Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERBANDINGAN DATA DUKUNGAN TANAH HASIL ANALISIS SONDIR DENGAN METODE EMPIRIS MEYERHOF DAN SCHMERTMANN Pasrah Iman Anugerah Putra Ziliwu; Jefri Rahmat Daeli; Kevin Berkat Mendrofa; Ingat Selamat Ziliwu; Andrew christofer Harefa; Putra Jaya Laoli; Dermawan Zebua
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 9 No 1 (2025): Vol 9 No 1 (2025): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2025
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil perhitungan daya dukung tanah berdasarkan data uji sondir (Cone Penetration Test) menggunakan dua metode empiris, yaitu Meyerhof dan Schmertmann. Data diperoleh dari pengujian di Lokasi X hingga kedalaman 5,6 meter dengan interval 0,2 meter. Nilai perlawanan konus (qc) digunakan untuk menghitungdaya dukung ultimit (q?????) dan daya dukung izin (q???). Hasil analisis menunjukkan bahwa daya dukung meningkat seiring kedalaman dan metode Meyerhof menghasilkan nilai yang lebih tinggi dibandingkan Schmertmann dengan selisih sekitar 25–35%. Perbedaan ini disebabkan oleh pendekatan analisis Meyerhof yang lebih sensitif terhadap nilai qc tinggi, sementaraSchmertmann mempertimbangkan deformasi tanah. Berdasarkan interpretasi grafik, lapisan tanah keras ditemukan pada kedalaman sekitar 3–3,5 meter yang direkomendasikan sebagai kedalaman pondasi optimal. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan dalam menentukan daya dukung tanah secara empiris menggunakan data uji sondir. kolom.
Analisis Ketersediaan Ruang Terbuka Friski Dermawan Zebua; Ingat Selamat Ziliwu; Franklin Dela Famatohu Zega; Ikhtiar Aronifati Daeli
Jurnal Ilmu Ekonomi, Pendidikan dan Teknik Vol. 3 No. 2 (2026): IDENTIK - Maret
Publisher : CV. SINAR HOWUHOWU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70134/identik.v3i2.1361

Abstract

This study aims to analyze the availability of open space in Gunungsitoli City in terms of area, distribution, and its compliance with applicable standards. The research employs a descriptive quantitative approach using primary data obtained through field observations and secondary data from relevant institutions. The analysis is conducted using a spatial approach based on Geographic Information Systems (GIS) as well as calculations of the ratio of open space to population. The results indicate that the availability of open space in Gunungsitoli City has not yet met the minimum standard of 30% of the total area as regulated by national policy. In addition, the distribution of open space tends to be uneven and concentrated in the city center. In terms of quality, some open spaces are not optimally managed, resulting in low utilization by the community. These limitations affect ecological functions, such as temperature control and air quality improvement, as well as social functions as spaces for community interaction. Therefore, more integrated planning and management efforts are needed to improve the availability and quality of open space in Gunungsitoli City as part of sustainable urban development.