transformation of history learning from a textual approach to a visual and interactive approach. In the context of Islamic education, learning Islamic Cultural History (ISHC) requires strategies that can build students' historical literacy reflectively and contextually. This study aims to describe and analyze the process of constructing students' historical literacy through digital animated video-based ISHC learning at Madrasah Aliyah Fathanul Burhan, Tempuran District. This research used a qualitative approach with a case study approach. Data were collected through participant observation, in-depth interviews, and documentation studies, then analyzed using an interactive model through the stages of reduction, presentation, and conclusion drawing. The results show that the use of digital animated video integrated into the learning design fosters chronological understanding, causal analysis skills, and active student engagement in reflective discussions. The teacher's role as a facilitator is a key factor in guiding students' interpretation of visual content, ensuring a systematic process of meaning construction. The implications of this research emphasize the importance of integrating digital pedagogy and dialogic facilitation in strengthening historical literacy in madrasas, as well as contributing to the development of SKI learning practices that are adaptive to the digital era.
REACTUALIZATION OF ISLAMIC EDUCATIONAL VALUES IN THE TRANSFORMATION OF THE LEARNING CLIMATE IN THE DIGITAL ERA Rohaedah Rohaedah; Devi Sulaeman; Mia Audina Musyadad; Irena Laras; Asep Supriatna
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Edisi Juli 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i2.2343

Abstract

The digital transformation in education presents both challenges and opportunities for Islamic educational institutions in maintaining their value orientation amidst changes in media and learning interaction patterns. These changes require efforts to reactualize Islamic educational values to remain relevant and operational in creating an effective and character-based learning climate. This study aims to analyze the process of reactualization of Islamic educational values in the transformation of the learning climate in the digital era at Madrasah Ibidaiyah Al Umm. The study used a qualitative approach with a case study. Data collection techniques included participant observation, in-depth interviews, and documentation studies. Data were then analyzed interactively through data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results indicate that value reactualization occurs through three main patterns: the integration of values into digital learning planning, the establishment of an etiquette-based classroom culture in online interactions, and teacher role models in digital communication ethics. Technological transformation is interpreted as a medium for strengthening character, not simply an innovation in learning tools. The resulting learning climate demonstrates consistency between madrasah policies, pedagogical practices, and classroom culture. The implications of this research emphasize the importance of values-based digital learning design as a foundation for character building in madrasahs, while also providing a conceptual contribution to the development of contextual Islamic education in the digital era.
TEACHER STRATEGIES IN MANAGING STUDENTS' DIGITAL PREFERENCES TO STRENGTHEN AL-QURAN LITERACY Yeti Nurdiningsih; Devi Sulaeman; Mia Audina Musyadad; Dedeh Kurniasih; Asep Supriatna
Indonesian Journal of Islamic Studies (IJIS) Vol. 2 No. 2 (2026): Vol. 2 No. 2 Edisi Juli 2026
Publisher : JCI Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62567/ijis.v2i2.2346

Abstract

The development of digital technology has influenced the learning preferences of students at the elementary level, including in the context of Islamic education. Intensive use of gadgets presents both challenges and opportunities in strengthening Quranic literacy. This study aims to analyze and describe teachers' strategies in managing students' digital preferences to strengthen Quranic literacy at Madrasah Ibtidaiyah Nurul Falah Majalaya - Karawang. The study used a qualitative approach with a case study type. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews, and documentation studies, then analyzed interactively through data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results show that teachers' strategies are implemented through three main approaches: digital media integration in Quranic learning, literacy habits based on school culture, and collaboration with parents in supervising gadget use. Teachers direct the use of Quranic applications and audio-visual media in a controlled manner so that students' digital preferences are shifted to educational activities. The culture of morning literacy and intensive communication with parents strengthens the continuity of strategies at school and at home. The implications of this research emphasize the importance of redefining the role of teachers as adaptive and contextual managers of digital preferences in Islamic education. These findings contribute to the development of Qur'anic pedagogical practices that are responsive to the dynamics of the digital era.
PENINGKATAN KOMPETENSI MANAJEMEN LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM MELALUI PELATIHAN MANAJEMEN BERBASIS NILAI QUR’ANI DI MADRASAH IBTIDAIYAH Nurul Fahimah; Nunung Nurhasanah; Rendi Atnando; Asep Khaerul Faizin; Mia Audina Musyadad
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2026): ALAINA : JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v3i2.1170

Abstract

Penguatan kompetensi manajemen lembaga pendidikan Islam merupakan kebutuhan mendesak dalam menghadapi tantangan globalisasi dan kompleksitas pengelolaan madrasah di era modern. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajerial para pengelola Madrasah Ibtidaiyah melalui pelatihan yang berorientasi pada nilai-nilai Qur’ani. Metode kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR), yang menekankan keterlibatan aktif peserta dalam merumuskan masalah, merancang solusi, serta melakukan aksi kolektif. Pelatihan difokuskan pada peningkatan keterampilan perencanaan program, pengelolaan administrasi, pengembangan sumber daya manusia, serta penguatan kepemimpinan berbasis etika Qur’ani. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kesadaran manajerial, munculnya kepemimpinan lokal yang berintegritas, serta terbentuknya komitmen kolektif dalam menginternalisasikan nilai Qur’ani dalam manajemen madrasah. Implikasi dari kegiatan ini adalah terciptanya paradigma baru dalam pengelolaan madrasah, yang tidak hanya berorientasi pada efisiensi dan efektivitas, tetapi juga pada spiritualitas dan akhlak Qur’ani sebagai landasan utama. Kegiatan ini sekaligus membuktikan bahwa pelatihan berbasis nilai Qur’ani mampu menjadi instrumen transformasi sosial dan kelembagaan yang relevan untuk menjawab tantangan pendidikan Islam di tingkat dasar