Acep Perdinan
Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Evaluasi Kualitas Nutrien Pada Fermentasi Bungkil Inti Sawit Menggunakan Trichoderma Sp Yenny Niken Larasati; Acep Perdinan; Agist Tenciana
Jurnal Pengembangan Penyuluhan Pertanian Vol. 22 No. 2 (2025): Desember
Publisher : UPPM Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppp.v22i2.1441

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi efek fermentasi menggunakan Trichoderma sp. terhadap kualitas nutrien berupa kandungan nutrien, nilai cerna protein, dan antinutrien bungkil inti sawit (BIS). Percobaan dengan Rancangan Acak Lengkap melibatkan 3 perlakuan dengan 6 ulangan. Perlakuan terdiri dari P0 (BIS tanpa fermentasi), P1 (BIS + Trichoderma sp. 5 g/kg), dan P2 (BIS + Trichoderma sp. 10 g/kg). Fermentasi berada kondisi pada suhu ruang secara aerobik selama 5 hari. Variabel yang diteliti meliputi dari kandungan nutrien (serat kasar dan protein kasar), nilai cerna protein in vitro, serta antinutrien (asam fitat dan tanin). Hasil menunjukkan bahwa persentase serat kasar P0 berbeda secara signifikan (p<0,05) dibandingkan P1 dan P2. Kadar protein kasar tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p>0,05) pada seluruh perlakuan. Nilai cerna protein pada P2 menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05) dibandingkan dengan P0 dan P1, sedangkan P0 dan P1 tidak beda nyata (p>0,05). P2 menunjukkan perbedaan yang signifikan (p<0,05) dengan perlakuan lainnya, akan tetapi P0 dan P1 tidak ada perbedaan secara signifikan (p>0,05) pada antinutrien asam fitat. Fermentasi BIS memakai Trichoderma sp. 10 g/kg mampu mengoptimalkan kandungan nutrien dengan menurunkan serat kasar, meningkatkan nilai cerna protein, dan menurunkan kadar antinutrien tanin bungkil inti sawit, tanpa berdampak negatif terhadap protein kasar dan asam fitat.
Pengaruh Penambahan Bungkil Inti Sawit Fermentasi Aspergillus oryzae dalam Pakan terhadap Konsumsi Pakan, Kecernaan Bahan Kering, dan Pertambahan Bobot Badan Ayam Broiler Adelia Virgina; Yenny Niken Larasati; Andang Andiani Listyowati; Acep Perdinan
Jurnal Penelitian Peternakan Terpadu Vol. 8 No. 1 (2026): April
Publisher : UPPM Politekik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang (Polbangtan Yoma)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36626/jppt.v8i1.1525

Abstract

Bungkil inti sawit dapat digunakan sebagai sumber pakan alternatif untuk ayam broiler karena banyak tersedia di Indonesia, dan dapat diproses dengan teknologi fermentasi. Penelitian ini bertujuan untuk menilai dampak penambahan fermentasi bungkil inti sawit (FBIS) menggunakan ‎Aspergillus oryzae dalam pakan terhadap KcBK, konsumsi pakan, dan PBB ayam broiler. Sebanyak seratus ekor DOC ayam broiler jenis Lohmann dibudidayakan selama 35 hari. Desain Acak Lengkap diterapkan dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan, dimana masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor. Perlakuan mencakup kontrol P0 (tanpa FBIS atau 0%), P1 (FBIS 15%), P2 (FBIS 30%), dan P3 (FBIS 45%). Uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test digunakan dalam analisis varians untuk menganalisis data. Variabel meliputi kecernaan bahan kering (KcBK), konsumsi pakan, dan pertambahan bobot badan (PBB). Hasil memperlihatkan bahwa KcBK dan konsumsi pakan tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p>0,05), sementara PBB menunjukkan perbedaan yang signifikan (p≤0,05). Perlakuan P1 dan P2 dalam PBB tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan (p>0,05), namun keduanya berbeda signifikan (p≤0,05) jika dibandingkan dengan P0 dan P3. Penambahan bungkil inti sawit yang difermentasi oleh Aspergillus oryzae dalam pakan hingga 30% mampu meningkatkan bobot badan ayam broiler, tanpa dampak negatif terhadap KcBK dan konsumsi pakan.