Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA BAGI PENUTUR ASING (BIPA) DI CINTA BAHASA DAERAH PARIWISATA UBUD BALI I Gusti Agung Mas Widiastari; Ade Asih Susiari Tantri; Ni Made Rai Wisudariani
Seminar Nasional Ilmu Terapan Vol 9 No 1 (2025): Vol 9 No 1 (2025): Seminar Nasional Ilmu Terapan (SNITER) 2025
Publisher : Universitas Widya Kartika Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sekolah Cinta Bahasa merupakan sekolah yang peserta didiknya memiliki tujuan untuk belajar Bahasa Indonesia. Rancangan penelitian yang digunakan yaitu rancangan penelitian deskriptif kualitatif untuk mendeskripsikan kegiatan pembelajaran BIPA di Cinta Bahasa Indonesian Language School Ubud. Subjek penelitian pada penelitian ini yaitu lembaga BIPA khususnyaCinta Bahasa Indonesian Language School Ubud, sedangkan objek penelitian dalam penelitian ini adalah bahan ajar dan media ajar serta hambatan atau tantangan yang diadapai dalam kegiatan pembelajaran BIPA di Cinta Bahasa. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa bahan ajar yang digunakan Sekolah Cinta Bahasa mengajar BIPA adalah text book. Lembaga Cinta Bahasamemiliki 4 buku yang penyebutannya 1A, 1B, 2A, dan 2B. Media pembelajaran yang digunakan Lembaga Cinta Bahasa adalah media pembelajaran yang autentik. Hambatan atau tantangan yang diadapi oleh Sekolah Cinta Bahasa sangat beragama, seperti banyak murid kurang bisa berbahasa Inggris sehingga guru harus paham betul dengan bahasa, sulit mengajar murid usia 70an, sulit memasukkan materi karena murid mahir, kesulitan mengajar online, dan anak-anak, bahan ajarkurang, lingkungan berbahasa Indonesia di Bali masih kurang, serta sulit mencari bahan ajar.
Pembelajaran Teks Deskripsi pada Siswa Kelas 7 SMP Berdasarkan Kunjungan ke Museum Subak I Gusti Agung Mas Widiastari; I Gde Artawan; I Wayan Artika
Jurnal Yudistira : Publikasi Riset Ilmu Pendidikan dan Bahasa Vol. 4 No. 4 (2026): Oktober : Jurnal Yudistira : Publikasi Riset Ilmu Pendidikan dan Bahasa
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/yudistira.v4i4.3098

Abstract

Research findings reveal that classroom learning requires contextual media and learning resources. If instruction remains repetitive, students tend to lose interest quickly; therefore, teachers are expected to be active and creative in designing innovative teaching materials. The Subak Sanggulan Museum has proven to be an effective learning resource due to its diverse collection and spacious grounds, which boost student motivation for learning outside the classroom. Teachers designed the learning program in two stages to meet the students' needs: the first stage took place in the classroom to discuss the structure and linguistic conventions of descriptive texts, while the second stage was conducted at the Subak Museum. Student learning activities included: (1) making initial preparations; (2) viewing and observing museum artifacts; (3) touching and physically experiencing the objects; (4) noting keywords related to the objects based on their observations; (5) expanding on these keywords by writing descriptions of the objects in accordance with the text structure; and (6) evaluating their writing and submitting it to the teacher. The students' writing achieved an average score of 90, placing it in the "excellent" category and resulting in improved student performance.