Dik Puspasari
Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Ekspresi CD13 dan CD33 dengan Profil Klinikopatologik Pasien Plasma Cell Myeloma di RSUP Dr. Kariadi Semarang Rayno Praditya Erickson; Hermawan Istiadi; Devia Eka Listiana; Dik Puspasari; Vega Karlowee
Medica Arteriana (Med-Art) Vol 7, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : University of Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/medart.7.2.2025.57-65

Abstract

Pendahuluan: Plasma Cell Myeloma (PCM) merupakan keganasan sel plasma dengan variasi klinikopatologik dan outcome yang beragam. Molekul CD13 dan CD33 yang umumnya diekspresikan pada sel mieloid juga dapat muncul pada PCM, diduga berperan dalam proses diferensiasi sel, adhesi, serta invasi tumor, sehingga berpotensi memengaruhi perjalanan penyakit dan prognosis pasien.Metode: Penelitian observasional analitik belah lintang ini dilakukan terhadap 40 sampel blok parafin PCM di RSUP Dr. Kariadi Semarang selama periode 2023–2024. Pemeriksaan ekspresi CD13 dan CD33 dilakukan menggunakan metode imunohistokimia oleh dua observer, dengan uji Kappa menunjukkan tingkat kesesuaian sempurna (κ=1,000; p<0,001). Analisis hubungan ekspresi dengan parameter klinikopatologik dilakukan menggunakan uji Chi-square/Fisher’s Exact, sedangkan analisis ketahanan hidup dilakukan dengan metode Kaplan-Meier dan uji Log-rank.Hasil: Ekspresi CD13 positif ditemukan pada 14 sampel (35,0%) dan CD33 positif pada 11 sampel (27,5%). Tidak terdapat hubungan signifikan antara ekspresi CD13 maupun CD33 dengan usia (p=0,350 dan p=1,000). Ekspresi CD13 juga tidak berhubungan signifikan dengan varian klinik (p=0,331) maupun histologik (p=1,000), sedangkan ekspresi CD33 menunjukkan hubungan bermakna dengan varian klinik (p=0,003) dan histologik (p=0,025). Analisis Kaplan-Meier memperlihatkan kecenderungan survival lebih pendek pada ekspresi positif CD13 dan CD33, meskipun tidak bermakna secara statistik.Kesimpulan: Ekspresi CD13 dan CD33 ditemukan pada sebagian kasus PCM. CD13 tidak berhubungan signifikan dengan parameter klinikopatologik, sedang-kan CD33 berhubungan bermakna dengan varian klinik dan histologik. Tren survival lebih pendek pada ekspresi positif menegaskan potensi CD13 dan CD33 sebagai biomarker prognostik yang perlu divalidasi melalui penelitian berskala lebih besar.